Apa itu tuberkulosis milier?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu tuberkulosis milier?

Tuberkulosis milier adalah jenis dari tuberkulosis yang ditandai dengan penyebaran luas pada tubuh manusia dan dengan ukuran luka yang kecil (1-5 mm). Nama kondisi ini berasal dari pola yang terlihat pada radiografi dada dengan banyaknya bercak kecil yang menyebar di seluruh paru-paru dan terlihat seperti biji millet – yang memberikan istilah tuburkulosis “milier”. Tuberkulosis milier dapat mempengaruhi organ apapun, termasuk paru-paru, hati dan limpa.

Seberapa umumkah tuberkulosis milier?

Tuberkulosis milier ditemukan sebanyak 2% dari kasus terlapor tuberkulosis dan berperan hingga 20% seluruh kasus luar paru.

Namun, kondisi dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala tuberkulosis milier?

Pasien dengan tuberkulosis milier seringkali mengalami gejala yang tidak spesifik, seperti batuk dan pembesaran kelenjar limfa.

Tuberkulosis milier juga dapat disertai oleh:

  • Pembesaran hati (40%)
  • Pembesaran limfa (15%)
  • Peradangan pankreas (<5%)
  • Disfungsi berbagai organ dengan insufisiensi adreanal (kelenjar adrenal tidak menghasilkan cukup hormon steroid untuk mengatur fungsi organ)
  • Tuberkulosis milier juga jarangkali dapat disertai dengan pneumothorax unilateral atau bilateral
  • Feses juga dapat menyerupai kondisi diare.

Gejala-gejala lain meliputi demam, hiperkalsemia, tuberkel chorodial dan luka pada kulit:

  • Banyak pasien dapat mengalami demam yang berlangsung selama beberapa minggu dengan puncak harian pada suhu pagi hari.
  • Hiperkalsemia terjadi pada 16% – 51% kasus tuberkulosis. Dipercaya bahwa hiperkalsemia terjadi sebagai respon dari peningkatan aktivitas makrofag pada tubuh. 1,25 dihydroxycholecalciferol (juga dikenal dengan calcitriol) meningkatkan kemampuan makrofag untuk membunuh bakteri, namun kadar calcitriol yang lebih tinggi meningkatkan kadar kalsium, sehingga menyebabkan hiperkalsemia pada beberapa kasus.
  • Chorodial tubercules, luka pucat pada saraf mata, biasanya mengindikasikan tuberkulosis milier pada anak-anak. Luka ini dapat muncul pada salah satu atau kedua mata, jumlah luka bervariasi pada pasien. Chorodial tubercules mungkin merupakan gejala penting dari tuberkulosis milier, karena adanya penyakit ini seringkali mengonfirmasi dugaan diagnosis.
  • Di antara 10% dan 30% orang dewasa dan 20% – 40% anak-anak dengan tuberkulosis milier memiliki tuberculosis meningitis. Hubungan ini berasal dari mikobakteri dari tuberkulosis milier menyebar ke otak dan ruang subarachnoid, menyebabkan tuberculosis meningitis.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab tuberkulosis milier?

Tuberkulosis milier adalah jenis dari tuberculosis yang merupakan akibat dari Mycobacterium tuberculosis yang menyebar ke organ extra-pulmonary, seperti hati, limpa dan ginjal. Walau bakteri menyebar dari sistem pernapasan ke sistem limpatik dan aliran darah diketahui, mekanisme kondisi ini tidak diketahui secara pasti.

Salah satu mekanisme yang diusulkan adalah infeksi tuberkulosis pada paru-paru mengakibatkan erosi pada lapisan epithelial pada sel alveolar dan penyebaran infeksi pada pembuluh darah paru-paru. Begitu bakteri mencapai bagian kiri jantung dan memasuki peredaran sistemik, bakteri dapat berkembang dan mempengaruhi organ extra-pulmonary. Begitu terinfeksi, respon imun dari sel yang dimediasi teraktivasi. Area yang terinfeksi dikelilingi oleh makrofag, yang membentuk granuloma, memberikan tampilan tipikal dari tuberkulosis milier.

Bakteri dapat menyerang lapisan sel alveoli dan memasuki kelenjar limpa. Bakteri kemudian masuk ke dalam pembuluh darah sistemik dan mencapai bagian kanan jantung. Dari bagian kanan jantung, bakteri dapat menjangkiti paru-paru, menyebabkan tampilan milier.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk tuberkulosis milier?

Ada banyak faktor risiko untuk tuberkulosis milier, yaitu:

  • Memiliki kontak langsung dengan orang yang memiliki penyakit ini
  • Tinggal di kondisi yang tidak higienis
  • Memiliki pola makan yang tidak sehat.

Selain itu, faktor risiko untuk terkena penyakit ini meliputi tuna wisma dan HIV/AIDS.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana tuberkulosis milier didiagnosis?

Tes untuk tuberkulosis milier dilakukan serupa dengan tes untuk jenis lain dari tuberculosis, walau beberapa tes harus dilakukan untuk mengonfirmasi diagnosis, meliputi:

  • X-ray dada
  • Kultur sputum
  • Bronkoskopi
  • Biopsi paru-paru terbuka
  • CT/MRI kepala
  • Kultur darah
  • Fundoskopi
  • Elektrokardiografi.

Tes darah tuberkulosis, atau disebut juga Interferon Gamma Release Assay atau IGRA, adalah cara untuk mendiagnosis tuberculosis latent. Berbagai komplikasi neurologis telah ditemukan pada pasien tuberkulosis milier – tuberculous meningitis dan cerebral tuberculomas yang paling sering. Namun, mayoritas pasien membaik dengan perawatan antituberculous. Jarangkali, limpangitis menyebar dari kanker paru-paru dapat menyerupai pola miliary dari tuberculosis pada X-ray dada reguler.

Tes kulit tuberculin, umumnya digunakan untuk mendeteksi jenis lain dari tuberculosis, tidak bermanfaat untuk mendeteksi tuberkulosis milier. Tes kulit tuberculin gagal akibat tingginya angka false negative. False negative dapat terjadi karena tingginya angka anergi tuberculin dibandingkan jenis lain dari tuberculosis.

Apa saja pengobatan untuk tuberkulosis milier?

Perawatan standar yang direkomendasikan WHO adalah dengan isoniazid dan rifampicin selama 6 bulan, serta ethambutol dan pyrazinamide selama 2 bulan pertama. Apabila ditemukan meningitis, perawatan diperpanjang hingga 12 bulan. U.S. guidelines merekomendasikan 9 bulan perawatan. “Efek samping pengobatan yang umum dialami pasien meliputi peradangan pada hati jika pasien mengonsumsi pyrazinamide, rifampin dan isoniazid. Pasien juga dapat mengalami resistensi obat terhadap pengobatan, relapse dan gagal pernapasan, serta sindrom distress pernapasan dewasa.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi tuberkulosis milier?

Bukti dari penelitian mengindikasikan vaksinasi BCG efektif dalam mengurangi tuberkulosis milier, terutama pada anak-anak. Maka dari itu, penting untuk menyuntikkan vaksin ini dan melindungi diri Anda dari kondisi ini.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Sumber