Periode Perkembangan

Perkembangan Bayi di Usia 5 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum.

Perkembangan bayi usia 5 minggu

Bagaimana perkembangan bayi di minggu 5?

Pada minggu pertama di bulan kedua, bayi Anda mungkin mengangkat kepalanya sebentar dan berbaring menelungkup. Sebagai tambahan, bayi juga bisa fokus melihat wajah orang lain, terutama Anda yang selalu mengasuhnya.

Pada tahap ini, bayi Anda mungkin akan mulai mendekut, berdengung, merintih, dan mengeluarkan suara-suara lain untuk mengutarakan perasaannya. Beberapa bayi juga mulai bisa memekik dan tertawa.

Anda perlu bermain, merespon, dan berbicara dengan anak Anda secara teratur. Dia akan menyukai perhatian Anda pada tahap ini. Berkomunikasilah untuk mengajarkannya tentang struktur dan fungsi bahasa. Berkomunikasi dengan bayi juga merupakan cara meningkatkan keakraban dan kasih sayang antara Anda dan bayi Anda.

Kesehatan Bayi Usia 5 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di minggu 5?

Dokter akan melakukan pemeriksaan tergantung kondisi bayi Anda. Namun, bila Anda membawa bayi ke dokter minggu ini, konsultasikanlah kepada dokter tentang hal di bawah ini:

  • Ceritakan tentang kondisi Anda dan bayi serta anggota keluarga lainnya di rumah, dan tentang cara makan dan tidur bayi, dan perkembangan umumnya
  • Pengukuran berat badan, panjang, dan lingkar kepala bayi, serta perkembangan bayi sejak lahir
  • Tinjau ulang pendengaran dan penglihatan bayi.

Apa yang harus saya ketahui di minggu 5?

Beberapa hal yang perlu Anda ketahui yaitu:

Muntah

Pada beberapa bulan pertama, kebanyakan bayi sesekali muntah alias gumoh; bahkan setiap setelah makan. Terkadang bayi muntah karena terlalu banyak makan. Tidak ada obat untuk menyembuhkan muntah. Namun Anda bisa mencoba mengurangi jumlah udara yang masuk saat bayi makan. Walaupun muntah adalah hal yang biasa dan tidak berbahaya, beberapa jenis muntah bisa menjadi masalah. Hubungi dokter bila bayi muntah diiringi dengan penurunan berat badan atau tersedak dan batuk berkepanjangan, atau muntahan berwarna cokelat atau hijau.

Alergi susu

Alergi susu adalah alergi makanan paling umum pada bayi. Bayi yang mengalami gejala alergi susu yang parah biasanya akan terus muntah dan buang air besar berair, yang mungkin juga bercampur darah. Beberapa bayi yang alergi susu mungkin juga mengalami eksim, gatal-gatal, napas berbunyi, dan hidung mengeluarkan ingus atau tersumbat kalau terpapar protein susu. Tidak ada cara mengetes alergi susu, kecuali dengan cara coba-coba. Bila Anda mencurigai adanya alergi susu, diskusikan kemungkinan alergi dengan dokter sebelum mengambil langkah apapun.

Buang air besar

Bayi menyusui biasanya mengeluarkan kotoran yang lembut atau terkadang berair. Feses bayi yang diare biasanya cair, berbau, dan mungkin mengandung lendir, sering kali disertai demam atau kehilangan berat badan. Namun diare jarang terjadi pada bayi yang hanya minum ASI eksklusif. Bila bayi ASI mengalami diare, biasanya mereka akan lebih cepat sembuh daripada bayi yang diberi susu botol.

Beberapa bayi yang diberi susu botol bisa saja tidak buang air besar selama 3-4 hari, dan ini tergolong normal. Namun, bila kotoran bayi tidak memiliki bentuk tertentu atau berbentuk bongkahan keras, anus bayi akan menjadi sakit dan berdarah karena adanya retakan atau luka, bayi mungkin mengalami sembelit.

Bila Anda mencurigai anak Anda terkena sembelit, konsultasikan kepada dokter. Biarkan bayi minum lebih banyak cairan di bawah bimbingan dokter untuk memperbaiki situasinya.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai saat usia bayi 5 minggu?

Di minggu-mingu pertama dalam bulan pertama, ada sejumlah hal yang harus Anda catat.

Pertama, tentukan apakah bayi Anda mendapatkan cukup susu dan nutrisi tambahan. Tanda-tandanya meliputi:

  • Popok bayi basah ketika diganti sebelum jam makan
  • Urin jernih
  • Anda mendengar banyak bunyi tegukan dan menelan saat menyusui
  • Bayi tampak senang dan puas setelah menyusui
  • Payudara Anda membengkak setelah air susu mengalir kembali ke dalam payudara
  • Anda merasakan air susu mengalir keluar saat bayi sedang menyusu
  • Anda tidak menstruasi selama tiga bulan pertama setelah melahirkan.

Untuk membantu bayi tidur nyenyak, Anda bisa menggunakan cara di bawah ini:

  • Berikan bayi ruang untuk tidur yang nyaman
  • Pasang suhu yang tepat untuk bayi
  • Ciptakan rasa tenang untuk bayi
  • Pastikan bayi cukup tidur di siang hari
  • Kamar tidur harus mendapatkan cahaya yang cukup di siang hari.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu selanjutnya?

Sumber
Pantau Perkembangan Anak Anda Dapatkan update mingguan di email Anda
untuk memantau perkembangan si kecil.
Error message goes here
Daftar
*Dengan mendaftar, saya setuju dengan Syarat & Ketentuan Hello Sehat.
Anak anda: [num] bulan Kami siap memandu Anda dalam perjalanan sebagai orangtua. Email pertama untuk Anda akan segera dikirim. Silakan klik tautan yang sudah kami kirim ke email Anda sebagai konfirmasi bahwa alamat email Anda sudah benar.
Sebelum mulai, silakan baca ini dulu:
Yang juga perlu Anda baca