Apa Itu Mata Kedutan (Blepharospasm)?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu mata kedutan (blepharospam)?

Mata kedutan, atau blepharospasm, adalah kejang berulang yang muncul dengan sendirinya pada otot kelopak mata. Kedutan biasanya terjadi pada kelopak mata bagian atas, namun hal ini juga dapat terjadi pada kelopak bawah mata.

Pada kebanyakan orang, kedutan ini sangat ringan dan terasa seperti tarikan lembut pada kelopak mata. Namun, beberapa orang dapat mengalami kedutan yang kuat yang mengakibatkan kelopak mata tertutup. Beberapa orang lainnya tidak pernah mengalami tanda-tanda yang terlihat.

Kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-Tanda dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala mata kedutan?

Ciri dan gejala mata kedutan adalah mengalami kejang yang berulang dan tiba-tiba pada otot kelopak mata.

Kejang pada kelopak mata jarang merupakan gejala dari kelainan otak atau saraf yang serius. Apabila kejang pada kelopak mata merupakan akibat dari kondisi yang lebih serius, biasanya kondisi ini disertai dengan gejala lainnya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda mungkin perlu menemui dokter jika Anda mengalami blepharospasm yang kronis (terjadi terus-menerus untuk jangka waktu yang lama) dan jika salah satu kondisi berikut muncul:

  • Mata merah, bengkak, atau mengeluarkan cairan yang tidak lazim
  • Kelopak atas mata turun
  • Kelopak mata tertutup sempurna setiap kali mengalami mata kedutan
  • Kedutan berlangsung selama beberapa minggu
  • Kedutan mulai memengaruhi bagian wajah yang lain.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab blepharospasm?

Blepharospasm dapat dipicu oleh:

  • Asupan alkohol
  • Cahaya yang terang
  • Kafein berlebih
  • Kelelahan
  • Iritasi pada permukaan mata atau bagian dalam kelopak mata
  • Pengerahan tenaga fisik
  • Merokok
  • Stres
  • Angin

Kondisi lainnya yang kadang meliputi mata kedutan sebagai pertanda:

Faktor Pemicu

Apa yang membuat saya lebih berisiko untuk terkena mata kedutan?

Jenis kelamin menjadi faktor pemicu seseorang lebih berisiko untuk mengalami mata kedutan atau blepharospasm. Blepharospasm lebih umum terjadi pada wanita dibandingkan pada pria. Biasanya kondisi tersebut muncul pada pertengahan atau akhir masa dewasa.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana mata kedutan didiagnosis?

Dokter akan memeriksa mata Anda dan meminta Anda untuk menjelaskan gejala yang Anda alami.

Apa saja pengobatan untuk mata kedutan?

Pada banyak kasus, blepharospasm ringan akan hilang dengan sendirinya. Apabila penyebabnya adalah mata kering atau iritasi mata, cobalah untuk menggunakan air mata buatan yang dijual bebas di apotek. Biasanya air mata buatan dapat meringankan kondisi ini.

Pengobatan yang paling umum digunakan adalah botulinum toxin (Botox, Dysport, Xeomin). Obat ini juga sering digunakan dengan hemifacial spasm. Botox dapat meringankan kejang parah selama beberapa bulan. Namun, begitu efek suntikan memudar, Anda akan memerlukan suntikan lagi.

Pada kasus yang ringan, dokter dapat menyarankan obat, seperti:

Operasi untuk pengangkatan beberapa otot dan saraf pada kelopak mata (miektomi) dapat juga menangani kasus mata kedutan yang mengganggu. Selain itu, terapi fisik dapat bermanfaat untuk melatih otot wajah untuk relaks.

Pencegahan

Apa saja yang dapat saya lakukan di rumah untuk mengobati dan mencegah blepharospasm?

Jika kejang pada kelopak mata terjadi lebih sering, catatlah setiap kondisi ini terjadi. Catat pula asupan kafein, tembakau, alkohol, dan kadar stres serta seberapa banyak Anda tidur selama periode sebelum dan saat mata kedutan.

Jika Anda menyadari bahwa Anda mengalami kejang lebih sering saat Anda kekurangan tidur, cobalah untuk tidur 30 menit hingga 1 jam lebih awal untuk membantu meringankan tekanan pada kelopak mata dan untuk mengurangi kejang.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: Maret 12, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 13, 2018

Sumber