Tenangkan Pikiran, Yuk. Stres Berat Bisa Memicu Alergi, Lho!

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum

Stres yang dialami seseorang bisa dipicu oleh berbagai persoalan, dari yang sepele hingga besar sekalipun. Mungkin karena masalah dengan pasangan, pekerjaan, ataupun masalah keuangan. Efek dari kondisi negatif ini pun bermacam-macam, terutama bagi kesehatan tubuh. Namun, tahukah Anda bahwa stres berat ternyata bisa memperburuk kondisi alergi?

Banyak penelitian yang mengatakan bahwa ada keterkaitan antara kondisi kejiwaan dan sistem kekebalan tubuh manusia. Bahkan, ketika tubuh sedang berada di bawah tekanan hingga mengalami stres berat, tubuh akan memproduksi zat kimia dan hormon yang bisa memicu penurunan sistem kekebalan tubuh Anda. Terlebih ketika tubuh mengalami alergi. Kok bisa? Simak terus informasi di bawah ini untuk mengetahui jawabannya.

Kenapa stres berat bisa memperparah kondisi alergi?

Stres bisa diartikan sebagai respon yang diberikan oleh tubuh terhadap segala hal yang dianggap merisaukan. Ketika Anda merasakan stres, maka hampir semua sistem tubuh seperti sistem pencernaan, saraf, jantung, pembuluh darah, dan kekebalan tubuh melakukan penyesuaian.

Saat Anda stres berat, tubuh cenderung mengeluarkan hormon dan zat kimia tertentu, termasuk histamin. Histamin adalah zat kimia yang diproduksi tubuh ketika mengalami alergi atau infeksi. Nah, ketika kadar histamin dalam aliran darah meningkat, maka akan membuat reaksi alergi semakin memburuk.

Riset dari Ohio State University yang meneliti hubungan antara stres dan alergi, juga menyatakan bahwa pada dasarnya stres tidak memiliki dampak langsung terhadap kondisi alergi. Namun, jika Anda mengalami stres berlebih, daya tahan tubuh akan menurun dan akhirnya bisa menyebabkan reaksi alergi yang lebih parah.

Reaksi alergi akan jadi semakin serius jika Anda mengalami stres kronis yang berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Stres berat yang berlarut-larut mengakibatkan peningkatan kadar kortisol, yang kemudian bisa memengaruhi kerja sel-sel tubuh. Pada saat inilah sistem kekebalan tubuh gagal mencegah infeksi dan penyakit secara optimal.

Stres dan alergi ternyata saling berkaitan

Meski terkesan sepele, nyatanya banyak orang dengan gejala alergi yang melaporkan bahwa kondisi alergi semakin bertambah parah setelah mereka mengalami stres berat, dilansir dari Medical News Today. Stres memang dikenal dapat menyebabkan berbagai efek negatif pada tubuh, tak terkecuali pada orang yang mempunyai alergi tertentu.

Selain itu, ada beberapa perilaku yang bisa memperparah kondisi alergi Anda saat dilanda stres. Di antaranya adalah:

  • Merokok, mengonsumsi obat-obatan terlarang, dan minum alkohol
  • Tidak makan dan istirahat dengan teratur
  • Makan berlebihan hingga mengakibatkan obesitas

Tips menangani alergi yang disebabkan oleh stres

Anda mudah mengalami alergi saat sedang stres berat? Ada beberapa cara yang bisa membantu Anda mengelola stres sehingga kondisi alergi bisa lebih baik bahkan hilang. Apa saja? Berikut beberapa tipsnya:

  • Saat dilanda stres berat karena pekerjaan, belajar untuk mengendalikan diri dan pikirkan kembali prioritas Anda.
  • Pelajari teknik manajemen stres seperti latihan relaksasi, meditasi, dan yoga.
  • Olahraga teratur. Olahraga bisa membantu mengurangi hormon stres dalam tubuh sekaligus bermanfaat dalam menghasilkan hormon epinefrin. Hormon ini baik untuk membantu Anda bernapas lebih lancar.
  • Usahakan untuk tidur tepat waktu. Sebab tidur dan beristirahat bisa mengembalikan keseimbangan tubuh dan membantu menyembuhkan alergi.
  • Jangan lupa untuk selalu minum obat alergi Anda dan hindari semua pemicu alergi.

Cara lain yang bisa Anda lakukan yakni memeriksakan kondisi alergi dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat. Konsultasikan stres yang Anda rasakan pada konselor, agar diketahui penanganan apa yang bisa membantu menurunkan tingkat stres Anda.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca