Definisi

Apa itu infeksi postpartum?

Infeksi postpartum atau infeksi pasca persalinan adalah berbagai infeksi terjadi setelah persalinan melalui vagina, maupun melalui operasi Caesar, atau saat menyusui. Nyeri yang dirasakan banyak wanita usai melahirkan, membuat infeksi postpartum sulit dibedakan dari nyeri postpartum.

Beberapa infeksi postpartum yang sering terjadi adalah:

  • Endometritis, infeksi pada endometrium (lapisan rahim)
  • Mastitis, infeksi payudara
  • Sayatan yang terinfeksi
  • Infeksi saluran kemih

Seberapa umumkah infeksi postpartum?

Pasien postpartum seringkali diperbolehkan untuk pulang dalam beberapa hari setelah persalinan. Periode pendek dari observasi mungkin tidak memberikan cukup waktu untuk mengeliminasi bukti dari infeksi sebelum keluar dari rumah sakit. Pada suatu studi, 94% dari kasus infeksi postpartum didiagnosis setelah keluar dari rumah sakit.

Infeksi postpartum lebih sering terjadi di tempat dengan kebersihan yang tidak terjaga atau tempat pelayanan medis dengan kualitas buruk.

Namun, kondisi ini dapat ditangani dengan mengurangi faktor-faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala infeksi postpartum?

Banyak infeksi terdeteksi dengan demam, menggigil atau perasaan tidak enak badan, dan kadang hanya itu gejala-gejala yang nampak jelas.

Tanda-tanda dan gejala lain dapat meliputi:

  • Nyeri perut bawah, demam rendah, lokia yang berbau busuk (tanda-tanda endometritis)
  • Area yang terasa sakit, keras, hangat dan merah (biasanya hanya pada satu payudara) dan demam, menggigil, nyeri otot, kelelahan atau sakit kepala (tanda-tanda mastitis)
  • Kemerahan, cairan, pembengkakan, hangat atau meningkatnya rasa sakit di sekitar area sayatan atau luka (baik sayatan operasi caesar, episiotomi atau luka gores) atau sayatan yang terlihat seperti akan terpisah
  • Sulit dan nyeri saat buang air kecil, merasa seperti ingin buang air kecil dengan sering dan mendesak namun hanya sedikit atau tidak ada urin yang keluar, atau urin keruh atau berdarah (tanda-tanda infeksi saluran kemih).

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Diagnosis dan perawatan dini dapat menghentikan kondisi ini dari memburuk dan mencegah kondisi medis darurat lainnya, maka itu bicaralah pada dokter Anda segera untuk mencegah kondisi serius ini. Atau ketika Anda mengalami pingsan, nyeri perut hebat, menurunnya kesadaran, detak jantung lemah dan cepat, muntah darah, segera cari perawatan medis darurat.

Jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala-gejala di atas atau pertanyaan lainnya, konsultasikanlah dengan dokter Anda. Tubuh masing-masing orang berbeda. Selalu konsultasikan ke dokter untuk menangani kondisi kesehatan Anda.

Penyebab

Apa penyebab infeksi postpartum?

Infeksi postpartum lebih jarang ditemui sejak munculnya antiseptik dan penicillin. Namun, beberapa flora kulit seperti Streptococcus atau Staphylococcus serta bakteri lain masih menyebabkan infeksi. Bakteri-bakteri tersebut berkembang pada lingkungan yang lembab dan hangat.

Infeksi postpartum seringkali muncul di rahim setelah persalinan. Rahim dapat terinfeksi apabila kantung ketuban terinfeksi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk infeksi postpartum?

Berdasarkan metode yang digunakan untuk persalinan, risiko terkena infeksi setelah persalinan berbeda-beda. Kemungkinan mengalami infeksi adalah:

  • 1-3% pada persalinan normal melalui vagina
  • 5-15% pada operasi caesar yang terjadwal dan dilakukan sebelum persalinan dimulai
  • 15-20% pada persalinan non-caesar tak terjadwal yang dilakukan setelah persalinan dimulai

Ada berbagai faktor tambahan yang meningkatkan risiko wanita terkena infeksi, meliputi:

  • Anemia
  • Obesitas
  • Bacterial vaginosis, infeksi menular seksual
  • Beberapa pemeriksaan vagina selama persalinan
  • Memonitor janin secara internal
  • Persalinan yang berkepanjangan
  • Jeda antara pecahnya ketuban dan persalinan
  • Kolonisasi saluran vagina dengan bakteri streptococcus golongan B
  • Memiliki sisa plasenta pada rahim setelah persalinan
  • Perdarahan berlebih setelah persalinan
  • Usia muda
  • Kelompok sosial ekonomi rendah

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Bagaimana infeksi postpartum didiagnosis?

Melalui beberapa pemeriksaan fisik, infeksi postpartum dapat didiagnosis oleh dokter. Dokter dapat mengambil sampel urin atau darah untuk menguji bakteri atau menggunakan cotton swab untuk mengambil kultur dari rahim untuk mendeteksi infeksi postpartum.

Apa saja pengobatan untuk infeksi postpartum?

Karena infeksi yang tidak ditangani dapat menjadi serius dengan cepat, penting untuk memberitahu dokter secepat mungkin jika Anda mengalami demam atau gejala lain yang disebutkan di atas. Anda mungkin pernah mendengar bahwa pembengkakan payudara dapat menyebabkan demam rendah. Saat hal ini terjadi, jangan asumsikan bahwa pembengkakan merupakan penyebab dari demam postpartum. Hubungi tim medis segera.

Anda akan diberikan antibiotik untuk mengatasi infeksi. Pastikan tim medis tahu jika Anda sedang menyusui karena dapat mempengaruhi obat yang akan diberikan. Antibiotik oral biasanya cukup, namun pada situasi serius Anda mungkin memerlukan antibiotik suntik dan kemungkinan perawatan lain. Sebagai contoh, jika Anda memiliki luka yang terinfeksi, mungkin diperlukan operasi terbuka dan pengeringan.

Selain itu, Anda mungkin akan mulai merasa membaik dalam beberapa hari setelah memulai antibiotik, namun penting untuk menghabiskan dosis, walau gejala sudah menghilang. Tanyakan dokter berapa lama obat akan mulai bekerja, dan pastikan dokter tahu jika obat tidak terlihat bekerja dalam periode tersebut. Anda mungkin perlu untuk mengganti obat, atau kemungkinan ada hal lain yang terjadi.

Jangan lupa untuk minum banyak cairan untuk mencegah dehidrasi, serta istirahat sebanyak mungkin untuk membantu tubuh melawan infeksi.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi postpartum?

Berikut adalah gaya hidup dan pengobatan rumahan yang dapat membantu Anda mengatasi infeksi postpartum:

  • Mandi dengan antiseptik pada pagi di hari operasi
  • Cukur rambut kemaluan Anda dengan clippers dibandingkan dengan pisau cukur
  • Gunakan chlorhexidine-alcohol untuk mempersiapkan kulit
  • Gunakan antibiotik extended-spectrum sebelum operasi.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Juli 13, 2017 | Terakhir Diedit: Juli 13, 2017