5 Tips Jitu Mencegah Asma Kambuh Saat Liburan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Liburan memang menjadi aktivitas yang banyak ditunggu-tunggu sebagian orang. Namun bagi Anda yang punya penyakit asma, pasti punya kewaspadaan tersendiri saat hendak berlibur.

Penelitian dari University of Washington menemukan bahwa sepertiga penderita asma mengalami reaksi asma ketika sedang traveling dari menghirup udara yang terpolusi bahan-bahan kimia. Tapi Anda tidak perlu panik. Anda bisa berlibur tenang tanpa harus khawatir asma kambuh dengan beberapa tips di bawah ini. Apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.

Tips mencegah asma kambuh saat liburan

1. Anda harus peka terhadap perubahan cuaca

Cara utama mencegah asma kambuh saat liburan adalah peka dan waspada terhadap perubahan cuaca di daerah tujuan Anda. Pilih waktu dan tempat berlibur yang tepat. Asma mudah dan bisa kambuh pada cuaca dingin.

Para penderita asma pun harus berhati-hati terhadap perubahan suhu dratis dari suhu panas ke suhu yang dingin. Jadi Anda wajib untuk mengenakan atau membawa pakaian yang hangat. Hal ini juga berfungsi untuk mengurangi efek udara dingin dan gejala asma yang kambuh.

2. Hindari asap rokok dan api unggun

Liburan atau camping di suatu tempat bersama teman-teman, identik dengan berkumpul mengitari api unggun atau sekadar bermain kembang api di malam harinya. Bagi Anda yang menghindari dan ingin mencegah asma kambuh di waktu liburan, Anda wajib menghindari hal apapun yang mengeluarkan asap.

Seperti diketahui, kalau asap dan hasil pembakaran kayu merupakan salah satu faktor penyebab asma paling tinggi. Begitupun dengan asap rokok. Anda wajib menghindari orang yang merokok. Pastikan juga tempat penginapan Anda memiliki ventilasi dan jalur pertukaran udara yang baik.

3. Hindari area pepohonan rimbun

Debu dan serbuk sari yang melekat di pepohonan umum menjadi faktor kambuhnya asma. Penelitian yang diungkapkan oleh Annals of Allergy, Asthma and Imunology mengungkapkan kalau serbuk sari menjadi pemicu penyebab asma yang disertai sinus pada hampir lebih dari 70% kasus asma kambuhan.

Dr. Katina Nicolacakis dari Twinsburg Family Heart Center mengatakan, selain serbuk sari pada tanaman atau pohon, terdapat juga banyak bahan kimia yang keluar ketika kayu dipotong. Kayu akan melepaskan serbuknya serta mengeluarkan minyak, dan ketika dihirup oleh penderita asma hal tersebut bisa memicu kambuhnya reaksi asma.

4. Hindari lilin aroma terapi

Lilin aromaterapi memang bisa berfungsi sebagai terapi yang bisa menenangkan ketika dihirup. Namun sayang, hal tersebut tidak berlaku pada penderita asma. Lilin aroma terapi yang dibakar akan melepaskan bahan kimia ke udara, yaitu zat toluene dan benzena, yang bisa memicu reaksi asma.

Zat toluene terbuat dari cairan minyak bumi yang mudah terbakar, sedangkan zat benzena merupakan senyawa yang ditemukan di udara akibat efek pembakaran batubara dan emisi minyak. Masalahnya, lilin aroma terapi tidak terbakar cukup panas guna menghancurkan kedua molekul berbahaya tersebut. Inilah yang menyebabkan lilin aromaterapi mudah menyebabkan risiko serangan asma bagi pengidapnya.

5. Suntik flu

Anda bisa mencoba vaksin flu sebelum pergi berlibur guna mencegah asma kambuh. Mengapa melakukan suntik flu? Karena asma bisa kambuh akibat virus yang masuk ke saluran pernapasan (biasanya virus influenza).

Tidak ada salahnya untuk meminta dokter Anda vaksin flu sebelum Anda melakukan liburan. Pasalnya suntik ini bisa melindungi Anda dari bahaya flu yang dapat meningkatkan risiko rentan terjadinya asma. Hindari juga kondisi yang menyebabkan kelelahan, seperti tertawa berlebihan dan berolahraga terlalu berat saat berlibur. Jaga kondisi agar tidak mudah terkena infeksi saluran napas seperti influenza.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca