Keracunan Timbal Pada Anak Bisa Berakibat Fatal, Kenali Penyebabnya

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16 Agustus 2017 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Timbal adalah logam berat yang bersifat beracun pada tubuh manusia. Timbal hadir dalam jumlah kecil di udara, tanah, debu rumah tangga, makanan, air minum, dan perhiasan murah atau mainan. Keracunan timbal terjadi ketika partikel timbal jadi menumpuk di dalam tubuh. Penumpukan zat asing ini dapat berlangsung selama beberapa bulan atau bertahun-tahun.

Sedikit saja anak atau janin dalam kandungan terpapar oleh timbal dapat menyebabkan kerusakan serius. Tubuh anak-anak yang masih dalam tahap tumbuh kembang bisa menyerap timbal dengan sangat mudah, sehingga lebih berisiko untuk efek yang berbahaya. Dalam jumlah besar, keracunan timbal dapat berakibat fatal untuk anak-anak dan orang dewasa.

Tanda dan gejala anak keracunan timbal

Paparan jangka pendek terhadap  timbal dalamtingkat tinggi dapat menyebabkan anak mual muntah dan/atau diare. Sementara itu, kasus keracunan timah yang parah tergolong jarang terjadi. Justru paparan timbal dalam jangka panjanglah yang lebih umum. Gejalanya mungkin termasuk:

Keracunan timbal secara tiba-tiba menyebabkan kerusakan otak. Anak yang keracunan timbal dalam jumlah besar dalam satu waktu sekaligus mungkin mengalami kejang atau bahkan koma.

Penyebab keracunan timbal pada anak

Keracunan timbal memiliki banyak penyebab. Yang paling umum, keracunan timbal pada anak terjadi pada anak-anak yang menelan atau menjilati benda berlapis timbal. Bayi dan anak-anak sering menempatkan barang-barang yang bukan makanan di mulut mereka. Anak-anak dapat menghirup debu yang terkontaminasi atau makan serpihan cat timbal selama renovasi rumah atau pindahan. Keracunan timbal juga dapat disebabkan oleh air minum dari pipa ledeng yang berlapis timah. Sumber-sumber lain dari keracunan timbal meliputi:

  • Udara atau tanah yang tercemar
  • Beberapa mainan, barang-barang rumah tangga, dan kosmetik
  • Make-up mata
  • Keramik mengkilap
  • Kaca bertimbal
  • Penutup tempat baterai
  • Peluru

Komplikasi keracunan timbal yang mungkin terjadi pada anak

Keracunan timbal terkait dengan efek yang merugikan pada  pertumbuhan, perhatian, dan perilaku anak-anak. Komplikasi lain mungkin termasuk:

  • Anemia
  • Kerusakan otak, ginjal dan sistem saraf
  • Rendahnya tingkat timbal dapat menyebabkan pemerosotan tingkat kecerdasan dan gangguan pendengaran.

Bagaimana dokter mendiagnosis anak yang mengalami keracunan timbal?

Dokter anak Anda dapat melakukan tes darah untuk menentukan tingkat paparan timbal pada tubuh anak, walau tak selalu perlu untuk dilakukan (tergantung dari kondisi anak). Diskusikan tingkat paparan anak Anda dengan dokter untuk melihat apakah tes darah benar diperlukan. Tes darah mungkin penting jika ada risiko paparan tinggi, karena paparan timbal tidak selalu menimbulkan gejala pada anak-anak. Tes tingkat timbal dalam darah direkomendasikan hanya untuk anak-anak yang memiliki faktor risiko.

Pengobatan untuk anak yang keracunan timbal

Untuk mengobati keracunan timbal, dokter akan mengupayakan pembersihan timbal di usus anak. Mereka juga memberikan obat anak yang disebut chelating agen. Ini adalah bahan kimia yang dapat menarik timbal keluar dari aliran darah ke dalam urin sehingga dapat terkuras habis dari tubuh.

Cara mencegah keracunan timbal untuk anak dan keluarga

Pembersihan timbal dari lingkungan sekitar anak adalah langkah pencegahan dan pengobatan utama.

Selain itu, ada beberapa langkah yang dapat Anda ambil untuk mengurangi jumlah paparan timbal di rumah Anda.

  • Rutin kuras dan bilas pipa ledeng Anda
  • Buka keran air minimal 1 menit jika air Anda tidak digunakan selama lebih dari beberapa jam.
  • Gunakan air dingin. Air panas mengandung lebih banyak timbal dari air dingin. Masak dan minum hanya dengan air dingin dari pipa.
  • Berikan bayi Anda ASI eksklusif. ASI memiliki kandungan timbal yang jauh lebih rendah daripada air keran.
  • Rajin cuci tangan. Ajari anak-anak Anda untuk sering-sering mencuci tangan. Debu timbal lebih sulit dicerna setelah mencuci tangan dengan baik.
  • Jangan taruh sepatu dalam rumah. Kotoran di sol bawah sepatu dapat mengandung timah dari tanah yang Anda telusuri selama seharian penuh
  • Hati-hati memilih dan menggunakan cat rumah. Rumah-rumah tua mungkin dilapisi oleh cat yang mengandung timbal. Jangan mengeruk atau mengikis cat karena akan meningkatkan jumlah debu timah di udara.
  • Sering bersih-bersih rumah Bersihkan rumah Anda secara teratur untuk menghilangkan partikel debu yang mungkin mengandung timbal.
  • Hindari wadah kristal timbal. Hindari menggunakan wadah timbal untuk menyajikan makanan atau minuman. Terutama bagi wanita hamil atau menuangkan minuman anak-anak dalam gelas kristal.

Kapan harus ke dokter?

Periksakan ke dokter jika Anda berpikir anak Anda mungkin telah terkena sejumlah kecil paparan timbal.

Bawa anak Anda ke  UGD terdekat, atau hubungi 118/119 jika perlu, jika anak Anda telah menelan atau menjilat mainan atau objek berlapis timbal; mengalami kejang atau koma.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy

Yang juga perlu Anda baca

Yang Harus Anda Lakukan Ketika Tabung Gas Kompor Rumah Bocor

Tabung gas bocor tidak hanya rentan menyulut kebakaran, namun juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh ketika terhirup. Seperti apa ciri tabung gas bocor?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fauzan Budi Prasetya
Hidup Sehat, Tips Sehat 12 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Yang Perlu Ortu Lakukan Saat Memergoki Anak Masturbasi

Mengetahui anak Anda melakukan masturbasi mungkin akan menimbulkan rasa kaget pada orang tua. Lalu bagaimana sebaiknya orang tua menyikapi hal tersebut?

Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Tips Parenting 8 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit

Cara Membersihkan Badan Bayi dari Kepala, Tali Pusat, Sampai Organ Intim

Kebanyakan orangtua baru bingung bagaimana cara membersihkan badan bayi. Berikut panduannya, mulai dari kepala, tali pusat, sampai organ intim si kecil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Riska Herliafifah
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 5 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit

Ciri-Ciri Anak Cacingan Berdasarkan Jenis Cacingnya

Cacingan adalah penyakit yang paling rentan dialami oleh anak-anak. Itu sebabnya, penting untuk mengetahui ciri-ciri cacingan pada anak berikut ini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 5 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

KDRT konflik rumah tangga

Alasan Psikologis Mengapa Korban KDRT Susah Lepas dari Jeratan Pasangan

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit
pelukan bayi dari orangtua distrofi otot muscular dystrophy adalah

Distrofi Otot

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 19 Oktober 2020 . Waktu baca 11 menit
bayi susah makan

Ibu Jangan Cemas, Ini Penyebab dan Penanganan untuk Bayi yang Susah Makan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 9 menit
Kulit bayi Sensitif

Ketahui 4 Tips Merawat Kulit Bayi Sensitif

Ditulis oleh: Yuliati Iswandiari
Dipublikasikan tanggal: 15 Oktober 2020 . Waktu baca 4 menit