Apa itu nyeri rotator cuff?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu nyeri rotator cuff?

Rotator Cuff Pain (RCP) atau nyeri rotator cuff adalah kondisi cedera pada salah satu atau semua bagian ligamen di sendi putar bahu.

Bahu atau penyandang bahu terdiri dari tulang dan sendi. Ada beberapa jenis tulang, misalnya tulang belikat, tulang selangka, dan tulang lengan atas. Sendi termasuk sendi lengan, sendi tulang rawan artikuler (articular cartilage joints/ACJ), sendi sternoclavicular. Bahu lebih leluasa digerakkan daripada sendi tapi lebih rentan cedera. Otot delta memberi tenaga terbanyak untuk menggerakkan bahu. Di bawah otot delta adalah empat sendi putar bahu. Ligamen menghubungkan otot dengan tulang. Rotator cuff terbentuk dari otot dan ligamen yang menyangga lengan atas pada sendi bahu.

Seberapa umumkah nyeri rotator cuff?

Nyeri rotator cuff tergolong umum, namun lebih sering terjadi pada orang berumur lebih dari 40 tahun atau yang terlalu sering menggunakan lengan.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nyeri rotator cuff?

ika menderita nyeri rotator cuff, gejala utama adalah sakit pada bahu, terlebih ketika posisi tangan lebih tinggi daripada kepala. Gejala lain meliputi sakit saat menyisir rambut dan berbaring. Anda mungkin merasa nyeri saat mendorong benda dengan tangan, tapi tidak sakit saat menarik benda kembali.

Mungkin masih ada gejala lain yang tidak tercantum. Jika ada pertanyaan tentang tanda-tanda penyakit, konsultasi dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasi dengan dokter. Setiap tubuh bertindak berbeda satu sama lain. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk kondisi yang Anda alami.

Penyebab

Apa penyebab RCP?

Umumnya, cedera mengakibatkan masalah RCP. Aktivitas yang mengharuskan mengangkat lengan di atas kepala berulang kali misalnya bisbol, berenang, dan tenis bisa menyebabkan cedera ini. Pekerjaan macam mengecat rumah, bergerak dengan posisi yang sama berulang kali, terlalu menekan bahu sehingga menyebabkan peradangan dan nyeri.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk nyeri rotator cuff?

Ada banyak faktor risiko RCP, yaitu:

  • Umur: Semakin tua, semakin berisiko, terutama yang berumur lebih dari 40 tahun.
  • Beberapa olahraga: Biasanya muncul di kalangan atlet yang sering menggerakkan lengan, seperti bisbol, panahan, dan tenis.
  • Bekerja di bidang konstruksi: Contohnya, tukang kayu atau tukang ledeng, pengecat rumah, pekerjaan yang terus menggerakkan lengan di atas kepala, akan mengakibatkan cedera ini.
  • Riwayat penyakit keluarga: Penyakit ini terkait dengan faktor genetik.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk nyeri rotator cuff?

RCP sering bisa diobati tanpa operasi. Dokter mungkin meresepkan obat anti radang nonsteroid untuk mengurangi pembengkakan dan meredakan nyeri. Namun, obat ini bisa menyebabkan sakit perut dan pendarahan.

Kombinasi latihan dengan terapi fisik mampu mengurangi nyeri dan memulihkan rotation cuff. Mengompres bahu dengan es batu juga bisa membantu meredakan nyeri dan mengurangi bengkak.

Dokter bisa menyarankan operasi kalau ligamen robek atau terapi fisik tidak efektif. Operasi bisa lebih mempan dengan operasi arthroscopic (menggunakan peralatan kecil untuk melihat langsung rotation cuff dan mengobati bagian yang cedera).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk nyeri rotator cuff?

Dokter akan menanyakan riwayat pengobatan dan melakukan pemeriksaan fisik untuk mendiagnosis apakah Anda menderita RCP. Dokter juga akan mencoba menggerakkan bahu dan lengan di posisi tertentu untuk pemeriksaan. MRI berguna jika dokter mencurigai adanya sobekan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi nyeri rotator cuff?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi RCP:

  • Minum obat dan olahraga sesuai anjuran dokter.
  • Istirahatkan lengan. Terkadang Anda harus istirahat total.
  • Coba bekerja dengan tangan yang tidak cedera.
  • Hubungi dokter jika rasa nyeri sampai membuat Anda tidak bisa tidur dan tidak dapat dikontrol dengan obat tanpa resep.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: September 22, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Yang juga perlu Anda baca