Gabung Mama Sigi dan Pepo Dalam Misi Memberantas Masalah GigiIni adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Carla Pramudita Susanto

Menurut hasil riset global milik Unilever, 6 dari 10 anak Indonesia pernah mengalami sakit gigi dalam setahun belakangan. 4 dari 10 anak tersebut bahkan merasakan sakit dalam taraf sedang hingga parah.

Studi yang diterbitkan pada tahun 2019 ini juga mengungkapkan, 8 dari 10 orangtua Indonesia setuju bahwa sikat gigi termasuk rutinitas harian yang penting bagi anak. Namun, seperempat dari orangtua tersebut (24%) mengaku pernah membolehkan anak mereka tidak sikat gigi sebelum tidur malam.

Faktanya, kebiasaan menyikat gigi yang baik dan direkomendasikan adalah dua kali sehari; yaitu di pagi dan malam hari. Kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting untuk menunjang tumbuh kembang anak serta kesehatan fisiknya secara menyeluruh.

Dampak kesehatan gigi yang buruk pada performa dan kepercayaan diri anak di sekolah 

Menyepelekan pentingnya kesehatan gigi dan mulut tak hanya berdampak pada kesehatan fisik anak. Tanpa disadari, gigi dan mulut yang rentan bermasalah juga dapat menurunkan kepercayaan dirinya.

Kepercayaan diri yang tinggi adalah kunci sukses dari tumbuh kembang anak yang optimal. Anak-anak yang kepercayaan dirinya cenderung rendah dilaporkan kurang bersemangat dan antusias pergi ke sekolah (64%) daripada anak yang percaya diri (82%).

Sepertiga dari anak-anak tersebut melaporkan mereka tidak bersemangat pergi ke sekolah karena giginya. Sementara itu, lebih dari seperempat anak tercatat pernah harus absen tidak masuk sekolah dalam setahun belakangan karena sakit gigi.

Sakit gigi itu memang sangat mengganggu. Maka, tidak mengherankan jika kesehatan mulut yang buruk menjadi alasan utama anak-anak tidak masuk sekolah. Masalah gigi ini kemudian jadi berimbas pada performa anak di sekolah. Sering tidak masuk sekolah tentu akan memengaruhi proses belajarnya dalam jangka panjang.

Sekitar seperempat anak yang menderita sakit gigi melaporkan mereka kesulitan berkonsentrasi di kelas karena merasa nyeri nyut-nyutan. Sekitar 48% dari anak Indonesia yang mengalami sakit gigi dalam 12 bulan terakhir mengaku kurang pede ketika harus berbicara di depan orang banyak karena giginya.

Tips merawat kesehatan gigi dan mulut anak

Untuk menjaga gigi dan mulut anak, orangtua perlu menanamkan kebiasaan-kebiasaan sehat berikut ini:

  1. Ajari anak untuk menyikat giginya sendiri.
  2. Pastikan anak sikat gigi setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari.
  3. Jangan biarkan anak langsung tidur malam tanpa menyikat gigi terlebih dahulu.
  4. Gunakan pasta gigi anak ber-fluoride untuk melindungi dari asam yang bisa merusak gigi.
  5. Banyak minum air putih, kurangi minuman manis yang tinggi gula.
  6. Ganti camilan manis yang kurang sehat seperti donat atau permen dengan buah-buahan segar.
  7. Rutin periksa ke dokter gigi.

Peran orangtua sangat penting untuk memastikan anak-anak mereka menjalani semua kebiasaan ini secara rutin dan konsisten. Jangan mengurangi makanan dan minuman manis atau periksa ke dokter gigi hanya ketika gigi buah hati Anda mulai bermasalah. Kebiasaan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut harus ditanamkan secara konsisten pada anak. Dengan begitu, orangtua bisa mendukung kesehatan tubuh anak secara umum.

Untuk membantu orangtua mengajarkan anak pentingnya merawat gigi dan mulut, Pepsodent hadir dengan inisiatif Program Sekolah yang telah diselenggarakan selama lebih 25 tahun. Program ini bekerja sama dengan dokter gigi, guru, dan sukarelawan lainnya untuk mengunjungi sekolah-sekolah di Indonesia demi mengajarkan anak-anak pentingnya menyikat gigi pada pagi dan malam hari.

Pada program ini, anak-anak akan diajarkan bagaimana caranya menyikat gigi yang benar lewat lembar aktivitas, sertifikat penghargaan, bernyanyi lagu seru, dan bahkan ikrar tentang menyikat gigi. Untuk mengetahui lebih dalam tentang program tersebut, klik tautan ini. Program ini juga membantu para keluarga muda menjadikan waktu menyikat gigi lebih menyenangkan saat di rumah.

Caranya, dengan mengajak anak menonton episode harian dari Mama Sigi dan Pepo Pepsodent. Orangtua bersama Mama Sigi dan Pepo di Facebook chatbot program dapat mengajarkan anak pentingnya rajin menyikat gigi pada malam hari lewat video-video menyenangkan.

Lewat aktivitas 21 hari menyikat gigi bersama Mama Sigi dan Pepo Pepsodent, Anda dan buah hati dapat menonton video seru tentang caranya menyikat gigi yang benar bersama karakter binatang yang menggemaskan. Dengan begitu, kebiasaan menyikat gigi tidak akan lagi dianggap rutinitas yang membosankan oleh anak. Anak Anda pun dapat mulai membangun kebiasaan menyikat gigi yang baik ke depannya.

Sekarang Anda dapat membuat waktu menyikat gigi di rumah bersama anak jadi lebih menyenangkan. Setiap malam Anda akan mendapatkan notifikasi di ponsel Anda tentang episode petualangan yang terbaru. Klik tautan berikut m.me/tanyapepsodent untuk mulai menonton, ya!

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca