Apa Itu Abses Ginjal?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu abses ginjal?

Abses ginjal adalah kumpulan nanah yang mengkristal bak batu kerikil di sekitar ginjal. Nanah muncul akibat infeksi jaringan lunak di sekitar ginjal atau infeksi terhadap jaringan ginjal periferal. Abses ginjal merupakan penyakit langka dan disebabkan oleh trauma dan infeksi yang terkait oleh batu ginjal.

Nanah yang muncul pada ginjal ini dapat berupa abses mikroskopik ataupun makroskopik.

  • Abses ginjal mikroskopik menempel pada jaringan ginjal. Jenis abses ini cukup langka dan dapat menyebabkan gagal ginjal.
  • Abses ginjal makroskopik adalah kumpulan dari nanah yang terlihat di dalam jaringan ginjal. Penyakit ini biasanya disertai menyertai pielonefritis akut dan pielonefritis menyebabkan vasospasme serta peradangan pada ginjal, yang dapat disertai terbentuknya abses di sekitar ginjal.

Seberapa umum abses ginjal?

Sebanyak 1-10 dari setiap 10.000 orang mengalami penyakit ini. Pria dan wanita sama-sama berisiko. Namun, pasien diabetes lebih berisiko tinggi, dan menempati sepertiga dari seluruh kasusnya.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala abses ginjal?

Beberapa gejala abses ginjal yang umum muncul meliputi:

Gejala non-spesifik

  • Penurunan berat badan
  • Rasa tidak nyaman

Gejala spesifik

  • Demam menggigil
  • Gemetar dan menggigil tidak terkendali
  • Berkeringat berlebih
  • Sakit perut
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Terdapat darah pada urine
  • Hipotensi
  • Kulit pucat
  • Tachycardia

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab abses ginjal?

Telah terbukti ada beberapa penyebab dari abses ginjal. Berikut adalah beberapa penyebab utama, yang meliputi:

  • Infeksi saluran kemih. Infeksi ureter, kemih, dan uretra dapat menyebar pada ginjal menyebabkan pielonefritis dan abses ginjal.
  • Bakteremia. Infeksi seperti pneumonia dan peritonitis menyebar ke dalam darah. Penyebaran bakteri melalui darah disebut bakteremia. Pembuluh darah arteri membawa bakteri ke dalam jaringan ginjal dan menyebabkan pielonefritis atau abses ginjal fokal.
  • Infeksi mikoplasma. Abses ginjal yang disebabkan oleh mycoplasma hominis dipercaya menyertai transplantasi ginjal.
  • Batu saluran kemih. Batu saluran kemih menyebabkan kerusakan pada ureter, yang disertai infeksi. Infeksi yang menyebar ke ginjal menyebabkan abses ginjal.
  • Peradangan ginjal. Peradangan ginjal menyebabkan kondisi untuk infeksi ginjal. Infeksi ginjal menyebabkan abses pada ginjal.
  • Penyalahgunaan obat suntik.
  • Kemih neurogenik.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk abses ginjal?

Ada banyak faktor pemicu yang bisa membuat Anda berisiko terhadap penyakit ini, antara lain:

  • Diabetes
  • Kehamilan
  • Pasien lansia – 65 tahun ke atas
  • Penyakit anemia sel sabit
  • Penyakit autoimun

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana penyakit ini didiagnosis?

Jika dokter menduga Anda mengalami abses ginjal, ia akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu. Setelahnya, dokter mungkin akan meminta Anda untuk melakukan beberapa tes untuk menentukan perawatan. Beberapa tes yang umum direkomendasikan meliputi:

  • Pemeriksaan urine. Tes ini dapat membantu dokter menemukan darah, protein atau bakteri dalam urine
  • Tes darah. Tes ini dapat membantu dokter mengetahui jumlah hemoglobin, sel darah putih, dan lainnya.
  • Rontgen. Prosedur ini dilakukan di sekitar ginjal apabila abses berukuran besar.
  • Ultrasonik. Abses ginjal dilihat di sekitar ginjal – penemuan diagnostik dari abses perirenal besar. Ukuran ginjal yang membesar menunjukkan kemungkinan abses pada ginjal.
  • CT scan dan MRI. CT scan dan MRI membedakan antara abses intra-renal (di dalam jaringan ginjal) dan extra-renal (di luar ginjal)

Bagaimana cara mengobati penyakit ini?

Pengobatan yang Anda dapatkan akan didasarkan pada ukuran dan kondisi dari abses ginjal. Beberapa pilihan yang mungkin Anda terima, meliputi:

Antibiotik

Antibiotik merupakan perawatan utama untuk infeksi ginjal. Antibiotik dapat berbentuk oral atau suntikan. Obat yang Anda gunakan dan seberapa lama penggunaan bergantung pada kondisi kesehatan dan bakteri yang berada dalam tes urine Anda. Biasanya, tanda dan gejala dari infeksi ginjal mulai menghilang dalam beberapa hari perawatan. Namun, Anda mungkin perlu tetap menggunakan antibiotik untuk seminggu atau lebih. Habiskan dosis antibiotik yang direkomendasikan oleh dokter untuk memastikan infeksi benar-benar hilang.

Hipertensi

Dokter dapat memberikan ace inhibitors.

Diabetes

Jika Anda mengalami diabetes, metformin dan insulin dapat diberikan.

Drainase perkutan

Abses dikeluarkan dari luar dan kateter ditinggal untuk pengeluaran rutin dan suntikan antibiotik harian.

Pencegahan

Apa saja yang bisa saya lakukan di rumah untuk mencegah dan mengobati abses ginjal?

Berikut adalah tips serta cara mengatasi penyakit ini yang bisa Anda lakukan di rumah:

  • Hangatkan perut atau bagian yang sakit. Letakkan heating pad pada perut, punggung, atau bagian samping untuk mengurangi tekanan atau rasa sakit.
  • Gunakan penawar rasa sakit. Untuk demam dan rasa tidak nyaman, gunakan penawar rasa sakit non-aspirin yang mengandung acetaminophen (seperti Tylenol) sesuai petunjuk dokter, atau gunakan obat resep yang diberikan dokter.
  • Tetap terhidrasi. Minum banyak cairan dapat membantu mengeluarkan bakteri dari saluran kemih. Hindari kafein dan alkohol hingga infeksi benar-benar telah pulih. Produk-produk tersebut dapat memperburuk rasa ingin buang air kecil yang sering atau mendesak.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Desember 6, 2018 | Terakhir Diedit: Desember 6, 2018

Sumber