Definisi

Apa itu uretritis gonore?

Uretritis gonore adalah kondisi yang terjadi ketika uretra Anda terinfeksi bakteri penyebab gonorea. Uretra adalah saluran yang membawa urine alias air kencing dari kandung kemih ke luar tubuh. Uretra yang yang terinfeksi ini berwarna merah dan bengkak.

Uretritis gonore adalah penyakit yang dapat menyebar melalui hubungan seks yang tidak aman.

Seberapa umumkah uretritis gonore?

Uretritis gonore adalah salah satu penyakit yang dapat terjadi pada siapa pun dari segala usia, baik pria dan wanita. Namun, penyakit ini lebih rentan dialami oleh orang-orang yang memiliki riwayat penyakit gonorea dan melakukan seks tidak aman dengan penderita gonorea.

Wanita memiliki peluang lebih besar terkena penyakit ini daripada pria. Pasalnya, uretra pria yang merupakan ujung penis, jauh lebih panjang daripada wanita. Sementara uretra seorang wanita lebih pendek, biasanya sepanjang 3-4 cm sehingga bakteri lebih mudah dan cepat masuk sampai ke uretra.

Penyakit ini bisa diatasi dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Silakan diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala uretritis gonorea?

Tanda dan gejala umum dari uretritis gonorea adalah:

Mungkin ada beberapa tanda atau gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda khawatir memiliki gejalanya, silakan konsultasi dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda sebaiknya segera menghubungi dokter jika Anda memiliki hal-hal berikut:

Jika Anda sedang dalam pengobatan, Anda sebaiknya segera hubungi dokter jika gejala-gejala tersebut tidak membaik atau berkepanjangan. Tubuh setiap orang berbeda. Selalu lebih baik diskusikan dengan dokter apa yang terbaik bagi situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab uretritis gonorea?

Uretritis gonorea adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri gonorea neisseria yang menyebabkan gonorea. Seks tanpa kondom dan gonta-ganti pasangan seks akan meningkatkan risiko bakteri menyebar dari orang yang terinfeksi dan menyebabkan penyakit ini.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk uretritis gonorea?

Berikut beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena uretritis gonorea adalah:

  • Sering berhubungan seks tidak aman
  • Sistem kekebalan tubuh Anda lemah
  • Memiliki riwayat penyakit uretritis

Tidak memiliki faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena penyakit ini. Faktor-faktor risiko ini hanya sebagai referensi. Anda sebaiknya bertanya kepada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk uretritis gonorea?

Dokter akan memberikan resep obat antibiotik untuk mengatasi infeksi. Obat pencegah (seperti acetaminophen, ibuprofen) atau mandi air hangat bisa mengurangi rasa sakit. Anda sebaiknya minum air yang banyak, khususnya jus buah untuk meningkatkan asam di urine. Urine yang mengandung asam dapat mengurangi penyebaran infeksi.

Di samping itu, Anda perlu menghindari hubungan seks sampai Anda sembuh atau jika pasangan seks Anda memiliki penyakit ini, ia sebaiknya diobati dengan baik.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk uretritis gonorea?

Dokter akan memeriksa berdasarkan sejarah medis dan melihat saluran kandung kemih, anus, dan kelamin bagian luar. Dokter akan mengambil sampel cairan dari saluran kandung kemih untuk mendiagnosis penyakitnya. Pasien wanita akan dicek di bagian panggul. Jika uretritis gonorea selesai didiagnosis, dokter akan melakukan tes apakah ada infeksi pada pasangan seks Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi uretritis gonorea?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi uretritis gonorea adalah:

  • Sering mencuci tangan untuk menghindari penyebaran
  • Melakukan seks yang aman dengan menggunakan kondom
  • Tidak melakukan hubungan seks sampai sembuh
  • Jika pasangan seks Anda terinfeksi, mereka sebaiknya juga diobati dengan benar

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 20, 2018 | Terakhir Diedit: September 20, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan