Definisi

Apa itu kanker penis?

Kanker penis adalah kanker yang terjadi pada penis. Kanker ini memiliki morbiditas dan mortalitas yang tinggi, yang umum terjadi pada negara-negara terbelakang dan pria berusia lebih tua.

Kanker penis terkait dengan sejarah intervensi medis yang tidak tepat pada kulit kulup yang ketat (fimosis) atau pada pasien yang baru disunat saat berusia sudah dewasa (38 versus 20 tahun).

Kanker penis tergolong dalam: Squamous cell carcinoma (SSC) yang merupakan histologi paling umum dari kanker penis, terjadi sebanyak 95% dari kasus dan histologi Non-squamous yang dapat melibatkan penis meliputi melanoma, basal cell carcinoma, limfoma dan sarkoma.

Seberapa umumkah kanker penis?

Kondisi ini sangat umum terjadi namun penelitian terhadap kanker penis belum dilakukan secara merata di seluruh dunia.

Kondisi ini dapat terjadi pada pasien dengan ras apapun. Namun, kondisi ini termasuk langka di Amerika, Eropa dan negara-negara industrial, serta lebih umum di Afrika, Asia dan Amerika Selatan, periode sebelum 1999, di mana kanker ganas pada penis terjadi sekitar 10-20% dari populasi pria. Kanker penis dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala kanker penis?

Pada pasien dengan fimosis, gejala-gejala umum meliputi:

  • Smegma (yang umumnya mulai terbentuk pada beberapa hari pertama sejak kelahiran bayi pada bagian dalam kulit khatan)
  • Gatal (ruam)
  • Luka yang terasa (benjolan yang sakit atau tidak sakit dalam lipatan kulit khatan)
  • Pasien lansia sering kali mengalami gejala ini tanpa mengunjungi dokter, sehingga tumor menyerang lebih dalam dan menyebabkan polypoid (seperti lonceng).

Perawatan yang tidak tepat (tidak sesuai antibiotik atau mengindikasikan sunat) dapat menyebabkan:

  • Apabila kanker telah terbukti namun tidak ditangani dengan tepat, dapat menyebabkan Carbuncle atau Anthrax (akibat Balanitis/ulkus nekrotik) setelah beberapa minggu.
  • Kondisi yang sama terjadi pada gaya hidup seksual yang tidak aman.
  • Metastatis terjadi dengan cepat.

Pada pasien tanpa fimosis namun terjadi gejala-gejala fimosis, perdarahan biasanya terjadi saat penis ereksi di pagi hari atau saat hubungan seksual (kopulasi).

Secara klinis, kanker uretra invasif sekunder adalah kasus yang jarang namun ganas pada pria. Kondisi ini seringkali terjadi di sepanjang uretra, menyebabkan obstruksi dan/atau hematuria, disuria, kebocoran urin, dll.

Fitur klinis lainnya adalah:

  • Ulkus penis terinfeksi-nekrotik
  • Luka pada penis
  • Lymphadenopathy
  • Tanda-tanda fisik (hepatomegali) atau gejala (cachexia, linglung) mengindikasikan adanya penyakit metastatik atau kelainan metabolisme terkait, seperti hiperkalsemia.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu, konsultasikanlah dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter bila Anda mengalami gejala-gejala berikut ini:

  • Sejarah kutil pada kelamin
  • Sejarah infeksi saluran kemih
  • Memiliki fimosis namun belum disunat
  • Cedera penis sebelumnya
  • Penyempitan uretra.

Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab kanker penis?

Berikut ini hal-hal yang dapat memicu atau memperparah kondisi Anda:

  • Fimosis: Kanker penis paling baik dicegah dengan sunat pada usia dini
  • Kebersihan penis berperan penting: Pasien dengan fimosis seringkali kesulitan membersihkan bagian dalam kulit khitan penis. Smegma juga dianggap sebagai faktor risiko untuk proliferasi kanker pada percobaan klinis.
  • Lichen sclerosis (atau Balanitis xerotica obliterans)
  • Luka pre-ganas seperti penyakit Bowen’s (Queyrat), Leukoplakia, penyakit paget, penyakit Buschke-Lowenstein, dll.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk kanker penis?

Ada banyak faktor risiko untuk kanker penis, yaitu:

  • Usia: Rata-rata usia pada saat diagnosis adalah 60 tahun, walau kanker penis juga ditemukan pada pria di bawah 40 tahun dan angka meningkat seiringnya usia. Sebagai contoh: pria di bawah 50 tahun memiliki angka sekitar 1/100.000 dan di saat usia mencapai 80 tahun, angka meningkat 9 kali lipat.
  • Angka bervariasi dengan ras:
    1. Sebelum 1999, Asia memiliki angka paling tinggi dari seluruh dunia.
    2. Di antara 1998 dan 2003, penelitian menunjukkan kontras yang dibandingkan pria berkulit putih, orang Asia atau Pasifik memiliki angka 55% lebih rendah
  • Isu urbanisasi: Akibat kondisi ekonomi, kanker penis umum terjadi pada komunitas dengan layanan kesehatan yang kurang memadai, area dengan angka HIV/HPV yang tinggi juga menunjukkan angka kanker penis yang tinggi. Walau mekanisme pada observasi ini masih tidak jelas, dapat disebabkan oleh faktor risiko gaya hidup seksual yang tidak aman atau berganti pasangan.
  • Penyakit menular seksual yang tidak ditangani dengan benar
  • Faktor lainnya: paparan tembakau (merokok dan mengunyah); fotokemoterapi (dengan ultraviolet A, psoralen), zoo-philia
  • Tidak ada kaitan antara kanker dengan orientasi seksual.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana kanker penis didiagnosis?

Diagnosis dari kanker penis didasarkan oleh biopsi dari luka pada penis yang diinterpretasikan dalam konteks klinis, dan tes umum lainnya untuk diagnosis lain seperti penghitungan WBC untuk mendeteksi kondisi peradangan, X-ray dan abdominal computed tomography untuk melihat hepatomegali atau kanker prostat, dan lainnya.

Apa saja pengobatan untuk kanker penis?

Menggunakan Tumor Node Metastatis (TNM) staging system, berbagai evaluasi awal, tahap dan perawatan dapat diindikasi. Perawatan untuk kanker penis dapat meliputi:

  • Operasi (sunat, amputasi penis parsial atau penuh, pembedahan kelenjar limfa inguinal/lymphadenectomy dan pembedahan kelenjar pelvis)
  • Terapi radiasi
  • Kemoterapi

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker penis?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi kanker penis:

  • Lakukan perawatan yang tepat untuk penyakit kelamin.
  • Jaga kebersihan penis: perawatan atau pembersihan minor dapat membantu Anda mencegah faktor risiko terhadap pembentukan kanker.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan