Makan Salmon Selama Hamil Menurunkan Risiko Anak Terkena Asma

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Asma adalah penyakit kronis yang disebabkan karena adanya peradangan dalam saluran pernapasan. Peradangan ini membuat saluran pernapasan bengkak dan sangat sensitif, sehingga saluran pernapasan jadi menyempit dan menyebabkan kurangnya udara yang mengalir ke paru-paru.

Penyakit ini bisa menjangkiti siapa saja termasuk pada ibu hamil. Namun bagi Anda yang memiliki asma bawaan ataupun alergi, Anda perlu hati-hati. Pasalnya gejala asma saat hamil yang tidak terkontrol dapat menyebabkan masalah serius yang tidak hanya bagi janin, namun juga untuk diri Anda sendiri.

Itu sebabnya, seorang ibu yang mengalami asma saat hamil harus mengontrol penyakit tersebut dengan baik, karena ibu hamil bernapas untuk bayi dan dirinya sendiri guna memenuhi kebutuhan oksigen yang sangat penting dalam pertumbuhan bayi selama kehamilan.

Makan salmon selama hamil menurunkan risiko asma pada anak

Sebuah penelitian yang dilakukan dari Universitas Southampton menemukan hubungan antara konsumsi ikan dan risiko asma pada anak. Para peneliti tersebut mengklaim jika mengonsumsi salmon saat hamil dapat menurunkan risiko asma pada anak saat usia tiga tahun. Pasalnya ikan salmon dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh bayi, mencegah reaksi alergi bulu binatang, dan serbuk sari yang kerap memicu asma.

Penelitian ini melibatkan 123 wanita hamil serta bayinya yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengonsumsi salmon dua kali seminggu selama kehamilan sampai kelahiran. Sedangkan kelompok lainnya, tidak makan ikan sama sekali.

Hasilnya, pada usia tiga tahun, satu dari sepuluh anak-anak yang didiagnosis asma dan hampir semua kasus tersebut bukan dari kelompok yang mengonsumsi salmon. Berdasarkan hasil temuan tersebut para peneliti mengatakan jika intervensi gizi awal selama kehamilan memang memiliki efek jangka panjang pada kesehatan.

Kandungan asam lemak dari salmon bisa meningkatkan sistem imun

Menurut peneliti kandungan asam lemak dari salmon diklaim dapat meningkatkan kemampuan sistem imun si bayi selama dalam kandungan sehingga pada saatnya ketika lahir, sistem imun tersbeut tidak akan memberikan reaksi berlebihan bila berhadapan dengan pemicu asma pada anak misalnya bulu binatang dan serbuk sari.

Ikan salmon kaya akan omega-3 yang diketahui memiliki banyak manfaat, di antaranya membantu perkembangan otak bayi dalam kandungan hingga mempertajam daya ingat. Berbagai penelitian lainnya juga membuktikan, jika kekurangan asam lemak akan berisiko tinggi mengalami berbagai gangguan kesehatan mulai dari alergi, atherosclerosis, hingga infeksi akibat peradangan seperti penyakit Crohn.

Selain salmon, makan apel saat hamil juga bisa menurunkan risiko asma

Selain jenis ikan yang sudah disebutkan di atas, ada makanan lain yang bisa membantu mengurangi risiko anak terkena asma selama ibu hamil, yaitu apel. Menurut sebuah penelitian di Jurnal Nutrisi, mengonsumsi apel per hari mampu menurunkan risiko terkena penyakit pernapasan dengan meningkatkan fungsi paru-paru karena apel memiliki kandungan antioksidan kuat yang disebut flavonoid. 

Itu sebabnya wanita hamil yang sering mengonsumsi buah apel, maka anak yang dikadungnya bisa terhindar dari penyakit asma yang bisa saja berkembang pada saat si bayi lahir. Dengan kata lain, memakan buah apel saat mengandung bisa mengurangi risiko anak terkena asma.

Selain baik bagi bayi yang berada di dalam kandungan, buah apel juga memiliki khasiat yang baik bagi anak. Apel yang memiliki kandungan quercetin yang tinggi di dalamnya, akan memberikan efek yang baik berupa anti-histamin, antioksida, dan anti-inflamsi dalam tubuh seseorang yang menderita asma.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Kenali Gejala dan Bahaya Tekanan Darah Tinggi Setelah Melahirkan

Hipertensi atau tekanan darah tinggi setelah melahirkan dikenal dengan istilah postpartum preeklampsia. Apa saja gejala dan bahayanya? Cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Hipertensi, Kesehatan Jantung 13 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Muncul Garis Hitam di Perut Saat Hamil, Apa Sih Artinya?

Saat hamil, Anda mungkin akan menemukan garis hitam di perut pada usia kehamilan yang mulai besar. Tapi, tidak semua ibu hamil punya garis ini. Mengapa?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Awas! Ini Bahayanya Jika Ibu Kekurangan Yodium Saat Hamil

Tidak sedikit wanita hamil yang belum mengetahui pentingnya yodium. Padahal, kekurangan yodium saat hamil memiliki dampak yang buruk bagi janin.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 7 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa Penyebab Anak dan Tantrum dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Tantrum pada anak bisa terjadi kapan pun di manapun, termasuk di tempat umum. Berikut cara untuk mengatasi dan mencegahnya di kemudian hari,

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Anak 1-5 Tahun, Parenting, Perkembangan Balita 2 Oktober 2020 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

ibu hamil makan daging kambing

Bolehkah Ibu Hamil Makan Daging Kambing?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pekerjaan rumah tangga saat hamil

Pekerjaan Rumah Tangga Ini Dilarang Bagi Ibu Hamil

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 21 Oktober 2020 . Waktu baca 3 menit

Apa yang Terjadi Pada Bayi Jika Ibu Stres Saat Hamil?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 5 menit
Konten Bersponsor
potret pasangan diskusi tentang persalinan normal dan caesar

Pahami Faktor Penentu Persalinan Caesar sebagai Persiapan Sambut si Kecil

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Dipublikasikan tanggal: 13 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit