Batuk Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Karena Gangguan Asam Lambung

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 4 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Batuk menerus umumnya adalah gejala dari penyakit yang menyerang sistem pernapasan. Akan tetapi, batuk juga bisa disebabkan oleh gangguan sistem pencernaan. Asam lambung yang naik hingga ke kerongkongan dapat menyebabkan jenis batuk yang berlangsung berminggu-minggu atau batuk kronis. Batuk karena naiknya asam lambung sering tidak disadari oleh banyak orang. Bagaimana asam lambung bisa menyebabkan batuk?

Kenapa asam lambung naik bisa menyebabkan batuk?

Menurut dokter gastroenterologi, Ryan D Madanick, dari North Carolina School of Medicine, sebanyak 25% kasus batuk kronis disebabkan oleh GERD. Namun, sebagian besar di antara mereka tidak merasakan gangguan pencernaan apa pun sehingga tidak menyadari bahwa asam lambunglah yang jadi penyebab batuk mereka.

GERD adalah kondisi naiknya asam lambung ke esofagus atau kerongkongan. Esofagus sendiri merupakan saluran yang membawa makanan dari tenggorokan masuk ke dalam lambung. Asam lambung yang naik (refluks asam) kemudian bisa mengiritasi kerongkongan hingga menyebabkan peradangan. Refleks batuk berlangsung untuk melindungi saluran napas karena refluks asam lambung ini.

Ryan juga menambahkan, beberapa penelitian menemukan bahwa refleks batuk bisa pula memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan. Akibatnya, terjadi siklus batuk-refluks asam-batuk yang mengakibatkan batuk berlangsung kronis.

Kondisi GERD sendiri disebabkan oleh gangguan yang menyebabkan sfingter atau otot halus di bagian bawah kerongkongan melemah sehingga meloloskan asam dari lambung naik ke kerongkongan.

Berbagai faktor yang dapat memengaruhi dan memperparah kondisi ini biasanya berkaitan dengan kebiasaan atau gaya hidup, seperti merokok, konsumsi alkohol, dan makan makanan pemicu naiknya asam lambung, seperti makanan berlemak dan gorengan juga yang menyebabkan batuk.

Membedakan batuk yang diakibatkan asam lambung GERD

perut sakit saat batuk

Nah, untuk memastikan apakah batuk kronis yang Anda alami karena naiknya asam lambung atau bukan, Anda bisa melihatnya dari beberapa gejala lain ikut muncul, seperti:

  • Nyeri dada: dada terasa sakit saat batuk biasanya dirasakan setelah makan dan biasanya berlangsung bersamaan dengan batuk. Kondisi ini bisa bertahan selama beberapa jam.
  • Suara serak: iritasi yang disebabkan oleh asam lambung bisa memengaruhi pita suara sehingga suara menjadi serak, terutama di pagi hari.
  • Kesulitan menelan makanan: hal ini disebabkan makanan yang masuk dari mulut terhambat masuk dari kerongkongan ke perut. Akibatnya, bisa menimbulkan sensasi tersedak.
  • Napas berbau: asam yang berasal dari lambung ketika masuk ke kerongkongan bisa menyebabkan bau tak sedap saat bernapas.
  • Mengalami gangguan pencernaan, seperti nyeri pada perut bagian atas (heartburn), mual, dan kembung.
  • Sering batuk saat berbaring.
  • Batuk terus-menerus, walau tidak merokok atau minum obat dengan efek samping batuk.
  • Batuk tanpa gejala asma, seperti napas mengi atau batuk disertai dahak.
  • Batuk tanpa disertai reaksi alergi, seperti hidung tersumbat, mata berair, atau gatal-gatal di kulit.

Bila Anda mengalami salah satu atau beberapa gejala tersebut, segera konsultasikan pada dokter. Dokter akan melakukan sejumlah pemeriksaan untuk memastikan diagnosis, seperti endoskopi saluran cerna bagian atas atau pemantauan pH esofagus untuk menilai kadar keasamannya. Batuk karena asam lambung ditunjukkan dengan kadar asam yang tinggi pada hasil pemeriksaan.

Obat batuk karena asam lambung

Batuk yang terjadi akibat GERD bisa berlangsung selama berminggu-minggu. Meski begitu, terdapat cara untuk mengatasi batuk yang diakibatkan oleh kenaikan asam lambung. Obat yang digunakan tentunya berbeda dengan obat pereda batuk biasa.

Obat batuk kronis akibat GERD bisa diperoleh dari resep dokter. Namun, beberapa obat over the counter (obat bebas) untuk mengatasi GERD juga bisa diperoleh di apotek tanpa resep.

Berikut adalah beberapa obat batuk akibat kenaikan asam lambung:

  • Antasid, seperti Mylanta untuk menetralisir asam dan meringankan rasa sakit di perut (heartburn).
  • H2 blockers, seperti cimetidine, fomotidine, nizatidine, dan ranitidine, untuk mengurangi produksi asam di lambung.
  • Inhibitor pompa proton (PPI), seperti omeprazole, lansoprazole, esomeprazole, dan omeprazole, untuk menghambat produksi asam yang lebih efektif dari H2 blockers.

Daftar Obat GERD Paling Ampuh Sekaligus Prosedur Medis untuk Mengobatinya

Selain dengan mengonsumsi obat-obatan, kondisi batuk karena asam lambung akan lebih cepat teratasi jika Anda juga melakukan beberapa perubahan gaya hidup, seperti:

  • Makan lebih teratur dengan porsi sedikit, tapi sering.
  • Menjaga berat badan ideal.
  • Tidak langsung berbaring setidaknya dua jam setelah makan.
  • Menghindari berbagai makanan pemicu batuk dan naiknya asam lambung, konsumsi alkohol, dan berhenti merokok.
  • Tidak memakai pakaian ketat yang menekan bagian perut.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Kena Flu Saat Puasa Itu Baik! Kok Bisa? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Menyebalkan memang jika terkena flu saat puasa. Namun, tahukah Anda jika kena flu saat puasa justru akan membuat tubuh lebih baik dan Anda cepat pulih?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Hari Raya, Ramadan 4 Mei 2020 . Waktu baca 3 menit

Ragam Bahan Tradisional sebagai Obat Alami untuk Batuk Kering dan Berdahak

Selain obat warung, bahan juga alami bisa digunakan untuk meredakan batuk kering ataupun berdahak. Berikut beberapa obat batuk tradisional yang bisa dicoba.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 24 Oktober 2019 . Waktu baca 9 menit

Hindari Risiko Efek Samping Obat, Pilihlah Obat Batuk Alami untuk Ibu Hamil

Jika ingin menghindari risiko efek samping dari obat apotek, sebaiknya gunakan berbagai obat batuk alami untuk ibu hamil ini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Health Centers 4 Oktober 2019 . Waktu baca 10 menit

Batuk Berdahak

Batuk berdahak adalah jenis batuk yang seringnya disebabkan oleh infeksi saluran pernapasan. Cari tahu gejala, penyebab, dan cara mengatasi batuk berdahak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Batuk, Kesehatan Pernapasan 10 September 2019 . Waktu baca 11 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat yang aman untuk ibu menyusui

Jangan Sembarang Minum, Ini Daftar Pilihan Obat yang Aman untuk Ibu Menyusui

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 2 Oktober 2020 . Waktu baca 12 menit
mual saat hamil

Batuk Terus Bikin Lelah, Pelajari Teknik Batuk Efektif Berikut!

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 17 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14 Juli 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
Batuk ke arah siku etika batuk

Etika Batuk yang Benar untuk Mencegah Penularan Penyakit

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 2 Juli 2020 . Waktu baca 7 menit