Ruam Kulit

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr Mikhael Yosia

Definisi

Apa itu ruam?

Ruam kulit adalah kelainan warna dan tekstur kulit yang gatal, akibat radang kulit yang bisa disebabkan oleh banyak hal. Kondisi ini juga didefinisikan sebagai erupsi lesi kulit yang luas. 

Ini adalah istilah medis yang sangat luas. Kondisi dapat sangat bervariasi dalam penampilan dan diakibatkan oleh banyak penyebab. Karena itu, perawatannya juga beragam. Jenis-jenis kondisi ini termasuk:

Kondisi kulit ini bisa bersifat lokal dan terdapat hanya pada satu bagian kecil tubuh, atau dapat menutupi area yang luas. Penyakit kulit ini muncul dalam berbagai bentuk, bisa kering, lembab, bergelombang, atau halus. Kondisi ini mungkin menyakitkan, gatal, dan bahkan berubah warna. 

Seberapa umum kondisi ini?

Ruam kulit tergolong umum dan telah dialami jutaan orang di dunia. Wanita lebih rentan terhadap kondisi kulit ini. Kondisi kelainan warna dan tekstur kulit dapat mempengaruhi pasien dalam semua umur. 

Kondisi kulit ini mungkin tak butuh perawatan dan hilang dengan sendirinya. Beberapa kasus bisa diatasi di rumah, sedangkan yang lainnya mungkin merupakan tanda sebuah masalah kesehatan serius. 

Penyakit ini mampu teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Gejala

Apa saja tanda ruam?

Gejala ruam kulit biasanya langsung terdeteksi dengan penampilan fisik. Pada kondisi paling umum di orang dewasa, kondisi ini biasanya muncul di tangan dan siku. Pada anak-anak, gejala penyakit ini biasanya terlihat pada siku bagian dalam, belakang lutut, wajah, belakang leher, dan kulit kepala. 

Gejala umum kondisi ini adalah:

  • Gatal
  • Kulit memerah
  • Kulit tebal dan kasar karena menggaruk area kulit yang kering, bersisik, atau mengeras
  • Luka melepuh bernanah 
  • Infeksi area kulit yang rusak

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Segera hubungi dokter jika Anda mengalami ruam kulit yang diikuti dengan gejala berikut ini:

  • Kondisi kulit yang mengalami kelainan warna dan tekstur semakin memburuk
  • Anda mengalami gejala tambahan, contohnya luka lepuh berdarah, bengkak, kulit mengelupas, demam, tubuh terasa sakit, nyeri sendi, dan sebagainya
  • Kelainan warna dan tekstur kulit terasa menyakitkan
  • Luka lepuh besar bernanah dekat area kulit yang terkena
  • Kelainan warna dan tekstur kulit mencegah Anda menyelesaikan aktivitas harian atau tidur
  • Demam hingga 38° C atau lebih. 

Segera hubungi tenaga kesehatan jika Anda mengalami ruam kulit diikuti dengan gejala sistemik, seperti:

  • Nyeri sendi
  • Sakit tenggorokan
  • Demam sedikit di atas  38° C 
  • Muncul garis merah di area ruam
  • Terkena gigitan kutu atau binatang

Setiap tubuh berfungsi berbeda satu sama lain. Selalu diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik dalam situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab ruam?

Ada beberapa kemungkinan penyebab ruam kulit, termasuk alergi, penyakit, reaksi, dan pengobatan. Kondisi ini juga mungkin disebabkan oleh bakteri, jamur, atau infeksi parasit. Berikut merupakan beberapa penyebab penyakit kulit tersebut:

Dermatitis kontak

Salah satu penyebab paling umum, yaitu dermatitis kontak, muncul ketika kulit bereaksi terhadap sesuatu yang disentuhnya. Kulit menjadi kemerah-merahan dan meradang. Penyebabnya bisa termasuk:

  • Pewarna pakaian
  • Produk kecantikan
  • Tanaman beracun
  • Bahan kimia, seperti lateks atau karet

Pengobatan

Beberapa pengobatan menyebabkan ruam pada beberapa orang. Kondisi ini muncul mungkin karena efek samping atau reaksi alergi. Beberapa pengobatan, termasuk antibiotik, menyebabkan seseorang lebih rentan terhadap sinar matahari. Reaksi ini terlihat mirip dengan terbakar sinar matahari. 

Infeksi

Infeksi akibat bakteri, virus, atau jamur juga bisa menyebabkan penyakit kulit tersebut. Kondisi ini bervariasi, tergantung jenis infeksi. Misalnya kandidiasis, infeksi jamur umum, menyebabkan kulit yang mengalami kelainan warna dan tekstur terasa gatal yang umumnya muncul di lipatan kulit. 

