Apa Itu Aldosteronisme?

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum

Definisi

Apa itu aldosteronisme?

Aldosteronisme adalah kelainan hormonal yang menyebabkan tekanan darah tinggi. Kelenjar adrenal Anda menghasilkan sejumlah hormon penting, termasuk hormon aldosteron yang berfnugsi untuk menyeimbangkan sodium dan kalium dalam darah Anda.

Pada aldosteronisme, kelenjar adrenal menghasilkan hormon eldosteron yang terlalu banyak. Akibatnya, kadar kalium dan potasium dalam darah jadi tidak seimbang sehingga meningkatkan volume darah tekanan darah Anda.

Seberapa umumkah aldosteronisme?

Peningkatan kadar aldosteron bukanlah penyakit yang umum terjadi. Pria dan wanita memiliki risiko yang sama terhadap penyakit ini. Penyakit aldosteronisme adalah kondisi yang biasanya menyerang individu yang memiliki tekanan darah tinggi, serta mereka yang berusia 30-50 tahun.

Tanda-tanda & gejala

Apa saja tanda-tanda dan gejala aldosteronisme?

Tanda dan gejala utama dari penyakit aldosteronisme adalah:

  • Tekanan darah tinggi.
  • Hipokalemia atau tekanan darah tinggi  bersamaan dengan kadar kalium yang rendah.

Gejala lain dari penyakit aldosteronisme adalah:

  • Tubuh lemas
  • Kram otot
  • Mual
  • Sembelit
  • Sering buang air kecil

Dalam beberapa kasus, pasien mungkin tidak menunjukkan gejala apa pun. Kemungkinan terdapat tanda-tanda atau gejala yang tidak tercantum di atas. Jika Anda mempunyai kekhawatiran tertentu mengenai gejala, silakan konsultasikan dengan dokter Anda.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Silakan konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki risiko tekanan darah tinggi, seperti:

  • Anda berusia 45 tahun atau lebih.
  • Memiliki anggota keluarga dengan riwayat tekanan darah tinggi.
  • Kelebihan berat badan.
  • Perokok aktif.
  • Mengonsumsi alkohol.
  • Asupan nutrisi yang tidak seimbang (terlalu banyak garam dan kekurangan kalium).

Penyebab

Apa penyebab aldosteronisme?

Penyebab utama penyakit aldosteronisme adalah terlalu banyak kadar hormon adrenal aldosteron. Ada 2 jenis aldosteronisme, yaitu:

  • Hiperaldosteronisme primer terjadi ketika tumor adrenal muncul. Tumor ini adalah tumor jinak yang disebut adenoma. Gangguan ini juga dikenal sebagai sindrom Conn.
  • Hiperaldosteronisme sekunder biasanya disebabkan oleh penyakit lain di dalam tubuh seperti gagal jantung kongestif, gagal hati, penyakit ginjal, dehidrasi, atau interaksi dengan beberapa obat seperti diuretik atau fludrocortisone.

Faktor-faktor risiko

Apa yang meningkatkan risiko saya untuk aldosteronisme?

Faktor yang dapat meningkatkan risiko Anda terkena aldosteronisme adalah:

  • Memiliki tekanan darah tinggi sejak muda (sejak berusia kurang dari 30 tahun)
  • Mengonsumsi obat darah tinggi yang dikombinasikan lebih dari tiga.
  • Keluarga dengan riwayat stroke pada usia muda.
  • Rendahnya kadar kalium dalam darah.

Obat & Pengobatan

Informasi yang diberikan bukanlah pengganti nasihat medis. SELALU konsultasikan pada dokter Anda.

Apa saja pilihan pengobatan saya untuk aldosteronisme?

Dokter akan memilih metode pengobatan aldosteronisme berdasarkan penyebabnya. Secara keseluruhan, tujuan dari semua perawatan adalah untuk mencegah produksi aldosteron, dan mencegah komplikasi akibat tekanan darah tinggi serta kadar kalium yang rendah dalam darah.

Berbagai pilihan pengobatan tumor di area kelenjar adrenal di antaranya:

  • Operasi. kemungkinan dokter akan melakukan operasi untuk mengangkat tumor adrenal. Setelah operasi, tekanan darah dan kadar kalium akan membaik, dan tingkat hormon aldosteron akan kembali normal seperti semula
  • Obat. jika tidak dapat menjalani operasi, Anda sebaiknya menggunakan obat penghambat aldosteron sebagai reseptor antagonis mineralokortikoid.  Gunakanlah obat seperti yang diarahkan oleh dokter Anda. tekanan darah tinggi dan kadar kalium dalam darah juga akan menurun seiring dengan Anda berhenti merokok.

Kombinasi obat-obatan dan perubahan gaya hidup dapat secara efektif mengobati aldosteronisme primer yang disebabkan oleh terlalu banyak aktivitas dari kelenjar adrenal.

Perubahan gaya hidup dan pola makan yang sehat dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda. Selalu jaga berat badan, lakukan olahraga yang cocok untuk kondisi tubuh Anda, serta kurangi merokok dan minuman beralkohol, dan selalu gunakan obat seperti yang diarahkan oleh dokter Anda.

Apa saja tes yang biasa dilakukan untuk aldosteronisme?

Untuk mendiagnosis aldosteronisme, dokter dapat melakukan metode berikut.

  • Screening test. dokter akan melakukan tes untuk mengecek kadar aldosteron dan renin dalam darah. Renin adalah enzim yang membantu mengatur tekanan darah. Konsentrasi renin dan aldosteron yang rendah dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.
  • Pemeriksaan diagnostik. Jika hasil tes screening menunjukkan bahwa Anda berisiko meningkatkan aldosteron, dokter akan menyarankan agar Anda tetap melanjutkan tes uji, misalnya tes kadar aldosteron setelah diinfus, dan uji fludrocortisone.
  • Tes tambahan mungkin termasuk CT-scan pada perut dan pemeriksaan pembuluh darah adrenal.

Pengobatan di rumah

Apa saja perubahan gaya hidup atau pengobatan rumahan yang dapat dilakukan untuk mengatasi aldosteronisme?

Anda dapat mengontrol kondisi Anda jika Anda melakukan kebiasaan berikut ini.

  • Mempertahankan diet yang sehat. Batasi jumlah garam dalam asupan diet Anda, tambahkan suplemen sayuran dan buah. Buat makanan Anda bervariasi yang baik bagi kesehatan Anda, misalnya sereal, buah-buahan, sayuran, serta makanan rendah lemak
  • Menjaga berat badan yang ideal. Jika Anda memiliki BMI (Indeks Massa Tubuh) lebih besar atau sama dengan 25, penurunan berat badan dapat membantu mengontrol tekanan darah
  • Olahraga. Berjalan kaki dan latihan aerobik dapat membantu mengontrol tekanan darah Anda
  • Jangan merokok, batasi penggunaan minuman yang mengandung kafein atau alkohol.

Bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan dokter untuk solusi terbaik masalah Anda.

Hello Health Group tidak memberikan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Sumber

Direview tanggal: Maret 20, 2018 | Terakhir Diedit: Maret 20, 2018

Yang juga perlu Anda baca