Definisi

Apa itu infeksi nosokomial?

Infeksi nosokomial adalah infeksi yang menyebar di dalam rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Anda mungkin dirujuk ke rumah sakit dan kemudian terinfeksi bakteri dari pasien lain, dari petugas medis, atau bahkan lingkungan rumah sakit. Tergantung lokasi rumah sakit tempat Anda dirawat atau jenis prosedur yang Anda jalani, Anda mungkin berisiko mengembangkan berbagai infeksi. Infeksi aliran darah, pneumonia, infeksi saluran kemih, dan infeksi tempat operasi adalah jenis infeksi nosokomial yang paling umum.

Seberapa umumkah infeksi nosokomial?

Tipe infeksi rumah sakit berbeda memiliki insiden berbeda, tapi pada umumnya, menurut sebuah laporan dari WHO, sekitar 8,7% pasien rumah sakit mengalami infeksi nosokomial. Infeksi ini bisa mempengaruhi pasien yang dirawat di rumah sakit. Namun, mulai ada kemajuan, dan infeksi nosokomial mampu teratasi dengan mengurangi faktor risiko. Diskusikan dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala infeksi nosokomial?

Anda diklasifikasikan mengalami infeksi nosokomial jika Anda dirujuk ke rumah sakit dan terinfeksi penyakit yang sebelumnya Anda tidak idap. Infeksi biasanya muncul sampai:

  • 48 jam setelah masuk rumah sakit
  • 3 hari setelah keluar
  • 30 hari setelah operasi
  • Dalam fasilitas pelayanan kesehatan ketika pasien dirujuk karena alasan selain infeksi

Tergantung infeksi, Anda mungkin mengalami berbagai gejala, tapi umumnya berupa:

  • Demam
  • Nyeri
  • Iritasi
  • Mengeluarkan cairan, misalnya nanah
  • Area infeksi membengkak

Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Jika Anda merasa cemas tentang gejala tersebut, segera konsultasi ke dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Jika Anda memiliki tanda atau gejala di atas atau ingin bertanya, konsultasikanlah dengan dokter. Diskusikan dengan dokter untuk mendapatkan solusi terbaik untuk situasi Anda.

Penyebab

Apa penyebab infeksi nosokomial?

Patogen penyebab infeksi nosokomial menyebar di sepanjang tubuh pasien selama prosedur medis atau dari pasien dengan penyakit lain terdekat, atau dari lingkungan luar melalui alat invasif.

Sistem kekebalan tubuh pasien di rumah sakit telah melemah, yang berarti mereka kurang mampu melawan infeksi, sehingga infeksi lebih mungkin terjadi.

Infeksi rumah sakit disebabkan oleh patogen virus, bakteri, dan jamur. Tipe paling umum adalah infeksi aliran darah, pneumonia (contoh: pneumonia yang terkait dengan ventilator), infeksi saluran kemih, dan infeksi tempat operasi.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk infeksi nosokomial?

Pasien manapun yang menginap di rumah sakit berisiko mengalami infeksi nosokomial, terutama pasien di ICU (intensive care unit). Faktor risiko sangat bervariasi berdasarkan jenis infeksi. Rata-rata, pasien nosokomial tinggal di rumah sakit 2-5 kali lebih lama daripada pasien yang tidak terinfeksi. Pasien dengan sistem kekebalan yang sangat terganggu mudah terinfeksi karena tubuh mereka tidak sanggup mengendalikan infeksi dengan sendirinya.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk infeksi nosokomial?

Tergantung tipe infeksi, pengobatan akan berbeda. Dalam sebagian besar kasus, antibiotik akan berguna untuk melawan infeksi. Jika infeksi terjadi di kateter atau selang lainnya, dokter akan mencabut selang secepatnya.

Meskipun infeksi nosokomial sering dianggap dapat terobati, beberapa bisa mematikan atau kebal terhadap obat-obatan. Fasilitas pelayanan kesehatan wajib memeriksa kondisi Anda secara teratur selama Anda menginap di rumah sakit.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk infeksi nosokomial?

Diagnosis nosokomial dilakukan berdasarkan tipe infeksi. Dalam beberapa kasus, dokter dapat mendiagnosis infeksi nosokomial dengan melihat tempat infeksi melalui tanda-tanda yang kasat mata. Dalam kasus lain, tes macam tes urin dan darah atau bahkan tes pencitraan dibutuhkan.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi infeksi nosokomial?

Gaya hidup dan pengobatan rumahan di bawah ini mungkin dapat membantu mengatasi infeksi nosokomial:

  • Menjaga kebersihan saat tinggal di rumah sakit. Sekitar 40 persen infeksi nosokomial disebabkan oleh kebersihan tangan yang buruk menurut sebuah laporan WHO.
  • Mensterilkan peralatan medis dengan hati-hati antara setiap penggunaan. Penyedia layanan kesehatan juga wajib mengikuti prosedur yang tepat.

 

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Desember 14, 2016 | Terakhir Diedit: Desember 14, 2016

Ingin hidup lebih sehat dan bahagia?
Dapatkan update terbaru dari Hello Sehat seputar tips dan info kesehatan