Definisi

Apa itu kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah tumor yang berkembang di dekat kelenjar pituitari di bagian dasar tengkorak. Sebanyak 2-4% kasus tumor otak di antaranya adalah tumor ini. Pada banyak kasus, tumor tumbuh lambat dan jinak (bukan kanker).

Seberapa umumkah kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah kondisi yang dapat terjadi pada semua usia, tetapi paling sering terjadi pada anak-anak berusia 5-10 tahun dan pada orang dewasa yang berusia 65-74 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kraniofaringioma?

Tumor biasanya tumbuh perlahan-lahan. Umumnya tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Gejala berkembang perlahan-lahan selama 1 sampai 2 tahun. Gejala yang timbul berkaitan dengan di mana tumor itu berada. Kebanyakan orang akan mengalami sakit kepala dan memiliki masalah dengan penglihatan. Masalah umum yaitu kehilangan penglihatan samping yang disebut hemianopsia bitemporal.

Gejala lain antara lain:

  • perubahan mental
  • sulit tidur
  • mual, muntah (terutama di pagi hari)
  • Masalah keseimbangan

Tumor besar pada orang dewasa dapat menyebabkan gejala neuropsikiatri, hilang ingatan, apatis, inkontinensia, depresi, dan kelelahan.

Kemungkinan terdapat gejala dan tanda lain yang tidak disebutkan di atas. Apabila Anda memiliki kekhawatiran mengenai gejala penyakit ini, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala seperti yang tercantum di atas atau memiliki pertanyaan, silakan konsultasi dengan dokter Anda. Tubuh setiap orang berbeda. Selalu diskusikan dengan dokter apa yang terbaik untuk kondisi Anda.

Penyebab

Apa penyebab kraniofaringioma?

Kraniofaringioma adalah kondisi penyakit yang penyebabnya belum diketahui. Penyakit ini diduga tumbuh dari sekelompok sel-sel khusus yang biasa ditemukan di bagian otak yang disebut daerah suprasellar yang berada di sekitar kelenjar pituitari.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kraniofaringioma?

Saat ini, belum jelas faktor apa yang meningkatkan risiko terkena kraniofaringioma. Studi genetika masih berlangsung, namun para peneliti belum membuat kesimpulan.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kraniofaringioma?

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk kraniofaringioma?

Metode pengobatan utama adalah operasi untuk mengangkat tumor. Operasi Transsphe-Noidal digunakan untuk tumor intraselular kecil. Kebanyakan orang memiliki kraniotomi subfrontal. Tujuannya adalah pengangkatan tumor total tetapi memastikan bahwa penglihatan dan struktur hipofisis (tangkai) tetap terjaga. Terapi radiasi biasanya digunakan setelah operasi. MRI digunakan setelah operasi untuk mengetahui apakah seluruh tumor telah terangkat. Radioterapi eksternal digunakan untuk pengobatan tumor yang tersisa.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk kraniofaringioma?

Lokasi tumor dapat membuat dokter kesulitan untuk mendiagnosis. Penyedia layanan kesehatan membuat diagnosis awal berdasarkan riwayat kesehatan, pemeriksaan fisik, dan tes laboratorium dengan mengukur kadar hormon. Magnetic Resonance Imaging (MRI) atau Computed Tomography (CT) pada otak akan dilakukan jika dicurigai adanya kraniofaringioma. Tes khusus meliputi pengukuran kehilangan penglihatan (evaluasi bidang visual). Penyedia layanan kesehatan akan merekomendasikan untuk bertemu spesialis (ahli endokrinologi, ahli bedah saraf).

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kraniofaringioma?

Berikut gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kraniofaringioma.

  • selalu menjaga optimisme
  • ikuti intruksi dokter
  • kunjungi dokter atau ahli kesehatan atau speasialis saraf secara berkala

Jika Anda memiliki pertanyaan, silakan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik bagi Anda.
Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 22, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 22, 2018

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan