6 Cara Mengatasi Asma Kambuh Saat Bepergian Atau Liburan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Asma adalah gangguan pernapasan kronis yang sering kali kambuh tanpa pandang tempat dan waktu. Begitu juga saat Anda sedang bepergian jauh atau asyik berlibur, serangan asma mungkin saja terjadi dan mengganggu aktivitas Anda. Ingat, jangan sekali-kali menyelepekan serangan asma karena ini bisa mengancam nyawa jika tidak segera diobati. Yuk, cari tahu cara cepat mengatasi asma yang kambuh di tengah liburan berikut ini.

Cara mengatasi asma kambuh saat liburan

Punya penyakit asma bukan berarti tidak boleh bepergian jauh sama sekali. Asalkan Anda tahu caranya mengatasi serangan asma dengan baik dan cepat, maka aktivitas apa pun yang Anda lakukan saat jauh dari rumah akan tetap berjalan lancar tanpa hambatan.

Nah, berikut ini cara mengatasi asma kambuh dengan cepat dan ampuh.

1. Hindari udara dingin di tempat liburan

udara dingin bikin sering buang air kecil

Asma memang tidak bisa disembuhkan, tapi Anda bisa mengendalikan gejalanya dengan menghindari hal-hal yang menjadi penyebab asma Anda mudah kambuh. Contohnya udara dingin atau udara penuh polusi.

Waspadalah terhadap perubahan cuaca di tempat tujuan Anda. Jika cuaca di luar sedang dingin atau terlalu panas dan kering, sebaiknya hindari pergi ke luar hotel atau penginapan untuk sementara waktu. Pasalnya, udara dingin atau kering dapat mengiritasi saluran napas dan meningkatkan peradangan, sehingga justru memperparah asma.

Untuk mengantisipasinya, gunakan pakaian yang hangat dan tebal supaya tubuh Anda tidak kedinginan dan memicu asma kambuh. Yang terpenting, jangan tunggu serangan asma baru muncul untuk melakukan penanganannya, ya.

2. Pakai inhaler

Bila gejala asma telanjur kambuh di tengah liburan, segera pakai inhaler sebagai pertolongan pertama. Cara mengatasi asma yang satu ini tergolong praktis dan ampuh meredakan serangan asma yang muncul tiba-tiba.

Anda juga dapat menggunakan jenis nebulizer portabel yang tidak membutuhkan aliran listrik sehingga praktis dibawa kemana-mana. Keduanya bisa Anda andalkan ketika asma kambuh, jadi tidak ada salahnya untuk membawa kedua barang penting ini ke dalam koper Anda.

Yang tak kalah penting, pastikan Anda sudah memahami cara penggunaan inhaler dan nebulizer serta jenis obat yang digunakan. Sebaiknya, gunakan obat bronkodilator berupa albuterol yang efektif meredakan gejala asma dalam waktu 4 sampai 6 jam.

3. Siapkan obat asma cadangan

salbutamol obat dosis asma efek samping

Jangan hanya mengandalkan inhaler atau nebulizer untuk mengatasi asma kambuh selama liburan. Sebaiknya siapkan juga cadangan obat asma jangka panjang untuk mengantisipasi bila Anda harus memperpanjang waktu bepergian atau liburan secara mendadak.

Leukotriene modifiers adalah salah satu obat asma jangka panjang yang bisa Anda manfaatkan dalam hal ini. Jenis obat ini harus diminum setiap hari sesuai dengan dosis yang dianjurkan.

4. Periksa ke dokter terdekat

Granuloma Inguinale adalah

Rutin memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter adalah salah satu cara mengatasi asma yang paling ampuh. Hal ini disampaikan oleh dr. Rohit K. Katial, seorang spesialis alergi, asma, dan imunologi sekaligus dosen kedokteran di National Jewish Health di Denver, Amerika Serikat, dilansir dari Everyday Health.

Terlebih jika gejala asma tak kunjung membaik dan semakin parah, maka periksa ke dokter terdekat adalah satu-satunya jalan. Dokter akan memeriksa fungsi paru Anda dan menyesuaikan kadar obat yang diberikan. Jika obat asma yang Anda gunakan selama ini dirasa tidak ampuh lagi, dokter mungkin akan memberikan obat asma tambahan untuk membantu meringankan gejalanya.

5. Perhatikan kebersihan tempat tidur

bahaya membereskan tempat tidur

Meskipun pihak hotel atau penginapan sudah pasti menyiapkan suasana kamar yang nyaman dan bersih, Anda tetap perlu waspada dengan kemungkinan adanya sisa-sisa alergen di dalam kamar. Entah itu tungau, debu, bulu binatang, atau serbuk sari, semua ini mungkin memicu gejala asma Anda.

Tidak ada salahnya untuk membawa selimut sendiri dari rumah dan alas tidur tambahan untuk mencegah paparan alergen tersebut. Cara mengatasi asma yang satu ini dijamin dapat membuat aktivitas bepergian Anda jadi lebih nyaman dan meminimalisir serangan asma kambuh sewaktu-waktu.

6. Hindari asap rokok

bahaya asap rokok bagi perokok pasif

Cara mengatasi asma yang tak kalah penting adalah menghindari asap rokok. Ya, partikel racun dari rokok dan asapnya dapat membuat asma Anda jadi lebih parah sekaligus merusak paru-paru lebih dalam.

Bila Anda bepergian bersama anggota keluarga atau rekan kerja yang punya kebiasaan merokok, sebaiknya menjauhlah supaya Anda tidak ikut menghirup asapnya. Jangan segan untuk memberi tahu mereka bahwa Anda mengidap asma. Rasa saling pengertian ini akan sangat membantu Anda untuk terhindar dari asma kambuh.

Baca Juga:

Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca