Bahayanya Batuk Pilek Jika Tak Segera Ditangani

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Sakit batuk dan pilek terdengar umum, tapi jika tak segera diatasi dapat menimbulkan bahaya. Sebagian orang lebih memilih untuk mendiamkannya saja hingga sembuh. Padahal kondisi ini bisa mencetuskan perkembangan penyakit lainnya.

Penyebab umum sakit batuk dan pilek

Rhinoviruses, merupakan virus penyebab umum sakit batuk pilek. Menurut Medical News Today, sebetulnya ada 200 lebih virus yang dapat mencetuskan batuk dan pilek.

Batuk dan pilek biasanya terjadi akibat penularan virus pada saluran napas bagian atas. Biasanya, kondisi tersebut disertai beberapa gejala seperti pilek dan hidung tersumbat, batuk, bersin, sakit kepala, dan demam ringan.

Penularan virus berlangsung secara mudah melalui udara sehingga dapat ditularkan dari orang yang sakit batuk pilek kemudian bersin, atau bahkan berbicara.

Tak hanya itu, benda yang terkontaminasi juga memudahkan virus tersebut menginfeksi tubuh. Misalnya, melalui gagang pintu, telepon genggam, handuk, dan lainnya. Virus dapat masuk ke dalam tubuh secara mudah melalui mata, hidung, maupun mulut.

Saat virus berhasil masuk dan mengalahkan sistem kekebalan tubuh, ia akan menginfeksi garis pertahanan pertama tubuh sehingga tubuh menghasilkan lendir. Ketika virus masuk ke dalam sel, ia akan mengambil kontrol dan memproduksi lebih banyak virus untuk menyerang sel-sel tubuh. Hal ini memunculkan penyakit batuk dan pilek.

Dalam kondisi awal, batuk dan pilek masih dapat diobati segera dengan obat yang khusus mengatasi kondisi tersebut.

Bahaya batuk dan pilek bila tidak segera diatasi

Meskipun terlihat penyakit yang biasa, batuk dan pilek bisa meningkatkan risiko penyakit tertentu. Melansir laman Healthline, gejala batuk dan pilek yang berlanjut lebih dari 10 hari dapat menimbulkan bahaya berikut.

1. Otitis media

Sakit batuk dan pilek dapat mengakibatkan penumpukan cairan dan penyumbatan pada gendang telinga sehingga dapat menyebabkan infeksi telinga. Jika sudah demikian, akan timbul rasa sakit yang ekstrim pada telinga.

Hal ini biasanya terjadi pada anak-anak. Saat anak mengalami infeksi telinga, biasanya ia akan sering menangis dan mengeluarkan ingus berwarna hijau atau kekuning-kuningan.

2. Serangan asma

Sakit batuk dan pilek dapat memperburuk kondisi orang dengan penyakit asma. Penyakit ini biasanya akan bertahan lebih lama pada penderita asma. Saat batuk pilek, biasanya gejala asma umum yang timbul berupa mengi atau sesak dada.

Untuk meredakan kondisi, cobalah untuk minum banyak air putih dan istirahat total. Bila gejala asma sama sekali tidak berkurang saat batuk dan pilek, segera konsultasikan ke dokter.

3. Sinusitis

Sinusitis dapat terjadi ketika gejala sakit batuk pilek terus terjadi, sehingga menghambat saluran sinus. Sinus yang terhambat membuat bakteri dan virus tertahan pada dinding membran hidung. Kondisi ini bisa menyebabkan peradangan dan infeksi.

Sinusitis yang terjadi saat batuk dan pilek dapat menimbulkan gejala seperti berikut.

  • sakit pada wajah
  • sakit kepala
  • demam
  • batuk
  • sakit tenggorokan
  • sulit mencium aroma dan mengecap
  • telinga tersumbat

4. Sakit tenggorokan (strep throat)

Batuk dan pilek yang tidak ditangani segera dapat memicu sakit tenggorokan (strep throat). Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Streptococcus.

Gejala sakit tenggorokan ini juga sangat umum dijumpai orang yang sakit batuk dan pilek. Perkembangan gejala yang biasanya terjadi adalah sakit pada tenggorokan, kesulitan menelan, amandel membengkak dan merah.

5. Pneumonia

Selanjutnya, sakit batuk dan pilek yang tidak segera diobati juga meningkatkan risiko pneumonia atau radang paru-paru. Perkembangan gejala pneumonia juga sering disebabkan oleh paparan bakteri Streptoococcus.

Pneumonia dapat mudah terjadi pada orang dengan sistem imun yang lemah. Selain batuk pilek, gejala disertai demam dan sakit pada dada. Sehingga dibutuhkan pengobatan yang intensif untuk menyembuhkan penyakit tersebut.

Penyakit seperti di atas perlu di atasi dengan pengobatan khusus. Anda bisa menghindari dampak buruk di atas saat gejala awal batuk dan pilek timbul. Atasi segera dengan obat sirup khusus batuk dan pilek untuk meredakan gejala.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

7 Hal yang Harus Anda Lakukan Untuk Mencegah Sinusitis Kambuh

Bersin dan pilek akibat sinus yang kambuh dapat menyulitkan Anda beraktivitas, tapi Anda bisa mencegah sinusitis dengan beberapa perubahan gaya hidup mudah

Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Hidup Sehat, Tips Sehat 01/04/2017 . Waktu baca 4 menit

Cek Kondisi Kesehatan dari Warna Ingus Anda

Warna ingus ada yang berwarna kuning, hijau, kecokelatan atau bahkan kemerahan. Lantas apa arti warna ingus bagi kesehatan tubuh Anda?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hidup Sehat, Fakta Unik 22/03/2017 . Waktu baca 3 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Konten Bersponsor
tips mencegah batuk dan pilek

Tips Mencegah Batuk dan Pilek Saat Beribadah Haji

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 27/03/2020 . Waktu baca 4 menit
Konten Bersponsor
cara memilih obat batuk

Jangan Asal Pilih Obat Batuk, Kenali Dulu 4 Gejala Ini

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Roby Rizki
Dipublikasikan tanggal: 18/02/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala flu dan pilek yang bahaya

7 Gejala Flu yang Sebenarnya Menandakan Penyakit Serius

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2017 . Waktu baca 5 menit
penyebab bronkitis pada anak

Mengenali Gejala dan Penyebab Bronkitis Pada Anak

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 16/04/2017 . Waktu baca 4 menit