Perkembangan Balita di Usia 17 Bulan

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Perkembangan Balita Usia 17 Bulan

Bagaimana seharusnya perkembangan bayi 17 bulan (1 tahun 5 bulan)?

Perkembangan bayi 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan umumnya sudah mencapai beberapa hal, yaitu:

  • Sering berteriak
  • Makin sering naik tangga sambil memegang tiang atau tangan orang lain
  • belajar menendang bola
  • Mulai fasih mengatakan 6 kata
  • Bicaranya mulai jelas
  • Bisa menumpuk 4 balok
  • Makan dengan memegang sendok dan garpu sendiri

Motorik kasar

Dalam grafik milestones Denver II, perkembangan bayi di usia 17 bulan atau 1 tahun 15 bulan ini, si kecil mulai lancar berjalan, berlari, dan makin sering menaiki anak tangga sambil memegang tangan orang lain. Di fase ini, anak sangat senang berlari menendang bola lalu mengejarnya, dan melemparkan kembali.

Motorik halus

Memasuki usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan, anak semakin mahir menyusun balok sampai empat tingkat. Selain itu, hal menarik lainnya yang akan Anda liat yakni si kecil mampu menyortir atau memisahkan mainannya berdasarkan masing-masing bentuk dan warna.

Ia mulai memahami seperti apa mainan dan benda lain tampak memiliki bentuk atau warna yang serupa, dan seperti apa yang berbeda.

Kemampuan berbahasa

Hal menarik yang juga akan Anda saksikan pada perkembangan bayi 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan yakni perubahan dirinya yang sangat suka berbicara. Ini biasanya terjadi saat si kecil mengerti kata-kata baru.

Hanya saja, pengucapan yang ia sampaikan belum begitu tepat. Di sinilah Anda akan melihat betapa lucunya proses perkembangan dan pertumbuhan si kecil. Biarkan ia menikmati usahanya sendiri dalam belajar bicara.

Namun, tetap ulangi dan benarkan perkataannya yang kurang tepat, sehingga ia bisa tahu dan belajar apa yang sebenarnya harus ia ucapkan. Melihat balita belajar bicara merupakan salah satu pengalaman yang menarik sebagai orangtua.

Ada balita yang berbicara dengan kata-kata yang dipahaminya, dan sesekali bercampur dengan kata-kata lain. Sedangkan yang lain, bisa mengatakan beberapa kata dengan jelas dan menambahkannya dengan kata-kata lainnya. Sampai akhirnya, mereka berhasil mengerti beragam kosa kata dan menyusun kalimat sendiri.

Kemampuan sosial dan emosional

Anda mungkin akan mendengar suara teriakan si kecil. Setelah mengetahui dirinya mahir berteriak, si kecil bisa saja memanfaatkan kemampuannya ini hampir setiap hari.

Jadi, bersiaplah untuk mendengar ocehan-ocehan disertai teriakan kencangnya kapan pun ia ingin melakukannya. Selain menyukai proses saat dirinya berteriak, si kecil juga senang dengan perhatian yang ia dapatkan setelah berteriak.

Apa yang harus saya lakukan untuk membantu perkembangan bayi 17 bulan?

Mengulang apa yang dikatakan anak

Seiring perkembangan lidah dan mulutnya, lafal si kecil dalam berbicara juga akan semakin membaik. Anda bisa membantu perkembangannya dengan mengulang apa yang ia katakan. Cara ini akan memperbaiki lafal dan membantu orang lain yang berusaha memahami perkataan anak Anda, misalnya ayahnya.

Dengan waktu dan kesabaran, pada akhirnya si kecil dapat mengatasi sendiri kondisi ini. Selain itu, karena berada di masa sedang senang-senangnya berteriak atas hal apa pun, si kecil bisa saja tiba-tiba berteriak di samping telinga Anda.

Sebelum memarahinya, ingatkan terlebih dahulu bahwa apa yang ia lakukan ini mengganggu dan menyakiti telinga Anda. Bila perlu, tegaskan padanya dengan mengatakan, “Mama nggak bisa dengar kakak ya, kalau ngomongnya teriak-teriak begitu. Coba kakak ngomong seperti biasa aja.”

Sampaikan juga, “Berteriak itu hanya boleh kakak pakai kalau kita lagi ada di luar rumah, misalnya kakak sama mama lagi main di taman. Tapi kalau di rumah, kakak tetap harus ngomong seperti biasa, ya.”

Saat menyampaikan hal tersebut, pastikan nada bicara Anda tetap tenang meskipun sebenarnya sedang kesal. Tips lainnya jika Anda ingin si kecil memelankan nada suaranya, Anda bisa berbicara seperti berbisik ke padanya.

Mengucapkan benda yang anak lihat

Untuk mendukung perkembangan bayi usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan, Anda bisa mengucapkan setiap objek atau benda yang balita lihat. Tujuannya untuk memudahkan si kecil saat belajar kosa kata.

Selain menyampaikan kosa kata baru, Anda juga bisa memancing ingatan balita dengan menunjuk dan bertanya nama benda tersebut.

Kesehatan Balita Usia 17 Bulan

Apa yang perlu saya diskusikan dengan dokter di 17 bulan?

Ketika melakukan pemeriksaan terkait kondisi fisik dan perkembangan bayi usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan, berikut hal berikut mungkin akan dilakukan dokter:

  • Mengukur berat badan untuk memastikan balita tumbuh dengan sehat.
  • Memeriksa jantung dan pernapasannya.
  • Memeriksa mata dan telinganya.
  • Mengukur lingkar kepala balita untuk mengetahui pertumbuhan otaknya.
  • Memberikan imunisasi anak sesuai jadwalnya.
  • Memerhatikan kesehatan balita, seperti cara melihat gejala infeksi telinga, pilek dan flu.
  • Menjawab pertanyaan Anda mengenai toilet training atau belajar menggunakan toilet sendiri untuk balita.
  • Memberikan wawasan mengenai perkembangan, emosi, dan perilaku balita.
  • Skrining atau pemeriksaan anemia dan keracunan timbal dengan melakukan tes darah pada anak Anda jika memiliki faktor risiko.

Pertanyaan ini akan membantu dokter menilai perkembangan dan kesehatannya. Anda harus diskusikan hal-hal tambahan yang Anda khawatirkan. Saat ini, balita Anda seharusnya sudah mulai melakukan langkah pertamanya.

Kemampuan berjalan bayi biasanya mulai terlihat antara usia 9-18 bulan. Jika ia berjalan dengan tumit atau miring ke satu sisi, beri tahukan dokter sehingga ia dapat menilai kemampuan motoriknya.

Jangan tunda untuk mengonsultasikannya dengan dokter apabila ada masalah pada balita yang tidak bisa ditunggu sampai kunjungan berikutnya.

Apa yang harus diketahui pada perkembangan bayi 17 bulan?

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui di perkembangan bayi usia 15 bulan alias 1 tahun 3 bulan, meliputi:

1. Jam tidur balita

Kebanyakan balita pada usia ini tidur selama 11 jam di malam hari dan tidur siang selama 2 jam. Tidur malam biasanya sulit karena anak lebih memilih aktif dan bermain. Balita juga dapat menolak tidur karena takut gelap atau takut sendirian.

2. Kebiasaan makan balita

Ketika pemeriksaan rutin berlangsung, dokter mungkin akan bertanya apakah balita mendapatkan makanan seimbang dan bervariasi setiap harinya. Dokter mungkin menyarankan beberapa makanan ringan sehat, atau cara membuat si kecil betah duduk lama saat makan.

Ini karena kebanyakan perkembangan bayi di usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan biasanya kurang menyukai duduk di kursi tingginya untuk makan. Anda juga perlu tahu bahwa di usianya saat ini, si kecil sudah mulai dapat memilih makanan mana yang ingin dimakannya dan mana yang tidak (picky eater).

Usahakan untuk menawarkan berbagai jenis makanan pada si kecil, guna memenuhi kebutuhan gizi balita Anda. Di suatu waktu si kecil bisa makan dalam porsi banyak, sementara di waktu lainnya tidak terlalu banyak. Cobalah untuk memahami seperti apa selera makannya, sehingga bisa memudahkan Anda saat menyiapkan makan untuknya.

3. Waktu untuk mulai melakukan toilet training

Banyak balita mengembangkan kemampuan fisik dan kognitif untuk toilet training, seperti mampu melepas dan memakai celananya dengan mudah, antara 18 dan 24 bulan. Namun, beberapa anak belum memulainya hingga berusia 4 tahun.

Jadi, sebaiknya liat dan sesuaikan kembali dengan perkembangan bayi Anda di usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan ini.

Yang Harus Diperhatikan

Apa yang perlu diwaspadai pada perkembangan bayi 17 bulan?

Selama masa perkembangan, termasuk di usia 17 bulan atau 1 tahun 5 bulan ini, keingintahuan bayi sedang cukup tinggi. Ia bisa berjalan dan menghampiri berbagai objek yang menarik perhatiannya tanpa melihat situasi dan kondisi di sekitarnya terlebih dahulu.

Di sinilah cedera sering kali terjadi karena si kecil kurang berhati-hati, khususnya ketika perhatian Anda pada balita sedang lengah. Misalnya di tengah kesibukan pada pagi hari, saat sedang menyiapkan makan malam, dan waktu-waktu lainnya.

Dari berbagai kemungkinan “kecelakaan” pada balita, beberapa di antaranya seperti terjatuh dari tangga, maupun kursi yang sedang ia naiki. Usahakan untuk tetap waspada dan mengawasi si kecil di sela-sela kegiatan Anda. Begitu pula ketika ia sedang bermain di luar rumah, jangan lengah dalam memerhatikannya.

Seperti apa pertumbuhan bayi pada usia bulan ke-18?

Sumber