Definisi

Apa itu kanker anus?

Kanker anus adalah sejenis kanker yang terdapat di dalam saluran anus atau dubur manusia. Jenis-jenis kanker anus tergantung pada berbagai macam jenis sel yang terdapat di dalam tubuh. Jenis kanker di dalam saluran anus terutama adalah kanker epidermis, adenokarsinoma, melanoma, karsinoma sel skuamosa (sel gepeng), dan karsinoma verruca.

Seberapa umum kanker anus?

Kanker anus ini tergolong langka dan lebih banyak menjangkiti wanita daripada pria. Kanker anus dapat menyerang pasien pada usia berapapun. Penyakit tersebut dapat diatasi dengan cara mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda dan gejala kanker anus?

Anda perlu menghubungi dokter jika Anda mengalami gejala-gejala di bawah ini:

Rasa sakit di dalam rektum atau anus atau benjol atau gumpalan rektal juga bisa menjadi tanda atau gejala kanker anus.

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan harus pergi ke dokter?

Jika Anda memiliki salah satu tanda atau gejala di atas atau memiliki pertanyaan, konsultasi ke dokter. Setiap tubuh memiliki fungsi yang berbeda satu sama lain. Tindakan yang tepat adalah mendiskusikan solusi terbaik dengan dokter Anda.

Penyebab

Apa penyebab kanker anus?

Penyebabnya tidak diketahui, namun ada sesuatu yang mendorong produksi mutasi genetik pada sel-sel di dalam saluran anus. Mutasi tersebut mengubah sel-sel sehat menjadi sel-sel kanker abnormal.

Faktor-faktor risiko

Apa yang mampu meningkatkan risiko kanker anus?

Terdapat banyak faktor risiko kanker pada bagian anus, di antaranya:

  • Positif mengidap HIV
  • Melakukan aktivitas seks anal
  • Memiliki banyak partner seks 
  • Kutil anus dari infeksi human papillomavirus (HPV)

Obat & Pengobatan

Apa pilihan pengobatan untuk kanker anus?

Kanker pada anus sering dapat disembuhkan. Pengobatan tergantung pada ukuran tumor, seberapa dalam tumor, dan penyebaran tumor ke kelenjar getah bening di dalam selangkangan.

Pengobatan lebih kuno umumnya melibatkan operasi untuk menghilangkan tumor dan jaringan di sekitarnya. Kantong kolostomi seringkali dibutuhkan.

Sekarang ini, terapi radiasi, kemoterapi, dan operasi terbatas memungkinkan sebagian besar saluran anus untuk diselamatkan. Banyak orang memiliki fungsi anus yang baik dengan kombinasi perawatan seperti ini.

Tim spesialis yang terlibat dalam perawatan termasuk onkologis atau dokter spesialis kanker (yang menentukan kemoterapi), onkologis radiasi atau dokter spesialis radiasi kanker (yang menggunakan pengobatan radiasi), dan dokter bedah. Prognosis tergantung pada ukuran tumor dan penyebarannya.

Apa saja tes kanker anus yang paling umum?

Untuk diagnosis, dokter menggunakan riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik termasuk pemeriksaan rektum digital (DRE) dan anoskopi. Anoskopi menggunakan sebuah tabung pendek bercahaya untuk memeriksa area anus.

Dokter akan melakukan biopsi area. Dalam biopsi, dokter mengambil sedikit jaringan dan menggunakan mikroskop untuk menemukan sel kanker di dalam jaringan. Jika sel kanker ditemukan dalam proses biopsi, tes lain mungkin akan dilakukan termasuk ultrasonografi untuk melihat kedalaman tumor dan menghitung tomografi (CT) atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk mencari tahu apakah kanker telah tersebar. Memeriksa tahap kanker membantu dokter membuat keputusan pengobata

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi kanker anus?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi kanker pada anus:

  • Ikuti semua instruksi dokter Anda.
  • Pilih gaya hidup sehat: makan makanan bergizi, berolahraga, dan tidur cukup.
  • Lakukan seks aman.

Pengobatan kanker seringkali merupakan proses yang panjang dan menakutkan. Anda perlu memberitahu keluarga dan teman Anda untuk mendapatkan dukungan selama dalam proses.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikan ke dokter Anda untuk dapat lebih mengerti solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Februari 13, 2018 | Terakhir Diedit: Februari 13, 2018