Bila Anda menderita sakit, reaksi pertama Anda adalah berbaring dan beristirahat. Ini bagus untuk rasa nyeri akut tetapi dapat memperpanjang nyeri kronis Anda. Nyeri kronis dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bertahun-tahun. Tetap aktif benar-benar berguna untuk penyakit dan mencegah rasa sakit memburuk.

Mengapa kita perlu olahraga ketika memiliki nyeri kronis?

Bila Anda menderita rasa nyeri kronis, Anda akan  menghindari kegiatan yang dapat menyebabkan rasa sakit. Ini adalah pemikiran umum yang dimiliki penderita nyeri kronis. Seiring waktu, penderita nyeri kronis dapat memiliki lebih banyak kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari atau bahkan kesulitan berjalan, yang mana menyebabkan Anda lebih sulit untuk aktif. Namun, ada cara untuk menjaga kemampuan melanjutkan kehidupan sehari-hari.

Penelitian telah menunjukkan bahwa olahraga merupakan cara yang efektif untuk membalikkan buruknya siklus deconditioning dan parahnya rasa sakit. Mereka menemukan bahwa orang yang berolahraga dan tetap fleksibel mengelola rasa sakit mereka jauh lebih baik daripada mereka yang tidak. Dengan latihan ringan yang cocok untuk kondisi Anda, Anda lebih terlibat dalam kegiatan yang membawa sukacita dan kepuasan bagi Anda.

Olahraga dapat meningkatkan ambang nyeri Anda sehingga dapat lebih toleran terhadap rasa sakit.
Olahraga yang memiliki manfaat ini adalah olahraga kardiovaskular, latihan kekuatan, dan latihan fleksibilitas.

Beberapa manfaat dari olahraga pada nyeri kronis adalah:

  • Mengurangi emosi
  • Mengurangi kelelahan
  • Memperbaiki suasana hati
  • Mengurangi gejala yang berhubungan dengan depresi dan kecemasan
  • Meningkatkan kualitas tidur
  • Peningkatan postur

Apa olahraga terbaik untuk nyeri kronis?

Pendekatan terbaik adalah dengan menggabungkan beberapa bentuk olahraga, seperti:

  • Peregangan  seperti yoga dan tai chi. Kedua bentuk latihan ini meningkatkan fleksibilitas dan rentang gerak, dapat membantu meringankan rasa sakit.
  • Latihan penguatan atau pelatihan resistensi seperti squat, wall push up, atau bicep curls membangun otot pendukung sendi untuk membantu mengurangi rasa sakit kronis. Dokter atau ahli terapi fisik mungkin mengatakan kepada Anda untuk membangun otot dengan menggunakan beban, resistance band, latihan air, atau bahkan berat badan Anda sendiri.
  • Latihan kardiovaskular, seperti latihan aerobik, bersepeda, berenang, dan berjalan. Dalam sebuah penelitian, orang dengan osteoarthritis lutut yang berpartisipasi dalam program berjalan hanya merasakan sedikit rasa sakit setelah delapan minggu melakukan latihan ini.

Penting untuk memulai secara perlahan ketika pertama kali mulai berolahraga. Anda harus memonitor rasa sakit Anda saat berolahraga untuk menghindari nyeri yang lebih parah. Lebih baik lagi jika Anda bertanya pada profesional untuk memeriksa kemajuan Anda dan membimbing Anda melalui latihan. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai program latihan.

Berikut adalah beberapa tips untuk memulai olahraga:

  • Konsultasi pada ahli. Bertanya pada profesional jika Anda tidak tahu kapan harus memulai.
  • Mulai dengan latihan ringan. Daripada menargetkan area nyeri, Anda harus mulai latihan sederhana yang bekerja pada seluruh tubuh Anda.
  • Mendorong melewati rasa sakit Anda. Pada awalnya mungkin Anda meraakan rasa sakit ketika berolahraga. Namun, cobalah untuk melewatinya dan jangan berkecil hati.
  • Berolahraga bersama teman. Dua lebih baik daripada satu. Memiliki seseorang di sana untuk menyemangati Anda dapat membuat Anda termotivasi.

Ingat bahwa ‘olahraga adalah obat!’ Anda bisa berolahraga setiap hari untuk mengelola kondisi sakit Anda. Jika Anda tidak tahu di mana untuk memulai atau jika  merasa khawatir Anda akan menyakiti diri sendiri, dokter dapat menyarankan kegiatan terbaik untuk Anda.


Sumber
Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan
Yang juga perlu Anda baca