Apa Itu Batu Saluran Kemih?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu batu saluran kemih?

Batu saluran kemih adalah batu yang terdapat dalam saluran kemih. Batu ginjal terbuat dari garam dan mineral dalam urin yang menempel satu sama lain untuk membentuk “kerikil” kecil. Batu ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit ketika tetap berada di ginjal. Namun, ketika potongan kecilnya meninggalkan ginjal dan bergerak melalui saluran yang sempit, yaitu saluran kemih, (ureter) menuju kandung kemih, batu ini bisa menyebabkan nyeri berat.

Seberapa umumkah batu saluran kemih terjadi?

Batu saluran kemih dapat mengenai pasien usia berapa pun. Ini dapat diatasi dengan mengurangi faktor risiko Anda. Diskusikanlah dengan dokter untuk informasi lebih lanjut.

Ciri-Ciri dan Gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala batu saluran kemih?

Gejala yang umum dari batu saluran kemih adalah:

  • Nyeri berat di samping dan belakang, di bawah tulang rusuk
  • Nyeri yang menjalar ke perut bawah dan pangkal paha
  • Nyeri yang datang dalam gelombang dan berfluktuasi dalam intensitas
  • Nyeri saat buang air kecil
  • Urine yang berwarna merah muda, merah, atau cokelat
  • Urine keruh atau berbau tidak sedap
  • Mual dan muntah
  • Buang air kecil lebih sering daripada biasanya
  • Demam dan panas-dingin jika ada infeksi
  • Buang air kecil dalam jumlah sedikit

Nyeri yang disebabkan oleh batu ginjal dapat berubah letaknya seiring batu bergerak melalui saluran kemih. Intensitasnya pun berbeda bergantung pada lokasinya.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Jika Anda memiliki kekhawatiran akan gejala tertentu, konsultasikanlah pada dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda harus menghubungi dokter jika Anda mengalami hal berikut:

  • Nyeri yang sangat parah sehingga Anda tidak dapat duduk tenang atau menemukan posisi yang nyaman
  • Nyeri disertai dengan mual dan muntah
  • Nyeri disertai dengan demam dan panas-dingin
  • Darah dalam urine
  • Kesulitan buang air kecil

Penyebab

Apa penyebab batu saluran kemih?

Batu ginjal sering tidak memiliki satu penyebab yang pasti, meskipun beberapa faktor dapat meningkatkan risiko Anda.

Batu ginjal terbentuk ketika urine mengandung lebih banyak zat pembentuk kristal (seperti kalsium, oksalat, dan asam urat) daripada cairan dalam urine yang dapat mengencerkannya. Pada saat yang sama, urine dapat kekurangan zat yang mencegah kristal saling menempel. Kondisi ini menciptakan lingkungan ideal bagi batu ginjal untuk terbentuk.

Faktor Pemicu

Apa yang meningkatkan risiko seseorang memiliki batu saluran kemih?

Ada banyak faktor yang membuat seseorang berisiko terkena batu saluran kemih, seperti:

  • Riwayat pribadi atau keluarga. Jika seseorang di keluarga Anda memiliki batu ginjal, Anda lebih mungkin untuk terkena batu ginjal juga. Apabila Anda juga pernah memiliki satu atau lebih batu ginjal, risiko Anda lebih tinggi untuk terkena batu ginjal kembali.
  • Dehidrasi. Tidak minum cukup air setiap hari dapat meningkatkan risiko seseorang terkena batu ginjal yang berujung batu saluran kemih. Orang yang tinggal di iklim hangat dan mereka yang banyak berkeringat dapat lebih berisiko daripada lainnya.
  • Diet tertentu. Menjalani diet tinggi protein, sodium, dan gula dapat meningkatkan risiko untuk terkena beberapa jenis batu ginjal (termasuk batu saluran kemih). Risikonya semakin besar apabila Anda diet tinggi sodium. Terlalu banyak sodium dalam diet meningkatkan jumlah kalsium yang harus disaring oleh ginjal dan secara signifikan meningkatkan risiko batu ginjal.
  • Obesitas. Body mass index (BMI) alias indeks massa tubuh yang tinggi, ukuran pinggang yang besar, dan kenaikan berat badan telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal.
  • Penyakit pencernaan dan operasi. Operasi bypass lambung, penyakit radang usus, atau diare kronis dapat menyebabkan perubahan pada proses pencernaan yang memengaruhi penyerapan kalsium dan kanker, meningkatkan kadar zat pembentuk batu dalam urine.
  • Kondisi medis lainnya. Penyakit dan konsisi yang dapat meningkatkan risiko batu ginjal termasuk asidosis tubulus ginjal, systinuria, hiperparatiroidisme, obat-obatan tertentu dan beberapa infeksi saluran kemih.

Diagnosis dan Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

Bagaimana batu saluran kemih didiagnosis?

Jika dokter mencurigai bahwa Anda memiliki batu ginjal pada saluran kemih, Anda dapat menjalani beberapa tes dan prosedur berikut:

  • Tes darah. Tes darah dapat menginformasikan apabila terlalu banyak kalsium atau asam urat dalam darah Anda. Hasil tes darah membantu memonitor kesehatan ginjal dan dapat memungkinkan dokter memeriksa kondisi medis lainnya.
  • Tes urine. Tes pengumpulan urine 24-jam dapat menunjukkan bahwa Anda mengeksresikan terlalu banyak mineral pembentuk batu atau terlalu sedikit zat pencegah batu. Untuk tes ini, dokter dapat meminta Anda untuk menjalani dua pengumpulan urin dalam dua hari berturut-turut.
  • Pencitraan. Tes pencitraan dapat menunjukkan batu ginjal dalam saluran kemih Anda. Pilihan berkisar dari X-ray perut yang sederhana, namun dapat melewatkan batu ginjal yang kecil, hingga computerized tomography (CT) berkecepatan tinggi atau berenergi ganda yang dapat mengungkapkan adanya batu-batu yang sangat kecil.
  • Pilihan pencitraan lainnya meliputi USG, tes non-invasif, dan urografi intravena (intravenous pyelogram) atau mendapatkan gambar CT (CT urogram) seiring pewarna bergerak melalui ginjal dan kandung kemih.
  • Analisis batu yang dikeluarkan. Anda dapat diminta untuk buang air kecil melalui saringan untuk menangkap batu ginjal yang keluar. Analisis lab akan mengungkapkan susunan batu ginjal Anda. Dokter menggunakan informasi ini untuk menentukan apa yang menjadi penyebab batu ginjal Anda dan untuk membentuk program untuk mencegah lebih banyak batu ginjal.

Apa saja pengobatan untuk batu saluran kemih?

Pengobatan untuk batu ginjal yang berjalan menuju saluran kemih (ureter) bisa bervariasi, bergantung pada jenis batu dan penyebabnya. Kebanyakan batu ginjal  tidak membutuhkan pengobatan invasif. Anda dapat mengeluarkan batu yang kecil dengan:

  • Minum air. Minum sebanyak 2-3 liter air sehari dapat membantu membersihkan sistem perkemihan Anda. Kecuali jika dokter menganjurkan sebaliknya, minum cukup cairan (terutama air putih) untuk memproduksi urine yang jernih atau hampir jernih.
  • Pereda nyeri. Mengeluarkan batu ginjal dapat menyebabkan ketidaknyamanan. Untuk meredakan nyeri ringan, dokter dapat menganjurkan pereda nyeri seperti ibuprofen (Advil, Motrin IB, lainnya), acetaminophen (Tylenol, lainnya) atau naproxen sodium (Aleve).
  • Terapi medis. Dokter dapat memberikan obat untuk membantu Anda mengeluarkan batu ginjal. Jenis obat ini, dikenal sebagai alpha blocker, mengendurkan otot-otot di saluran kemih, membantu Anda mengeluarkan batu ginjal dengan lebih cepat dan hanya sedikit nyeri.

Batu ginjal yang tidak dapat diobati dengan langkah-langkah konservatif, baik karena batu terlalu besar untuk keluar sendirinya lewat urine atau karena menyebabkan perdarahan, kerusakan ginjal atua infeksi saluran kemih yang berkelanjutan, bisa jadi membutuhkan pengobatan ekstensif. Prosedur yang dilakukan dapat meliputi:

  • Menggunakan gelombang suara untuk memecah batu. Untuk batu ginjal tertentu (bergnatung ukuran dan lokasi), dokter dapat menganjurkan prosedur yang disebut extracorporeal shock wave lithotripsy (ESWL). ESWL menggunakan gelombang suara untuk menciptakan getaran kuat (gelombang kejut) yang memecah batu menjadi potongan-potongan kecil yang dapat dikeluarkan lewat urin. Prosedur ini berlangsung selama sekitar 45 – 60 menit dan dapat menyebabkan nyeri intensitas sedang. Mungkin Anda akan mendapatkan anestesi ringan untuk membuat Anda merasa nyaman.
  • Operasi untuk mengangkat batu besar di ginjal. Prosedur yang disebut percutaneous nephrolithotomy melibatkan pengangkatan batu ginjal secara bedah menggunakan teleskop kecil dan perangkat yang dimasukkan melalui sayatan kecil di punggung. Anda akan menerima anestesi general selama operasi dan berada di rumah sakit selama satu hingga dua hari hingga Anda pulih. Dokter dapat menganjurkan operasi ini jika ESWL tidak berhasil.
  • Menggunakan scope untuk mengangkat batu. Untuk mengangkat batu yang lebih kecil di saluran kemih atau ginjal, dokter dapat memasukkan selang tipis berlampu (uretoscope) yang dilengkapi dengan kamera melalui uretra dan kandung kemih ke ureter Anda. Setelah batu terlacak, alat khusus dapat menjerat batu tersebut dan memecahnya menjadi potongan-potongan yang akan dikeluarkan lewat urine. Dokter kemudian akan menempatkan selang kecil (stent) di ureter untuk meredakan pembengkakan dan mendukung penyembuhan. Anda mungkin membutuhkan bius lokal atau total selama prosedur ini.
  • Operasi kelenjar paratiroid. Beberapa batu kalsium fosfat disebabkan oleh kelenjar paratiroid yang terlalu aktif, yang terletak di empat sudut kelenjar tiroid, tepat di bawah jakun Anda. Ketika kelenjar ini memproduksi terlalu banyak hormon paratiroid (hiperparatiroidisme), kadar kalsium Anda dapat menjadi terlalu tinggi dan batu ginjal terbentuk sebagai akibatnya.

Hiperparatiroidisme terkadang terjadi ketika tumor kecil yang jinak terbentuk di salah satu kelenjar paratiroid Anda, atau Anda terkena kondisi lain yang menyebabkan kelenjar ini memproduksi lebih banyak hormon paratiroid. Mengangkat tumor tersebut dari kelenjar menghentikan pembentukan batu ginjal. Atau dokter dapat menganjurkan pengobatan untuk kondisi yang menyebabkan kelenjar paratiroid Anda untuk memproduksi terlalu banyak hormon.

Pencegahan

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan di rumah yang dapat dilakukan untuk mencegah batu saluran kemih?

Gaya hidup dan pengobatan di rumah berikut dapat membantu Anda mengatasi batu saluran kemih:

  • Minum air di sepanjang hari. Untuk orang dengan riwayat batu ginjal, dokter biasanya menganjurkan untuk mengeluarkan urine sebanyak 2,5 liter sehari. Dokter dapat meminta Anda untuk mengukur jumlah urine yang dikeluarkan untuk memastikan bahwa Anda minum cukup air. Jika tinggal di iklim panas dan kering, atau sering berolahraga, Anda mungkin harus minum lebih banyak air untuk memproduksi cukup urine. Jika urine Anda berwarna terang dan jernih, ini berarti kemungkinan Anda telah minum cukup air.
  • Konsumsi lebih sedikit makanan yang kaya akan oksalat. Jika Anda cenderung membentuk batu kalsium oksalat, dokter dapat menganjurkan untuk membatasi makanan kaya akan oksalat. Ini termasuk rhubarb, bit, okra, bayam, Swiss chard, ubi jalar, kacang, teh, cokelat, dan produk kedelai.
  • Pilih diet rendah garam dan protein hewani. Kurangi jumlah garam yang Anda konsumsi dan pilih sumber protein non-hewani, seperti tanaman polong. Pertimbangkan menggunakan pengganti garam.
  • Mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium diizinkan, tapi berhati-hatilah dalam menggunakan suplemen kalsium. Kalsium dalam makanan tidak memberikan efek pada risiko batu ginjal. Tanyakan pada dokter sebelum Anda menggunakan suplemen kalsium, karena suplemen ini telah dikaitkan dengan peningkatan risiko batu ginjal. Diet rendah kalsium dapat meningkatkan pembentukan batu ginjal pada beberapa orang.

Jika Anda memiliki pertanyaan, konsultasikanlah pada dokter untuk memahami solusi terbaik untuk Anda.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Direview tanggal: November 30, 2018 | Terakhir Diedit: November 30, 2018

Yang juga perlu Anda baca