Apa itu sindrom karsinoid?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu sindrom karsinoid?

Sindrom karsinoid adalah gangguan yang terjadi saat tumor kecil (tumor karsinois) memproduksi zat kimia yang masuk ke dalam aliran darah. Sindrom karsinoid biasanya muncul pada orang-orang yang memiliki tumor-tumor karsinoid tingkat lanjut dan menyebabkan gejala yang beragam. Tumor-tumor yang tumbuh dengan lambat ini umumnya ditemukan pada saluran pencernaan atau paru-paru. Paling sering sindrom ini terjadi pada usus buntu.

Seberapa umumkah sindrom karsinoid?

Sindrom karsinoid adalah salah satu penyakit yang sangat jarang terjadi. Diketahui 3 dari 100.000 orang mengalami kondisi ini dan umumnya terjadi pada orang-orang yang memiliki tumor-tumor karsinoid tingkat lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala sindrom karsinoid?

Tanda-tanda dan gejala dari sindrom karsinoid tergantung pada zat kimia apa yang dikeluarkan oleh tumor karsinoid ke dalam aliran darah Anda. Dalam beberapa kasus, tanda dan gejala penyakit ini sama dengan penyakit asma, irritable bowel syndrome (IBS), dan menopause.

Tanda dan gejala paling umum dari sindrom karsinoid adalah:

  • Kulit wajah dan dada bagian atas tiba-tiba terasa panas dan berganti warna menjadi kemerahan atau keunguan.
  • Nampak guratan halus menyerupai laba-laba berwarna keunguan yang muncul pada hidung dan bagian atas bibir karena pembuluh darah melebar.
  • Diare.
  • Kesulitan bernapas, napas tersenggal-senggal. atau mengi.
  • Denyut jantung yang cepat.

Mungkin ada gejala-gejala yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda mempunyai kekhawatiran mengenai suatu gejala konsultasikanlah pada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Apabila Anda memiliki tanda-tanda atau gejala yang tersebut di atas atau memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter Anda. Tubuh masing-masing orang bekerja dengan cara yang berbeda. Baiknya diskusikanlah dengan dokter untuk solusi kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab sindrom karsinoid?

Sindrom karsinoid adalah kondisi yang disebabkan oleh tumor karsinoid yang mengeluarkan serotonin atau zat kimia lain ke dalam aliran darah Anda. Sindrom karsinoid terjadi paling sering di saluran pencernaan, termasuk perut, usus halus, usus buntu, usus besar dan rektum, atau di paru-paru Anda.

Pada banyak kasus, hati menetralkan zat kimia sebelum menyebar di dalam tubuh dan menyebabkan gejala-gejala. Namun demikian, saat tumor tingkat lanjut menyebar (metastatis) ke dalam hati, tumor ini dapat mengeluarkan zat kimia yang tidak dapat dinetralkan sebelum masuk ke dalam aliran darah.

Kebanyakan orang yang mengalami sindrom karsinoid memiliki kanker stadium lanjut yang telah menyebar ke hati.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk sindrom karsinoid?

Beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terkena sindrom karsinoid adalah:

1. Riwayat keluarga

Jika salah satu dari keluarga Anda mengidap multiple endocrine neoplasia (MENtipe 1, Anda memiliki risiko yang sangat tinggi untuk mengidap tumor karsinoid. Beberapa penelitian memperkirakan mutasi warisan dari gen MEN1 adalah penyebab sekitar 10% dari kasus tumor karsinoid.

2. Ras dan jenis kelamin

Tumor karsinoid adalah penyakit yang lebih umum dialami Afrika-Amerika daripada orang-orang berkulit putih. Tumor karsinoid juga sedikit lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pria.

3. Usia

Untuk tumor karsinoid pada saluran gastrointestinal, penyakit biasanya terjadi pada kisaran usia rata-rata 55-65 tahun. Untuk tumor karsinoid pada usus buntu biasanya usia rata-rata adalah sekitar 40 tahun. Untuk tumor karsinoid pada paru-paru, biasanya usia rata-rata berkisar antara 45-55. Anak-anak jarang mengidap tumor karsinoid.

4. Riwayat penyakit tertentu

Orang-orang dengan penyakit-penyakit tertentu yang merusak lambung dan mengurangi jumlah asam yang diproduksi di perut mengakibatkan peningkatan risiko tumbuhnya tumor karsinoid. Orang dengan anemia pernisiosa juga berisiko memiliki tumor karsinoid lambung.

Tidak adanya faktor risiko bukan berarti Anda tidak dapat terkena sindrom karsinoid. Faktor-faktor ini hanya untuk referensi. Konsultasikan pada dokter untuk informasi lebih lanjut.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk sindrom karsinoid?

Beberapa pilihan pengobatan yang mungkin akan disarankan dokter untuk membantu mengatasi sindrom karsinoid adalah:

  • Dokter akan mengangkat atau membatasi penyebaran tumor karsinoid dengan operasi.
  • Apabila operasi tidak dapat menyingkirkan tumor yang menyebar, obat-obatan mungkin dapat mengecilkan tumor dan mengontrol gejala-gejala yang terjadi. Obat-obatan ini termasuk ocreotide dan interferon alfa.
  • Embolisasi arteri hati dan memanaskan atau membekukan sel tumor juga dapat menjadi pilihan pengobatan pada beberapa pasien apabila tumor telah menyebar ke hati.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk sindrom karsinoid?

Kebanyakan dari tumor-tumor ini ditemukan saat tes atau prosedur dilakukan untuk alasan lain, seperti saat operasi pada perut. Karena gejala-gejala dari sindrom karsinoid jarang ada yang serupa dengan kondisi-kondisi lain maka dokter biasanya hanya akan mencurigai sindrom karsinoid apabila dia tidak dapat menemukan alasan lain yang menyebabkan gejala-gejala. Beberapa tes yang mungkin akan dilakukan dokter untuk memastikan diagnosis sindrom karsinoid adalah:

  • Tes urin
  • Tes darah
  • CT scan dan MRI dari perut dan dada Anda
  • Echocardiogram

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi sindrom karsinoid?

Beberapa perubahan gaya hidup dan pengobatan rumahan yang mugnkin membantu Anda mengatasi sindrom karsinoid adalah:

  • Lakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mengikuti perkembangan penyakit dan kondisi kesehatan Anda.
  • Hindari alkohol karena dapat menyebabkan wajah Anda memerah dan terasa panas.
  • Makan makanan dengan gizi seimbang. Hindari makan dalam jumlah besar, dapat memicu kemerahan pada kulit.
  • Awasi apa saja yang memicu kemerahan kulit dan hindari pemicu-pemicu tersebut.
  • Pelajari sebanyak mungkin tentang penyakit Anda.
  • Carilah komunitas sesama penderita apabila Anda pikir itu dapat membantu Anda.
  • Selalu ikuti instruksi yang diberikan dokter dengan minum obat secara tertatur dan menghindari segala hal yang bisa memicu gejala semakin memburuk.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Maret 14, 2018

Sumber
Yang juga perlu Anda baca