Apa itu abses?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu abses?

Abses adalah luka yang muncul akibat infeksi bakteri. Ketika infeksi terjadi di kulit, nanah dan kotoran akan menumpuk di bawah kulit. Lama-lama akan munculah benjolan berwarna kemerahan dan terasa sakit ketika disentuh. Nah, benjolan berisi nanah inilah yang disebut sebagai abses.

Tak hanya di kulit, penyakit ini juga bisa muncul di bagian dalam tubuh. Dalam banyak kasus, penyakit ini lebih sering terjadi di ketiak, di sekitar anus dan vagina, di bagian bawah tulang belakang, di sekitar gigi, dan di bagian dalam pangkal paha Anda.

Folikel rambut yang meradang juga dapat menyebabkan terbentuknya abses. Hal ini dikenal sebagai bisul (furunucle).

Seberapa umukah abses?

Abses adalah kondisi yang umum. Siapa saja bisa mengalaminya, baik itu orang dewasa maupun anak-anak. Anda bisa terhindar dari penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko yang ada. Silakan konsultasi ke dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & Gejala

Apa saja tanda dan gejala abses?

Gejala abses adalah timbulnya benjolan kemerahan di kulit. Ketika disentuh kulit biasanya terasa hangat dan lunak. Benjolan lama-lama juga bisa membesar dan terisi penuh oleh nanah dan semakin terasa nyeri jika disentuh.

Jika tidak diobati, infeksi akan semakin memburuk. Bahkan, infeksi dapat menyebar ke jaringan di bawah kulit dan aliran darah. Ketika infeksi sudah menyebar ke jaringan yang lebih dalam, Anda mungkin akan mengalami demam dan tidak enak badan (meriang).

Kapan saya harus ke dokter?

Hubungi dokter apabila:

  • Anda memiliki luka yang lebih besar dari 1 cm, atau apabila luka terus bertambah parah dan terasa semakin sakit.
  • Luka terletak di atau di dekat area rektum atau selangkangan.
  • Anda mengalami demam di atas 38C.
  • Ada garis merah menyebar dari abses.

Penyebab

Apa penyebab abses?

Dalam banyak kasus, penyebab abses adalah infeksi bakteri. Ketika bakteri memasuki tubuh Anda, sistem imun mengirimkan sel darah putih untuk melawan bakteri penyebab infeksi ke daerah yang terkena. Sel darah putih kemudian akan menyerang bakteri.

Selama proses ini terjadi, beberapa jaringan di sekitarnya akan mati, meninggalkan lubang yang berisi nanah. Nanah itu sendiri terdiri dari jaringan mati, sel darah putih, dan bakteri.

Faktor-faktor risiko

Apa saja yang meningkatkan risiko terkena abses?

Beberapa kondisi yang bisa meningkatkan risiko terkena abses adalah:

  • Terapi steroid kronis
  • Kemoterapi
  • Diabetes
  • Kanker
  • AIDS
  • Anemia sel sabit
  • Gangguan pembuluh darah perifer
  • Penyakit Crohn
  • Kolitis ulserativa
  • Luka bakar parah
  • Trauma parah
  • Alkoholisme atau penyalahgunaan narkoba IV

Selain berbagai faktor hal yang sudah disebutkan di atas, sanitasi yang buruk serta melakukan kontak langsung dengan orang yang terinfeksi juga bisa meningkatkan risiko Anda terkena penyakit ini.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk abses?

Abses kulit yang tergolong ringan dapat sembuh dengan sendirinya, atau mengering dan menghilang tanpa diperlukan perawatan khusus. Namun, abses berukuran besar sering kali memerlukan pengobatan antibiotik untuk melawan infeksi.

Beberapa prosedur tertentu juga dapat dilakukan untuk mengeluarkan nanah. Biasanya, dokter akan mengeringkan abses dengan memasukkan jarum ke dalam kulit, atau membuat sayatan kecil di tempat yang terinfeksi.

Apa saja tes untuk diagnosis abses?

Untuk mendiagnosis penyakit ini, dokter perlu melihat secara langsung area yang terkena infeksi. Jika abses muncul di area anus, dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan rektal. Sementara jika penyakit ini muncul di lengan atau kaki, dokter akan merasakan kelenjar getah bening baik di pangkal paha atau di bawah lengan Anda.

Pengobatan di rumah

Apa saja pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi abses?

Jika Anda memiliki abses yang belum sembuh total, jangan dulu memakai benda-benda yang digunakan bersama orang lain, misalnya peralatan di gym, sauna, atau kolam renang, untuk mencegah bakteri di penyebab penyakit ini menyebar pada orang lain.

Jangan pula mencoba untuk mengeluarkan nanah sendiri, karena malah bisa memicu penyebaran bakteri pada kulit di sekitarnya. Buang semua tisu yang Anda gunakan untuk membersihkan nanah, dan cuci tangan dengan bersih setelahnya.

Pencegahan

Bagaimana cara mencegah penyakit ini?

Karena kebanyakan abses di kulit adalah akibat dari infeksi bakteri pada luka ringan, folikel rambut, atau kelenjar minyak maupun kelenjar keringat, penting untuk menjaga kulit Anda tetap bersih dan sehat. Berikut adalah beberapa tips:

  • Cuci tangan secara rutin dan ajak keluarga Anda untuk juga mencuci tangan dengan teratur.
  • Gunakan handuk masing-masing, jangan saling meminjam.
  • Hati-hati saat bercukur agar tidak melukai kulit Anda.
  • Segala luka harus dibersihkan dengan sempurna.
  • Kunjungi dokter atau unit gawat darurat segera apabila Anda merasakan ada sesuatu di bawah kulit Anda.
Sumber

Direview tanggal: Februari 12, 2019 | Terakhir Diedit: Februari 11, 2019

Yang juga perlu Anda baca