Segera hubungi dokter jika Anda terindikasi terkena infeksi. 

Kondisi autoimun 

Kondisi autoimun muncul ketika sistem imun seseorang mulai menyerang kesehatan. Ada beberapa penyakit autoimun yang sebagiannya bisa menyebabkan ruam kulit. 

Misalnya, lupus adalah suatu kondisi yang mempengaruhi sejumlah sistem tubuh, termasuk kulit. Ini menghasilkan bercak merah berbentuk kupu-kupu di wajah. 

Penyebab lain

Dirangkum Healthline, beberapa kemungkinan penyebab lain penyakit kulit tersebut adalah:

  • Gigitan serangga

Ruam kulit bisa berkembang di area gigitan serangga, seperti gigitan kutu. Gigitan kutu menjadi perhatian khusus karena dapat menularkan penyakit. 

  • Eksim atau dermatitis atopik

Kondisi ini biasanya muncul pada orang dengan asma atau alergi. Kulit biasanya tampak kemerah-merahan dan terasa gatal dengan tekstur bersisik. 

  • Psoriasis

Ini merupakan kondisi kulit yang dapat menyebabkan kulit bersisik, gatal, dan tanda merah terbentuk di sepanjang kulit kepala, siku, dan sendi. 

  • Eksim seboroik

Kondisi ini merupakan jenis eksim yang paling sering menyerang kulit kepala dan menyebabkan kemerah-merahan, tambalan bersisik, dan ketombe. Eksim seboroik juga bisa terjadi pada telinga, mulut, atau hidung.

  • Rosacea

Ini merupakan kondisi kulit kronis yang tidak diketahui penyebabnya. Ada beberapa jenis rosacea, tapi seluruhnya ditandai dengan kemerah-merahan dan ruam pada wajah. 

  • Kurap

Kondisi ini merupakan infeksi jamur yang menyebabkan ruam kulit berbentuk cincin yang khas. Jamur yang sama menyebabkan kurap tubuh dan kulit kepala menjadi gatal, terutama pada kaki atlet. 

  • Ruam popok

Ini merupakan iritasi kulit yang umum pada bayi dan balita. Kondisi ini biasanya disebabkan karena duduk terlalu lama di popok yang kotor. 

  • Kudis

Kondisi ini merupakan serangan kutu kecil yang hidup dan bersembunyi di kulit. Ini menyebabkan ruam yang bergelombang dan gatal. 

  • Selulitis

Ini merupakan infeksi bakteri pada kulit. Selulitis biasanya muncul dengan kemerahan dan area bengkak yang sakit ketika disentuh. Jika tidak diobati, infeksi yang menyebabkan selulitis dapat menyebar dan menjadi mengancam jiwa. 

Penyebab ruam kulit pada anak-anak

Anak-anak sangat rentan terhadap kondisi kelainan warna dan tekstur kulit. Biasanya, kondisi ini muncul akibat penyakit tertentu, seperti: 

  • Cacar air, yaitu virus yang ditandai dengan kulit melepuh berwarna merah dan terasa gatal di seluruh tubuh.
  • Campak, yaitu infeksi pernapasan yang menyebabkan ruam yang gatal dan berbentuk benjolan merah.
  • Scarlet fever, yaitu infeksi karena bakteri Streptococcus grup A yang menghasilkan racun yang menyebabkan kondisi kulit tersebut.
  • Penyakit tangan, kaki, dan mulut, yaitu infeksi virus yang bisa menyebabkan lesi merah di mulut dan ruam di tangan dan kaki.
  • Fifth disease, yaitu infeksi virus yang menyebabkan bercak merah di pipi, lengan atas, dan kaki.
  • Kawasaki disease, yaitu penyakit yang langka namun serius yang dipicu dari ruam dan demam pada tahap awal. Penyakit ini bisa menyebabkan aneurisma arteri koroner sebagai komplikasi.
  • Impetigo adalah infeksi bakteri menular yang menyebabkan tangan, leher, dan wajah yang gatal dan berkerak. 

Apa yang meningkatkan risiko kondisi ini?

Riwayat alergi atau asma dalam keluarga meningkatkan risiko ruam. Menghabiskan waktu di luar rumah bisa meningkatkan peluang terkena kelainan warna dan tekstur kulit dari tanaman dan serangga beracun.

Diagnosis

Informasi yang dijabarkan bukan pengganti bagi nasihat medis. SELALU konsultasi ke dokter Anda.

Bagaimana cara mendiagnosis ruam?

