Definisi

Apa itu mycoplasma pneumonia?

Mycoplasma pneumonia adalah infeksi paru-paru yang disebabkan oleh Mycoplasma pneumoniae. Ini adalah pneumonia atipikal karena memiliki gejala yang berbeda dengan pneumonia yang disebabkan oleh virus.

Seberapa umumkah mycoplasma pneumonia?

Penyakit ini biasanya menyerang orang dengan usia di bawah 40 tahun. Anda dapat memperkecil peluang terkena penyakit ini dengan mengurangi faktor risiko Anda. Silakan berdiskusi dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mycoplasma pneumonia?

Gejala yang muncul biasanya ringan dan mulai tampak 2 hingga 3 minggu setelah terinfeksi. Gejala umum antara lain:

  • Rasa tidak nyaman di dada
  • Menggigil
  • Batuk kering
  • Demam
  • Sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Berkeringat
  • Napas menjadi cepat
  • Ruam-ruam

Kemungkinan terdapat tanda dan gejala lain yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki pertanyaan seputar penyakit ini, silakan tanyakan kepada dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Segera hubungi dokter atau ke rumah sakit apabila gejala terus berlangsung dan kesehatan Anda tak kunjung membaik. Kondisi pada tubuh setiap orang berbeda-beda. Selalu diskusikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan diagnosis, pengobatan, dan perawatan terbaik bagi Anda.

Penyebab

Apa penyebab mycoplasma pneumonia?

Infeksi terjadi saat Anda menghirup udara yang keluar dari si penderita ketika batuk. Air liurnya mengandung bakteri yang disebut Mycoplasma pneumoniae penyebab pneumonia. Infeksi yang disebabkan oleh Mycoplasma dapat menyebar dengan cepat kepada orang-orang yang berada di sekitar penderita, misalnya dalam keluarga, di sekolah atau tempat kerja.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk mycoplasma pneumonia?

Saat ini, belum ada informasi yang cukup jelas untuk mengidentifikasi faktor apa saja yang dapat meningkatkan risiko terserang mycoplasma pneumonia. Namun, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah serta yang tinggal di tempat penuh keramaian akan memiliki risiko lebih tinggi untuk terinfeksi.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk mycoplasma pneumonia?

Anda bisa meminum aspirin, obat nonsteroid anti-inflamasi (NSAID, seperti ibuprofen atau naproxen), atau acetaminophen. Namun, perlu diingat bahwa aspirin tidak boleh digunakan untuk bayi tanpa ada persetujuan dari dokter. Selain itu, minum terlalu banyak air juga dapat menimbulkan penyakit lain.

Sebagai catatan, jika setelah menjalani perawatan di rumah tidak mengalami kemajuan, sebaiknya Anda pergi ke rumah sakit dan mendapatkan suntikan antibiotik serta oksigen (jika penyakit semakin parah).

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk mycoplasma pneumonia?

Dokter akan mendiagnosis sejarah medis dan hasil pemeriksaan medis. Dokter akan melakukan tes untuk mengetahui perkembangan penyakit dengan menggunakan sinar X, scan CT di dada, tes darah serta air liur. Untuk kasus yang lebih serius, dokter akan melakukan biopsi paru terbuka untuk mendapatkan diagnosis yang lebih akurat.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi mycoplasma pneumonia?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi mycoplasma pneumonia.

  • Minum antibiotik seperti yang diresepkan oleh dokter Anda. Minumlah hingga pengobatan selesai
  • Minum acetaminophen atau aspirin (kecuali anak-anak) untuk meredakan demam dan rasa sakit
  • Jaga keseimbangan cairan dalam tubuh dengan minum air yang cukup untuk mencegah dehidrasi
  • Cuci tangan
  • Jangan merokok
  • Dapatkan imunisasi setiap tahunnya untuk mencegah flu. Tanyakan kepada dokter Anda tentang vaksin pneumonia

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan