Buat Wanita di Usia 40-an, Ini Cara Merawat Keindahan Alami Rambut Anda

Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 19 September 2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Perawatan rambut bagi wanita merupakan hal yang penting karena rambut adalah mahkota untuk wanita. Memiliki rambut sehat dan indah pasti impian semua wanita. Untuk memiliki rambut impian Anda, diperlukan perawatan yang tepat. Merawat rambut tidak hanya dilakukan pada usia muda, namun untuk semua usia.

Jika Anda berusia 40-an, kemungkinan besar Anda sudah lebih nyaman dengan kondisi kulit saat ini, merasa lebih dewasa, dan lebih percaya diri. Tidak sulit untuk menjaga rambut Anda terlihat indah di usia 40-an. Berikut beberapa tips untuk merawat rambut Anda agar tetap sehat dan indah meski sudah memasuki masa penuaan.

1. Asupan nutrisi untuk perawatan rambut wanita

Mungkin Anda semakin menyadari bahwa rambut mulai menjadi lebih halus dan lebih tipis. Ini wajar, tapi ada beberapa cara untuk membantu merangsang pertumbuhan rambut secara alami. Coba tambahkan asam amino biotin, vitamin B, zat besi, vitamin C, dan asam lemak omega-3 dalam pola makan Anda untuk merangsang pertumbuhan rambut. Anda bisa menambah asupan berbagai nutrisi tersebut dari sayur dan buah-buahan, ikan salmon, ikan tuna, tahu, telur, dan paprika kuning.

2. Kurangi menggunakan hairdryer

Mengeringkan rambut dengan hairdryer memang mudah dan cepat. Namun, jika Anda menggunakannya lebih dari beberapa kali dalam seminggu, akan berdampak pada kerusakan rambut Anda. Rambut Anda akan menjadi kering, rontok, bercabang, dan merusak kutikula rambut.

Agar rambut Anda tetap sehat dan kuat, batasi penggunaan hairdryer atau alat pemanas rambut lainnya seperti catokan. Jika Anda ingin menggunakan alat pemanas rambut, setelah keramas lapisi dulu rambut Anda dengan serum, vitamin, atau lotion khusus rambut untuk melindungi rambut Anda dari panas.

Anda juga bisa menyemprotkan hair mist yang mampu mencegah kerusakan rambut akibat panas. Namun, jangan menggunakan terlalu banyak produk perawatan rambut dengan bahan kimia tinggi karena rambut akan terasa lebih berat dan sulit dikeringkan.

3. Bebaskan diri Anda dari stres

Pekerjaan, keluarga, dan kesibukan pada umumnya bisa menambah ketegangan pada tubuh Anda. Stres dapat menyebabkan rambut putih (uban) datang lebih cepat, dan bahkan bisa menyebabkan rambut rontok.

Beberapa cara untuk mengatasi stres adalah bermeditasi selama 15 menit sehari atau berolahraga 30 menit setiap hari, misalnya dengan berjalan kaki. Anda juga sebaiknya tetap menjaga pola makan yang sehat dan seimbang.

4. Lindungi rambut Anda dari Matahari

Kulit kepala yang sehat sangat penting untuk rambut sehat setelah usia 40 tahun. Sama seperti Anda melindungi kulit Anda di bawah sinar matahari, Anda juga harus melindungi kulit kepala Anda.

Pasalnya, kerusakan karena sinar matahari dapat mempercepat proses kerusakan rambut. Paparan sinar matahari pada kulit kepala dapat menyebabkan sel stratum korneum rusak, sel epidermis menipis, dan dermis yang rusak

Memakai topi merupakan salah satu solusi yang dapat membantu Anda melindungi kulit kepala saat Anda berada di bawah sinar matahari. Solusi lainnya adalah menggunakan produk yang mengandung yang mengandung SPF untuk melindungi rambut Anda dari sinar UV. Radiasi UVA dapat mengubah warna rambut Anda, dan radiasi UVB dapat menyebabkan kehilangan protein.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Penyebab Urat Anda Menonjol dan Terlihat Jelas di Kulit

Urat menonjol pada permukaan kulit memang kerap ditemui pada orang berusia lanjut. Lalu apa artinya kalau masih muda sudah mengalami kondisi ini?

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Informasi Kesehatan 19 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Keracunan makanan dapat berujung pada kematian. Pelajari pertolongan pertama untuk menagtasi keracunan makanan di sini sebelum terlambat.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Pertolongan Pertama, Hidup Sehat 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Fungsi Testis, Anatomi, dan Risiko Penyakit yang Menyertainya

Fungsi testis sangat penting sebagai salah satu bagian organ reproduksi pria. Kenali anatomi testis normal dan risiko penyakit yang menyertai berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Kesehatan Pria, Kesehatan Penis 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit

Semua Hal yang Penting Diperhatikan Pasca Operasi Usus Buntu

Pasca operasi usus buntu Anda tidak dianjurkan kembali beraktivitas. Anda juga perlu menghindari beberapa pantangan setelah operasi usus buntu.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Kesehatan Pencernaan, Radang Usus Buntu 19 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit



Direkomendasikan untuk Anda

suplemen herbal yang harus dihindari menjelang operasi

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
kayu manis

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara tahan lama

Berbagai Cara Agar Pria Tahan Lama Saat Berhubungan Seks

Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
hidung meler

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit