1. Definisi

Apa itu polio?

Polio adalah penyakit menular fatal dan dapat menyebabkan kelumpuhan. Belum ada obat penawarnya, namun vaksin yang aman dan efektif dapat membantu menanggulangi polio. Maka dari itu, strategi yang paling efektif untuk memusnahkan polio adalah pencegahan yang dilakukan dengan pemberian imunisasi vaksin pada setiap anak untuk menghentikan penyebaran virus secara massal. Semakin banyak orang yang tervaksinasi, semakin sedikit kesempatan virus untuk dapat menyebar.

Apa tanda dan gejalanya?

Sebagian besar orang yang terjangkit virus polio (sekitar 72 berbanding 100) tidak akan memperlihatkan tanda dan gejala apapun.

1 dari 4 orang yang terinfeksi akan menunjukkan tanda dan gejala mirip flu biasa, yang mencakup:

  • Sakit tenggorokan
  • Demam
  • Kecapekan
  • Mual
  • Sakit kepala
  • Sakit perut

Tanda dan gejala ini biasanya bertahan 2-5 hari dan menghilang dengan sendirinya.

2. Cara mengatasinya

Apa yang harus saya lakukan?

Segera hubungi dokter jika Anda berpikir Anda terjangkit polio.

Kapan saya harus ke dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda berpikir Anda terjangkit polio.

3. Pencegahan

Vaksin polio akan melindungi anak Anda dengan mempersiapkan sistem imun mereka untuk melawan virus tersebut. Hampir seluruh anak (99 dari 100) yang mendapatkan vaksin akan terlindung dari polio. Ada dua tipe vaksin pencegah polio: inactivated poliovirus vaccine (IPV) dan oral poliovirus vaccine (OPV).

Sebagai vaksin pelindung polio, IPV diberikan dalam injeksi pada lengan atau kaki, dan pemberian dosis akan didasari oleh umur penerima vaksin. Pemberian vaksim polio dapat dibarengi dengan imunisasi vaksin lainnya. Kebanyakan orang menerima vaksin polio di masa kanak-kanak. Anak kecil akan mendapatkan 4 dosis IPV di periode berikut: usia 2 bulan, 2 bulan, 6-18 bulan, dan dosis lanjutan saat anak berusia 4-6 tahun.

Beberapa orang tidak diperbolehkan atau diharuskan menunggu untuk mendapat IPV.

Yang tidak boleh mendapatkan IPV adalah:

  • Orang-orang dengan alergi mematikan terhadap komposisi pendukung IPV, termasuk antibiotik neomycin, streptomycin, atau polymyxin B. Beri tahu dokter Anda jika Anda memiliki alergi parah.
  • Orang-orang yang menunjukkan reaksi alergi parah terhadap vaksin polio tidak dianjurkan untuk menerima vaksin polio selanjutnya

Yang diharuskan menunggu:

  • Orang-orang yang memiliki alergi ringan hingga sedang menjelang waktu vaksinasi harus menunggu sampai reaksi alergi benar-benar menghilang sebelum menerima vaksin
  • Tanyakan pada dokter Anda mengenai informasi lebih lanjut
Yang juga perlu Anda baca