Apa itu shigellosis?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu shigellosis?

Shigellosis, atau disentri basiler, adalah disentri yang disebabkan oleh infeksi Shigella dysentery bacilli di dalam usus dan rektum. Pertanda utama infeksi Shigella adalah diare dan feses berdarah. Shigella dapat menyebar melalui kontak langsung dengan bakteri dalam feses atau makanan yang terkontaminasi.

Seberapa umumkah shigellosis?

Shigellosis kebanyakan menyerang anak berusia di antara 2-4 tahun. Penyakit ini sebagian besar tersebar di playgroup, sekolah dasar, dan tempat penitipan anak yang tidak higienis. Penduduk negara berkembang yang tidak memiliki cukup persediaan air bersih seringkali terkena disentri yang lebih parah dan sulit sembuh.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala shigellosis?

Masa inkubasi shigellosis biasanya dalam waktu 3 hari, tapi bisa dengan kisaran antara 1-7 hari.

Gejala shigellosis meliputi:

  • demam, bisa tinggi pada anak-anak
  • kram perut terus-menerus
  • diare
  • mual atau muntah
  • nyeri dan kelelahan otot
  • darah atau lendir pada kotoran

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda perlu menghubungi dokter jika Anda atau anak Anda memiliki darah dalam kotoran, dehidrasi, dan berat badan turun dan demam lebih 38 derajat Celcius. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik dalam situasi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab shigellosis?

Shigellosis adalah infeksi oleh bakteri jenis Shigella. Penyebab Shigellosis berupa:

  • paparan dengan Shigella secara langsung: Kontak langsung di antara sesama manusia adalah cara menyebarkan penyakit paling umum. Contohnya, jika tidak mencuci tangan sampai bersih setelah mengganti popok bayi yang terinfeksi Shigella, Anda mungkin akan terinfeksi
  • memakan makanan yang terkontaminasi: Penyakit infeksi dapat ditularkan melalui makanan yang terkontaminasi. Sebagai contoh, orang yang memasak akan mentransfer bakteri ke dalam makanan; atau area sekitar makanan mengandung air sisa yang terkontaminasi
  • meminum air yang terkontaminasi: minum atau berenang di air yang terkontaminasi oleh Shigella juga menyebabkan disentri basiler

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk shigellosis?

Ada banyak faktor risiko penyakit ini seperti:

  • anak berusia 2-4 tahun
  • tinggal atau menjelajahi daerah yang bersanitasi buruk
  • sering makanan yang dijual di pinggir jalan atau tidak jelas
  • seks anal

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk shigellosis?

Orang dewasa dengan shigellosis akan sembuh tanpa bantuan dokter dan bakteri akan pergi dengan sendirinya. Pada anak kecil atau orang lanjut usia, dokter akan meresepkan oresol elekrolit untuk diare. Dokter juga memberikan resep antibiotik untuk memperpendek durasi penyakit dan mencegah penyebaran ke orang lain.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk shigellosis

Dokter akan menentukan tanda dan gejala untuk diagnosis:

  • dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) bersama dengan tachycardia dan tekanan darah rendah
  • sakit perut
  • jumlah sel darah putih lebih banyak dari biasanya

Sebagai tambahan, dokter mungkin akan memberikan tes untuk memeriksa sampel kotoran untuk menemukan bakteri Shigella atau racun mereka.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi shigellosis?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi Shigellosis Anda:

  • beristirahat sampai kondisi membaik, cuci selimut dan sprei dengan sabun dan air hangat sesering mungkin, terutama setelah sembuh
  • gunakan sarung tangan mandi atau sikat toilet dengan larutan pemutih secara terpisah setelah penggunaan
  • cuci tangan dengan sabun dan air sesudah menggunakan toilet dan sebelum makan
  • memakan makanan seperti sup atau bubur lunak, lalu secara perlahan kembali ke makanan bisa tapi jangan makan buah dan sayur mentah
  • jangan minum obat anti-diare karena akan mencegah pembasmian bakteri dan memperburuk penyakit

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca