Perkembangan Bayi 10 Minggu atau 2 Bulan 2 Minggu

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15/01/2020
Bagikan sekarang

Perkembangan Bayi Usia 10 Minggu

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 10 minggu  atau 2 bulan 2 minggu?

Menurut tes skiring perkembangan anak Denver II, perkembangan bayi di usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, umumnya sudah mencapai hal-hal berikut ini:

  • Mampu melakukan gerakan tangan dan kaki bersamaan.
  • Mampu mengangkat kepalanya sendiri.
  • Mulai mampu mengangkat kepalanya sekitar 90 derajat.
  • Mulai belajar duduk sendiri, dan menjaga keseimbangan tubuhnya saat duduk.
  • Mulai belajar berguling sendiri.
  • Mampu bersuara dengan menangis.
  • Menunjukkan respons ketika mendengar suara bel.
  • Mampu mengatakan “ooh” dan “aah”.
  • Mulai mampu tertawa.
  • Mulai mampu memekik.
  • Mulai mampu menyatukan kedua tangan atau menggunakan kemampuan kedua tangannya.
  • Melihat dan mengamati wajah orang di dekatnya.
  • Mampu tersenyum kembali atau tiba-tiba saat diajak bicara.
  • Mampu tersenyum sendiri.

Kemampuan motorik kasar

Kedua tangan dan kaki bayi masih akan terus bergerak-gerak secara bersama selama masa perkembangan di usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini. Setelah di awal usianya si kecil mampu mengangkat kepalanya sendiri, kini setidaknya ia sudah bisa mengangkat kepalanya sekitar 90 derajat.

Bahkan ketika melihat ada pergerakan objek atau orang yang menarik, bayi di perkembangan 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu mampu memiringkan kepala dan mengikuti arah pergerakan tersebut.

Selain itu, di perkembangan usia 10 minggu ini bayi juga mulai belajar untuk duduk sendiri dengan menjaga keseimbangan tubuhnya. Bahkan, bayi mulai berguling sendiri pada masa ini.

Kemampuan komunikasi dan bahasa

Perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu mampu menunjukkan respons saat mendengar suara bel. Di perkembangan usia 10 minggu ini juga, bayi dapat mengucapkan “ooh” dan “aah” sebagai bentuk komunikasinya, si kecil juga mulai menunjukkan perkembangan lain.

Dalam kemampuan komunikasi dan bahasanya, buah hati Anda kini telah dapat tertawa pada hal apa saja yang menarik menurutnya. Misalnya saat diajak bicara atau melihat mimik wajah lucu yang ditujukan padanya.

Perkembangan bayi usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu kini juga terlihat mulai bisa tertawa dan memekik, meski masih perlu belajar lagi.

Kemampuan motorik halus

Gerakan kedua tangannya yang tanpa arah masih akan terus dilakukan pada masa perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini. Selain itu, ia juga dapat memerhatikan objek yang berada di garis tengah maupun di dekatnya.

Kemampuan sosial dan emosional

Selain mampu memerhatikan dan mengenali wajah orang yang sering bersamanya, perkembangan bayi 10 minggu juga bisa tersenyum dengan riangnya saat diajak bicara.

Bahkan meski sedang tidak diajak bicara pun, perkembangan bayi 2 bulan 2 minggu ini refleks akan tersenyum sendiri saat melihat hal lainnya.

Apa yang harus dilakukan untuk membantu perkembangan bayi usia 10 minggu?

Untuk mendukung perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, Anda bisa mencoba cara. Mulai dari mengajak bayi berbicara kapan pun dan di mana pun.

Meski si kecil belum mengetahui apa yang Anda katakan, tapi hal ini dapat membantu melatih perkembangan bayi 10 minggu dalam mengenali suara orangtuanya.

Beri kesempatan bayi untuk melatih perkembangan bayi 2 bulan 2 minggu dalam merespons sesuatu. Berkomunikasi dengan bayi yang dilakukan dengan berbicara dengan bayi akan membuatnya lebih cepat belajar bicara. Tanggapi setiap ocehan bayi Anda dengan memberikan ekspresi wajah yang antusias.

Anda juga bisa memainkan nada suara saat berbicara, bernyanyi untuk si kecil, dan membacakan membaca dongeng untuk bayi. Perhatikan sinyal dari bayi ketika ia mulai bosan mendengarkan suara Anda pada perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini.

Hal ini ditunjukkan dengan berbagai reaksi, misalnya sering menutup mata, mengalihkan pandangan, menangis, atau mudah marah. Anda dapat memberikan mainan sebagai pengganti. Mainan juga dapat melatih jangkauan tangan bayi di perkembangan bayi 10 minggu ini.

Kesehatan Bayi Usia 10 Minggu

Apa yang perlu didiskusikan dengan dokter di minggu 10 atau 2 bulan 2 minggu?

Beberapa hal yang dapat Anda diskusikan dengan dokter terkait perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, di antaranya:

  • Tanyakan pada dokter aktivitas apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan, serta pola makan dan tidur. Intinya, semua hal terkait perkembangan dan perawatan bayi bila Anda ada niat untuk kembali bekerja di usia 10 minggu ini.
  • Tanyakan pada dokter jika Anda mengkhawatirkan kondisi si kecil jika Anda memutuskan untuk kembali bekerja.

Jika memang bayi Anda tidak mengalami kondisi medis serius, kebanyakan dokter tidak akan melakukan pemeriksaan kesehatan pada perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini.

Akan tetapi, jangan ragu untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada perkembangan bayi 10 minggu yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 10 minggu?

Agar perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu lebih optimal, ada beberapa hal yang harus diketahui orangtua ketika merawatnya, yaitu:

1. Refluks pada bayi

Refluks asam lambung pada bayi terjadi ketika makanan dan asam lambung, bergerak dari perut menuju esofagus (kerongkongan). Pada sebagian bayi, hal ini mungkin akan menyebabkan bayi gumoh, alias menyemburkan susu atau muntah setelah disusui.

Hal ini sebenarnya wajar dan cenderung tidak berbahaya. Akan tetapi, sebaiknya Anda segera membawa bayi Anda ke dokter jika pada perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini bayi menunjukkan gejala seperti:

  • Terlihat kesakitan.
  • Tidak mau menyusu.
  • Berat badannya tidak naik.
  • Susu yang dikeluarkan berubah warna menjadi kehijauan, kekuningan, atau kecokelatan seperti darah.
  • Tersedak dan batuk.
  • Sesak atau sulit bernapas.

Gejala tersebut biasanya menunjukkan kondisi yang tak normal pada perkembangan bayi 10 minggu. Pasalnya hal ini bisa jadi tanda si kecil mengalami gastroesophageal reflux disease (GERD) atau yang juga sering disebut refluks asam lambung.

Anda juga bisa menegakkan bayi selama dan sesudah makan, dengan kepala mereka diangkat sekitar 30 derajat untuk mencegah refluks. Sekalipun bayi terus-menerus sendawa, metode ini juga dapat membantu meredakan gejala refluks.

Dokter mungkin meresepkan obat yang membantu mengurangi asam di dalam perut atau penghambat asam untuk diminum bayi setiap hari. Obat ini mirip dengan obat maag untuk orang dewasa. Ingat, Anda tidak boleh memberikan obat-obatan apapun tanpa persetujuan dokter, termasuk di perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini.

2. Berguling dan membalikkan badan

Pada perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, mereka biasanya sudah bisa berbaring dari satu sisi ke sisi lainnya dan sebaliknya. Saat anak menjadi lebih aktif, berarti Anda harus menggunakan salah satu tangan untuk menahan tubuhnya saat mengganti popok bayi.

Anda tidak boleh membiarkan bayi berbaring di atas ranjang atau tempat manapun yang terlalu tinggi dan jauh dari atas lantai atau tanah tanpa mengawasi bayi. Ini karena perkembangan bayi 10 minggu dapat, bergerak, berpindah, dan mudah jatuh.

Hal-hal yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada bayi usia 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu?

Beberapa hal yang harus Anda perhatikan pada perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu, di antaranya:

Mengeluarkan air liur

Kelenjar air liur bayi mulai berfungsi sejak bayi masih berada di dalam kandungan. Namun, pada tahap perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu umumnya produksi air liur meningkat.

Hal ini membuat bayi sering mengeluarkan air liur. Pada usia ini juga bayi cenderung memasukkan benda apapun ke dalam mulut sehingga jumlah air liur yang keluar akan lebih banyak daripada air liur yang ia telan.

Meski begitu, Anda perlu tahu bahwa mengeluarkan air liur bukan berarti bayi Anda sedang dalam proses pertumbuhan gigi.

Kebanyakan gigi pertama bayi tumbuh pada usia 4-7 bulan. Bila anak berkembang lebih dini, salah satu dari 2 gigi rahang bawah akan tumbuh ketika anak berusia 3 bulan.

Mendengkur

Pada awalnya, suara mendengkur atau ngorok pada bayi bisa muncul kapan saja. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Anda akan menyadari bahwa suara-suara ini muncul setiap kali ia selesai menyusu sebagai salah satu tanda bayi kenyang menyusu, saat dia melihat diri sendiri di depan cermin, atau bahkan melihat mainan bebek yang digantung di ranjang goyang.

Dalam tahap perkembangan bayi 10 minggu atau 2 bulan 2 minggu ini, ia juga akan menggunakan tenggorokan, lidah, dan mulutnya untuk mencoba-coba membuat suara.

Bagi orangtua, mendengkur adalah suara pertama bayi yang dibuat setelah menangis. Dalam beberapa minggu sampai beberapa bulan, bayi Anda akan mulai tertawa terbahak-bahak, atau menjerit yang umumnya terjadi saat bayi berumur 3 bulan, dan membuat suara lainnya.

Bagaimana perkembangan bayi 11 minggu?

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"
    Sumber

    Yang juga perlu Anda baca

    Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

    Berat badan bayi ideal merupakan patokan utama terhadap kualitas perkembangan dari bayi. Berapa seharusnya berat badan bayi di satu tahun pertamanya?

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

    Berbagai Bahaya yang Ditimbulkan Akibat Melakukan Aborsi Sendiri

    Tahukah Anda, bahwa melakukan aborsi sendiri dapat menyebabkan munculnya penyakit ganas pada sang ibu? Itulah penyebab utama dari kematian ibu di dunia.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Adinda Rudystina
    Melahirkan, Kehamilan 01/04/2020

    Cara Mengatasi Sembelit (Susah BAB) pada Bayi

    Sembelit bisa menyerang bayi. Jangan khawatir, lihat cara mengatasi sembelit pada bayi sekaligus obat untuk meringankan gejalanya berikut ini.

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji

    Bermain Bersama Membuat Otak Bayi dan Orangtua Makin Terhubung

    Bermain bersama bayi tidak hanya terasa menyenangkan, tapi juga bisa memperkuat ikatan emosional Anda dan buah hati. Ini penjelasan ilmiahnya.

    Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
    Ditulis oleh: Diah Ayu

    Direkomendasikan untuk Anda

    Pilihan Obat yang Ampuh untuk Meredakan Gejala Muntaber

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 21/05/2020
    susu formula yang tidak bikin sembelit untuk bayi anak

    Pilihan Susu Formula Agar Bayi Tidak Sembelit

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Dipublikasikan tanggal: 22/04/2020
    rumah aman agar anak bebas bergerak

    Tips Membuat Rumah Aman untuk Anak Bebas Bergerak

    Ditinjau secara medis oleh: dr Mikhael Yosia
    Ditulis oleh: Ihda Fadila
    Dipublikasikan tanggal: 05/04/2020
    gedemam berdarah muntah

    4 Cara Agar Tidak Lemas Akibat Muntah-muntah Saat DBD

    Ditinjau secara medis oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
    Ditulis oleh: Roby Rizki
    Dipublikasikan tanggal: 03/04/2020