Ruam kulit dapat teridentifikasi dengan mudah dengan mendiagnosis lapisan kulit luar. Pertama, dokter akan memeriksa gejala utama yang paling sering dirasakan. Penjelasan kondisi kulit tersebut biasanya menerangkan bentuk ruam, seperti lingkaran, berbentuk cincin, linear, atau seperti ular. 

Dermatologis kemudian akan menentukan jenis ruam berdasarkan konfigurasi, kepadatan, warna, ukuran, kelunakan, dan distribusi kelainan warna dan tekstur kulit di tubuh. Terakhir, memeriksa penyebaran kondisi ini pada kulit juga menjadi indikator penting dalam melakukan diagnosis. 

Diagnosis yang akurat dari kondisi kulit ini seringkali membutuhkan dokter atau ahli kesehatan lainnya. Tes laboratorium khusus dapat dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab kelainan warna dan tekstur kulit tertentu.

Pengobatan

Bagaimana cara mengobati ruam?

Kebanyakan kelainan warna dan tekstur kulit bukanlah penyakit serius dan akan sembuh sendiri. Fokus pengobatan biasanya adalah untuk meringankan gejalanya. Pengobatan profesional diperlukan untuk menyembuhkan ruam yang lebih parah atau cepat menyebar.

Pasien juga bisa meminta obat tanpa resep macam acetaminophen atau ibuprofen. Carilah nasihat dokter sebelum minum obat ini dan ikuti resep dokter. 

Menambahkan dosis sendiri dapat memicu efek samping yang tidak diinginkan. Obat ini tidak disarankan bagi pasien dengan riwayat penyakit perut dan hati.

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat mengatasi ruam?

Ruam kulit muncul dalam berbagai bentuk dan berkembang karena banyak sebab. Namun, ada beberapa cara sederhana untuk mengatasi kondisi ini dan bisa Anda lakukan di rumah, yaitu:

  • Gunakan sabun lembut, yang tidak mengandung parfum. Sabun ini biasanya disebut untuk kulit sensitif atau kulit bayi. 
  • Hindari mandi dengan air panas. 
  • Cobalah membuat ruam kulit bernapas. Jangan melapisinya dengan plester. 
  • Jangan menggosok kondisi kulit ini. 
  • Jika kulit yang mengalami kelainan warna dan tekstur itu terasa kering, contohnya eksim, gunakan pelembab tanpa pewangi. 
  • Jangan gunakan kosmetik atau lotion yang bisa menyebabkan kelainan warna dan tekstur kulit. 
  • Hindari menggaruk untuk mengurangi risiko infeksi.
  • Krim yang dijual bebas dapat mengurangi rasa gatal.
  • Cuci rambut dan kulit kepala Anda secara rutin dengan sampo antiketombe, jika Anda menemukan ketombe diiringi ruam kulit. Sampo jenis itu tersedia di toko, tapi dokter bisa meresepkan sampo yang lebih manjur. 

Jika ruam kulit menyebabkan sakit ringan, minum obat, seperti acetaminophen atau ibuprofen mungkin berguna. Namun, solusi ini bukan untuk jangka panjang. Obat tersebut tidak akan mengatasi penyebab dari kondisi tersebut. 

Sebelum membeli obat-obatan yang dijual bebas, penting untuk mendiskusikannya pada dokter. Membandingkan merek satu dengan yang lain diperlukan untuk menentukan solusi terbaik. 

Apa yang saya harus saya lakukan ketika terkena ruam kulit karena alergi?

Jika Anda terkena ruam kulit karena alergi, Anda bisa melakukan beberapa perawatan di bawah ini: 

  • Hindari sentuhan langsung dengan penyebab alergi. Anda tidak boleh menyentuh hal-hal yang memicu alergi. 
  • Dinginkan area kulit yang terkena alergi dengan kompres atau mandi untuk menenangkan ruam. Basuh kulit dengan lembut dan gunakan pelembab. 
  • Rendam kulit yang terkena dengan oatmeal koloid, yaitu oatmeal yang telah ditumbuk menjadi bibi dan tercampur dengan air. Ini dapat menenangkan kulit yang meradang bagi sebagian orang. 
  • Gunakan krim anti-gatal yang bisa meredakan rasa mengganggu dari ruam akibat alergi. 
  • Gunakan pakaian yang longgar. Jangan mengenakan pakaian ketat yang meningkatkan risiko Anda terkena kondisi kulit tersebut.

Jika Anda punya masalah kulit yang tak kunjung sembuh dengan sendirinya, periksakanlah ke dokter, meskipun kondisinya membaik setelah diobati dengan cara rumahan. 

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: November 15, 2019

Sumber
Yang juga perlu Anda baca