Apa itu second degree heart block?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu second degree heart block?

Penyumbatan atrioventricular (atrioventricular block) adalah penyumbatan sebagian atau seluruh konduksi impuls listrik dari atrium jantung menuju ventrikel. Kondisi ini umumnya karena fibrosis atau nekrosis pada sistem konduksi. Sumbatan atrioventricular terbagi menjadi:

  • AV Block Level 1: semua impuls dari atria yang mencapai ventrikel sedikit lebih lambat dari biasanya. Ini adalah tingkat paling ringan yang tidak membutuhkan campur tangan dokter.
  • AV Block Level 2: impuls listrik dari atria yang tidak sampai ke ventrikel menyebabkan detak jantung tidak teratur atau kehilangan ritme.
  • Complete atrioventricular block (level 3): tidak ada impuls listrik dari atria yang mencapai ventrikel menyebabkan atria dan ventrikel kontraksi total.

Blok atrioventricular mampu menyumbat jantung sepenuhnya, mengakibatkan penyakit otot jantung, dan bahkan kematian.

Seberapa umumkah second degree heart block?

Kondisi kesehatan ini umum di kalangan orang tua dan pasien dengan penyakit jantung. Penyakit ini umumnya menyerang baik wanita maupun pria pada semua umur. Penyakit ini dapat teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala second degree heart block?

Second Degree Heart Block (SDHB) mungkin tidak menunjukkan tanda atau gejala abnormal. Gejala yang bisa muncul karena jantung tidak bisa memompa cukup darah termasuk:

  • Sesak di dada;
  • Sangat lelah;
  • Vertigo, pusing;
  • Lemah lesu.

Penyumbatan jantung parah akan mengakibatkan angina atau stroke otak ischemia.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Temui dokter jika menderita pusing, pingsan, sakit di dada, kesulitan bernafas atau detak jantung tidak teratur. Anda bisa pergi dengan keluarga untuk menghindari serangan jantung atau kebingungan mendadak dalam perjalanan. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab second degree heart block?

Kasus SDHB setengahnya tidak ditemukan penyebabnya. Sisanya adalah komplikasi penyakit jantung macam myocardial infarction, penyakit jantung bawaan atau pembengkakan otot jantung serta penyumbatan jantung karena efek samping obat seperti digoxin yang berguna untuk mengobati cardiac arrythmia.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk second degree heart block?

Faktor-faktor yang mungkin meningkatkan risiko SDHB yaitu:

  • Tekanan darah tinggi;
  • Merokok;
  • Alkohol;
  • Obat-obatan terlarang;
  • Stres atau kecemasan terus-menerus;
  • Detak jantung yang lambat terkait dengan kerusakan jaringan jantung dan penyakit jantung. Maka, faktor yang meningkatkan risiko penyakit jantung mungkin juga meningkatkan risiko bradycardia.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk second degree heart block?

Anda tidak perlu pengobatan khusus untuk SDHB jika tidak ada gejala apapun. Jika gejala muncul, Anda perlu menggunakan alat pacu jantung. Alat pacu jantung adalah alat kecil yang terhubung dengan tenaga listrik dan berfungsi untuk mengendalikan kontraksi otot jantung lebih sering agar memonitor kecepatan ventrikular atau detak jantung jika Anda aktif.

Alat pacu jantung bisa dipakai di luar atau ditanam di dalam tubuh.

Saat menggunakan alat pacu jantung, sebagus apapun alatnya, Anda harus berhati-hati dengan medan magnet yang kuat dan gelombang dari pendeteksi ultrasound yang digunakan pada pemeriksaan keamanan di bandara.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk second degree heart block?

Dokter akan membuat diagnosis SDHB untuk mengetahui apakah Anda mengalami penyumbatan jantung. Kalau Anda tidak melihat detak jantung atrial elektrik sama sekali, dokter akan memastikan Anda memang mengidap SDHB.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi second degree heart block?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi SDHB:

  • Ikuti petunjuk dokter dan temui ahli fisik untuk memonitor penyakit Anda.
  • Jika menggunakan alat pacu jantung, jauhi alat-alat listrik, peralatan penyiaran dan turuti semua instruksi.
  • Makan makanan yang menyehatkan jantung.
  • Turunkan berat badan jika Anda kelebihan berat badan. Obesitas membuat Anda lebih berisiko terkena penyakit kardiovaskular dan peredaran darah yang buruk.
  • Berhenti merokok dan minum alkohol.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca