Anda akan melakukan apapun untuk melindungi kesehatan pernapasan anak Anda, namun “mengusir” hewan kesayangan dari rumah dapat menjadi keputusan yang sulit. Anjing dan kucing adalah pemicu umum dari alergi dan asma pada anak-anak, sehingga banyak orangtua muda yang memilih untuk menghindari risiko. Namun untungnya, Anda tidak perlu melakukannya. Para peneliti menunjukkan bahwa hewan peliharaan dapat memberi manfaat pada anak Anda. Malah, hewan kesayangan dapat berperan penting dalam mencegah asma pada anak-anak.

Hewan peliharaan dan asma

Pada beberapa tahun terakhir, kesadaran bahwa anak-anak yang bertumbuh dekat dengan anjing dan kucing lebih sedikit memiliki kemungkinan asma dibanding dengan anak-anak yang tidak memiliki hewan peliharaan. Namun dari mana manfaat berasal masih belum diketahui dengan jelas.

Ilmuwan dari University of California telah menemukan jawabannya. Debu dari rumah yang memiliki anjing memiliki struktur yang berbeda dengan debu dari rumah tanpa hewan peliharaan.

Hewan peliharaan dapat mencegah asma kambuh

Para peneliti juga menemukan bahwa jenis debu ini melindungi dari penyakit anak-anak yaitu respiratory syncytial virus (RSV). Hal ini penting, karena mengalami kasus RSV yang parah saat masih bayi dapat meningkatkan kemungkinan anak mengalami asma. Dengan mencegah RSV, risiko mengidap asma berkurang.

Penelitian terhadap debu rumah tangga dan asma

Para ilmuwan melakukan percobaan pada 3 kelompok tikus. Kelompok pertama diberi makan debu dari rumah yang memiliki anjing, kemudian diekspos terhadap kuman RSV. Kelompok kedua diekspos terhadap RSV tanpa debu rumah tangga, dan kelompok ketiga merupakan kelompok kontrol.

Kelompok tikus yang diberi makan debu terlihat tidak mengalami gejala RSV, seperti peningkatan produksi lendir, dan peradangan saluran napas seperti yang terjadi pada kelompok kedua. Kelompok pertama juga memiliki kandungan bakteri yang berbeda pada saluran pencernaan yang memberi sistem imun kemampuan untuk mencegah kuman RSV. Menurut para ilmuwan, debu dari rumah dengan anjing memiliki mikroba unik yang memberi pertahanan tersebut. Penemuan ini ditampilkan pada General Meeting of the American Society for Microbiology pada Juni 2012.

Para peneliti berencana untuk meneliti lebih jauh tentang peran mikroba dalam mencegah dan mengobati asma. Mereka berharap bahwa informasi ini dapat membantu mengerti bagaimana pencegahan asma pada anak-anak dalam skala yang lebih besar.

Apa artinya untuk Anda

Jika Anda tidak memiliki anjing, pertimbangkan untuk mengadopsinya. Periksa dengan dokter anak untuk rekomendasi terhadap jenis yang cocok untuk anak-anak, sebagai anggota keluarga baru dan juga penyedia perlindungan pernapasan.

Ingatlah bahwa beberapa anak-anak alergi terhadap hewan dan tidak dapat memiliki hewan peliharaan. Maka, selalu perhatikan gejala pada anak dan pastikan membuat keputusan berdasarkan apa yang terbaik untuk kondisi spesifiknya.

Yang juga perlu Anda baca