Definisi

Apa itu nocardia?

Nocardiosis atau nocardia adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang berasal dari tanah dan air. Bakteri ini mempengaruhi sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang), paru-paru, atau kulit. nocardia adalah penyakit serius dan bisa berakibat fatal jika dibiarkan.

Seberapa umum nocardia?

Nocardia adalah kondisi yang sering kali menyerang orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah. Anda bisa menurunkan peluang terkena nocardia dengan mengurangi faktor risiko. Silakan konsultasikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala nocardia?

Gejala yang muncul tergantung pada organ tubuh yang terinfeksi. Gejala infeksi nocardia adalah:

  • Nyeri di dada saat bernapas (terjadi tiba-tiba atau perlahan-lahan);
  • Demam
  • Berkeringat di malam hari;
  • Kelelahan;
  • Batuk.

Jika nocardia menyerang otak, gejalanya meliputi:

  • Demam;
  • Sakit kepala;
  • Kejang..

Jika infeksi nocardia menyerang kulit, gejalanya antara lain:

  • Luka-luka pada kulit;
  • Pembengkakan pada kulit, kulit menjadi kemerahan.

Kemungkinan terdapat tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar penyakit ini, silakan diskusikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Hubungi dokter atau segera pergi ke rumah sakit apabila gejala tidak hilang atau semakin memburuk. Kondisi tubuh setiap orang berbeda-beda. Selalu konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis, pengobatan, dan perawatan yang terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa penyebab nocardiosis?

Penyebab penyakit ini adalah bakteri Nocardia yang ditemukan di dalam tanah. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau menghirup udara yang terkontaminasi bakteri Nocardia. Hal yang sama juga terjadi ketika Anda menderita penyakit paru-paru kronis atau sistem kekebalan tubuh menjadi lemah (mengidap kanker, terkena HIV/AIDS, operasi transplantasi organ, atau penggunaan obat steroid untuk jangka waktu yang lama) juga rentan terserang nocardiosis.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk nocardia?

Faktor-faktor yang meningkatkan risiko terkena nocardia, antara lain:

  • Menggunakan steroid dalam jangka waktu yang lama
  • Transplantasi sumsum atau organ
  • Penderita kanker
  • Mengidap HIV/AIDS
  • Gangguan jaringan ikat
  • Alkoholisme.

Apabila Anda tidak memiliki faktor risiko, bukan berarti Anda tidak bisa terkena penyakit ini. Tanda-tanda di atas hanyalah referensi saja. Anda harus berdiskusi dengan dokter Anda untuk keterangan lebih jelas.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan untuk nocardia?

Minum antibiotik selama terinfeksi adalah cara terbaik untuk menangani nocardia saatini. Lama pengobatan akan berbeda-beda dan berkisar antara beberapa bulan hingga setahun atau lebih, tergantung pada organ yang terinfeksi.

Kemungkinan dokter akan melakukan operasi untuk menghilangkan nanah yang ada di kelenjar getah bening atau nodus yang bernanah.

Tes apa saja yang biasa dilakukan untuk nocardia?

Dokter akan mendiagnosis penyakit berdasarkan riwayat kesehatan dan pemeriksaan tubuh. Dokter juga akan mengambil sampel jaringan untuk diteliti, tergantung pada bagian yang terinfeksi. Tes yang akan dilakukan meliputi:

  • Biopsi otak
  • Bronkoskopi
  • Biopsi paru
  • Biopsi kulit
  • Tes dahak.

Pengobatan di rumah

Apa saja gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu menangani nocardia?

Gaya hidup dan pengobatan yang bisa meringankan gejala nocardia adalah.

  • Lakukan pemeriksaan ulang secara rutin guna memantau perkembangan penyakit serta kesehatan Anda.
  • Minumlah obat sesuai dengan resep dokter. Jangan sembarangan menggunakan obat atau mengabaikan resep yang ditujukan untuk Anda. Minumlah obat sesuai dosis yang dianjurkan. Infeksi bisa kambuh sewaktu-waktu apabila pengobatan tidak tuntas.
  • Katakan kepada dokter Anda jika Anda memiliki gejala infeksi atau komplikasi lain yang dihadapi.

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.

Sumber

Direview tanggal: Oktober 15, 2018 | Terakhir Diedit: Oktober 15, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan