Perkembangan Bayi di Usia 27 Minggu

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Bayi Usia 27 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 27 minggu (6 bulan 3 minggu)?

Menurut Denver II, perkembangan bayi di usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Duduk sendiri dengan baik, tanpa perlu sandaran.
  • Menumpukan berat tubuhnya pada kaki.
  • Menggulingkan tubuhnya.
  • Berubah posisi dari berbaring menjadi duduk, atau dari berdiri menjadi duduk.
  • Mengucapkan “ooh” dan “aah”.
  • Menirukan suara yang didengarnya.
  • Tertawa lepas ketika Anda mengajaknya bercanda atau bicara.
  • Memekik.
  • Mengubah suara seolah hendak bicara.
  • Mengatakan 1 kosa kata, seperti “a”, “i”, “o”, dan lainnya.
  • Memegang mainan maupun objek lain.
  • Mengikuti atau melihat apa pun ke berbagai arah.
  • Melihat dan memandang wajah orang di sekitarnya.
  • Berusaha mengambil mainan atau objek yang jauh dari jangkauannya
  • Mengenali wajah orang-orang terdekatnya.
  • Tersenyum sendiri atau merespons senyuman orang lain.
  • Mengenali tangannya sendiri.
  • Bermain dengan mainannya.
  • Makan sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Saat ini, perkembangan bayi Anda telah memasuki usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu. Dari segi motorik kasar, Anda masih akan melihat si kecil tampak semakin handal dalam berubah posisi dari berdiri atau berbaring, kemudian menjadi duduk.

Buah hati Anda juga sering berguling ke sana kemari sendiri, dan ia mampu duduk secara mandiri dengan tegak tanpa perlu sandaran.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Kemampuan bayi dalam berkomunikasi di perkembangan usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu ini sudah semakin mengagumkan. Selain masih menangis, bayi Anda juga akan lebih sering tertawa, memekik, serta mengatakan “ooh” dan “aah”.

Lebih membanggakan lagi, si kecil sekarang mulai mampu mengatakan satu kosa kata. Seperti “a”, “i”, “o”, dan lain sebagainya. Selain itu, si kecil juga sudah mulai mengoceh dan bisa berkata “mama”, “dada”, walau masih belum jelas.

Kemampuan motorik halus

Setelah berhasil meraih objek yang ada di sekitarnya, bayi juga dapat melakukan perkembangan motorik halus lainnya di usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu. Meliputi mencari benang atau benda yang sejenisnya, serta mengumpulkan atau menyatukan kismis saat sedang makan.

Kemampuan sosial dan emosional

Si kecil masih akan terus tersenyum di kala bermain sendiri, atau saat diajak bicara dan bercanda oleh orang lain. Ia juga bisa makan sendiri di atas kursi makan bayi, meski masih berceceran dan tidak rapi.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 27 minggu?

Pada tahap usia perkembangan bayi 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu ini, bayi sudah menunjukkan keahliannya untuk makan sendiri. Anda bisa menyuapinya, tapi biarkan juga ia belajar cara menyuap makanan. 

Bagilah makanan menjadi 4-5 bagian ke dalam tempat makan bayi atau di atas piring yang tidak mudah pecah. Untuk mencegah risiko tersedak, cara terbaik adalah memberi makan bayi saat duduk tegap di atas kursi, bayi harus duduk lebih tinggi di dalam kursi kereta dorong.

Pada tahap usia perkembangan bayi 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu, bayi mungkin ingin makan tapi tidak punya gigi. Jadi mulailah dengan makanan yang bisa dia kunyah dengan gusi atau dilumat di dalam mulutnya.

Saat bayi sudah berusia hampir 1 tahun, Anda bisa memberikan makanan dengan porsi yang lebih besar. Bacakan buku untuk meningkatkan keahlian bayi dan membuat mereka menjadi senang membaca.

Anak mungkin tidak memiliki kesabaran saat duduk ketika Anda membacakan cerita, tapi jangan kecewa. Berapapun usia anak, membaca bisa membantunya berbaur dengan masyarakat di luar.

Kesehatan Bayi Usia 27 Minggu

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 27 minggu?

Pada tahap usia perkembangan bayi 27 minggu ini, dokter akan melakukan tes fisik secara keseluruhan, menggunakan teknik diagnosis dan pemeriksaan yang berbeda-beda. Dokter atau perawat akan memeriksa semua atau sebagian hal berikut:

  • Vaksinasi kali ketiga jika anak sehat dan tidak ada kontraindikasi lainnya. Pastikan untuk berdiskusi dengan dokter tentang reaksi yang mungkin muncul sebelum suntikan.
  • Tanyakan dokter mengenai respons apa yang dapat muncul selama vaksinasi ketiga? Bagaimana cara menangani reaksi dalam tubuh? Seperti apa reaksi bayi saat Anda menghubungi dokter? Makanan macam apa yang bayi harus makan saat ini?

Jangan ragu untuk segera berkonsultasi ke dokter jika anak mengalami masalah tertentu yang tidak bisa ditunggu hingga kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 27 minggu?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di usia perkembangan bayi 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu, yaitu:

1. Membawa anak sakit ke ruang gawat darurat

Mungkin terdengar agar menakutkan bagi para orangtua ketika mendengar anak dibawa ke UGD. Namun setidaknya Anda harus siap untuk mencegah kasus terburuk. Alasan paling umum bagi anak ke ruang gawat darurat adalah reaksi alergi serius, demam tinggi, atau asma.

Selain itu, ada hal-hal lain yang bikin bayi harus dibawa ke UGD ketika Anak Anda jatuh. Kemudian membuat ada bagian tubuhnya ada yang sobek luka sampai perlu dijahit atau menelan benda kecil.

Selain itu, jika anak kesulitan bernapas karena suatu alasan atau anafilaktik, hubungi gawat darurat rumah sakit. Sebelum keadaan darurat mungkin terjadi, Anda harus tahu ruang darurat terdekat (idealnya di RS anak) dan rute menuju ke sana.

Staf medis di ruang gawat darurat akan menyuruh Anda untuk mengisi formulir, jadi simpan informasi asuransi kesehatan dan nama Anda, nomor telepon Anda, dan dokter anak.

2. Memberikan susu sapi

Biasanya, Anda tidak disarankan untuk memberikan bayi susu sapi sebelum bayi berusia setahun. Anda dapat memberikan bayi susu formula kaya zat besi khusus untuk bayi. Konsultasikanlah kepada dokter sebelum memutuskan jenis formula bayi saat Anda untuk memutuskan untuk menyapih bayi.

Ketika bayi mulai minum susu sapi setelah setahun, pastikan Anda menggunakan whole milk atau skim milk daripada susu tanpa atau rendah lemak. Whole milk umumnya disarankan setelah anak berusia 2 tahun, walaupun beberapa dokter mengizinkan penggunaan susu yang mengandung 2% lemak untuk anak berusia lebih dari 18 bulan.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang harus saya perhatikan pada perkembangan bayi 27 minggu?

Berikut yang harus Anda perhatikan dalam perkembangan bayi usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu:

1. Pentingnya menyikat gigi bayi

Ada banyak alasan mengapa Anda harus menyikat gigi bayi di usia 27 minggu atau 6 bulan 3 minggu. Pertama, bayi nantinya akan memiliki gigi permanen. Gigi pertama yang rusak atau membusuk, bisa lepas dan mengubah bentuk mulut secara permanen.

Terlebih, bayi juga akan menggunakan gigi tersebut untuk menggigit dan mengunyah selama beberapa tahun sebelum digantikan oleh gigi permanen. Gigi yang sehat penting untuk perkembangan cara berbicara dan penampilan.

Hal tersebut sangat penting untuk anak sampai masa dewasa. Kedua, Anda harus mulai mempraktikkan kebiasaan menyikat gigi pada bayi segera. Kebiasaan menjaga gigi yang baik akan menjadi dasar yang kuat untuk memastikan gigi bayi sehat sampai gigi permanennya tumbuh.

2. Alternatif lain membersihkan gigi bayi

Selain menyikat gigi, Anda bisa menggunakan bantalan kasa, handuk bersih, pelindung jari sekali pakai yang didesain khusus atau sikat gigi yang lembut atau sikat gigi khusus bayi (dengan sikat yang tidak lebih dari 3 baris) yang dibasahi dengan air untuk membersihkan gigi bayi.

Bersihkan dan sikat gigi bayi setelah makan dan sebelum tidur. Ingat agar menyikatnya dengan lembut dan tak lupa mengelap lidah karena lidah adalah sarang bakteri. Jangan menggunakan odol, tapi Anda masih bisa memberikan sedikit odol untuk menambah rasa pada sikat gigi jika bayi mulai suka disikat.

Di samping perawatan gigi, nutrisi yang cukup juga penting bagi kesehatan mulut bayi. Mulailah makan makanan bergizi sekarang. Pastikan menambahkan cukup kalsium, fosfor, fluorine, mineral, dan vitamin lainnya untuk bayi.

Terutama vitamin C, yang membantu mempertahankan kesehatan gusi. Batasi juga makanan yang kaya gula buatan (termasuk biskuit), atau gula alami yang membuat lengket (seperti buah kering, bahkan kismis). Makanan tersebut dipercaya bisa membantu mencegah nyeri yang terkait dengan karies gigi dan gusi berdarah.

Anda perlu membatasi jumlah makanan manis untuk bayi maksimal sekali atau dua kali dalam seminggu. Karena semakin banyak konsumsi gula, semakin berisiko mengalami pembusukan gigi. Berikan bayi makanan manis pada jam makan, jangan memberikannya di antara jadwal makan.

Sikatlah gigi bayi setelah dia makan makanan manis. Pemeriksaan kesehatan berkala kali pertama dilakukan di antara bulan ke-6 dan ke-12, untuk anak dengan risiko karies gigi tinggi. Beberapa hal juga dapat meningkatkan risiko pembusukan gigi. 

Misalnya karena sering minum jus buah atau susu formula sebelum tidur tanpa menyikat gigi, atau menghabiskan lebih banyak waktu mengisap botol. Periksakan gigi bayi secepatnya untuk mencegah penyakit periodontitis nantinya. Jika bayi bergigi jarang, gigi bayi biasanya akan terisi kembali setelahnya sehingga kasus ini jarang memerlukan campur tangan awal Anda dan dokter gigi.

Bagaimana perkembangan bayi Anda di minggu ke-28?

Sumber
Yang juga perlu Anda baca