5 Nutrisi untuk Otak Anak yang Bermanfaat Meningkatkan Kecerdasan

Ini adalah artikel sponsor. Informasi selengkapnya mengenai Kebijakan Pengiklan dan Sponsor kami, silakan baca di sini.

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 2 Desember 2020 . Waktu baca 8 menit
Bagikan sekarang

Semua orangtua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang sehat dan cerdas. Anak diharapkan mudah berkonsentrasi, mampu memahami pelajaran, dan mencapai prestasi yang gemilang di sekolah. Salah satu cara yang dapat Anda lakukan yaitu memberikan makanan padat gizi untuk anak setiap hari. Namun, apakah ada nutrisi untuk otak anak yang dapat membantu meningkatkan kecerdasan? Yuk, cari tahu lewat ulasan berikut ini.

Nutrisi untuk meningkatkan kecerdasan otak anak

Kebutuhan nutrisi otak anak tidak hanya perlu dipenuhi pada usia perkembangan balita (bawah lima tahun).

Nutrisi ini juga penting untuk dipenuhi selama masa perkembangan anak 6-9 tahun demi menunjang tumbuh kembangnya.

Menurut sebuah artikel yang dimuat dalam Virtual Lab School, kemampuan berpikir anak pada usia sekolah akan semakin meningkat.

Ini karena karena anak banyak bertemu dengan orang baru, pergi ke berbagai tempat baru, dan menemukan banyak hal-hal menarik.

Hal ini menunjukkan kebutuhan nutrisi untuk otak anak juga semakin tinggi.

Sebagai orangtua, Anda tentu ingin dapat menunjang perkembangan otak yang sedang dialami anak dengan memberikan makanan yang kaya akan nutrisi yang dibutuhkannya.

Perkembangan otak ini nantinya dapat mendukung perkembangan kognitif anak, perkembangan sosial anak, perkembangan emosi anak, hingga perkembangan fisik anak.

Oleh sebab itu, Anda perlu tahu apa saja makanan dengan kandungan nutrisi yang dibutuhkan untuk membantu perkembangan otak sekaligus kecerdasan anak.

Beberapa nutrisi khusus yang dapat menunjang perkembangan otak anak secara lebih optimal:

1. Omega-3 dan omega-6

Omega-3 dan omega-6 adalah dua jenis asam lemak yang sangat dibutuhkan oleh otak anak.

Jika Anda pernah mendengar istilah DHA dan AA, kedua nutrisi tersebut merupakan bentuk lain dari asam lemak omega-3 dan omega-6.

Kedua asam lemak ini dapat menunjang perkembangan otak anak menjadi lebih optimal.

DHA, yang merupakan bagian dari asam lemak omega-3, dapat membangun 8% dari total berat otak. Hal ini jelas bermanfaat untuk mengoptimalkan fungsi otak anak.

Asam lemak omega-3 yang didapatkan dari makanan akan diubah menjadi DHA dengan bantuan enzim delta-4-desaturase.

Sayangnya, anak usia 3 tahun tidak memiliki enzim ini dalam jumlah yang banyak. Itu sebabnya, anak perlu diberikan susu yang tinggi omega 3, 6, dan DHA supaya kecerdasannya semakin meningkat.

Selain itu, Anda juga bisa memenuhi asupan nutrisi yang dibutuhkan oleh otak anak ini dengan memberikan beragam jenis ikan berminyak.

Sebagai contoh, ikan berminyak yang termasuk makanan sumber asam lemak omega-3 adalah salmon, makarel, dan sarden.

Sementara itu, untuk menambah asupan asam lemak omega-6 anak, Anda bisa memberikannya kacang-kacangan seperti kedelai, almond, dan mete sebagai camilannya.

Saat ini juga tersedia susu untuk anak yang sudah diperkaya dengan kedua nutrisi yang dibutuhkan untuk perkembangan otak anak, yaitu omega-3 dan omega-6.

Dengan begitu, ini bisa jadi pilihan praktis untuk memenuhi kebutuhan gizi anak sehari-hari.

Selain untuk mendukung perkembangan otak anak, nutrisi ini juga memiliki manfaat kesehatan lain, salah satunya adalah meningkatkan kadar kolesterol baik di dalam tubuh.

Di samping itu, asam lemak omega-3 juga dapat mencegah plak pada pembuluh darah dan mengurangi terjadinya penumpukan lemak di bawah kulit dan yang tersimpan di liver.

2. Zat besi

Selain asam lemak omega-3 dan 6, nutrisi lain yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan otak dan kecerdasan anak adalah zat besi.

Dalam masa tumbuh kembangnya, anak memerlukan nutrisi ini untuk meningkatkan kecerdasannya.

Sel darah merah membutuhkan asupan zat besi anak untuk mengangkut oksigen ke setiap sel dalam tubuh, termasuk otak.

Zat besi inilah yang akan digunakan untuk meningkatkan kemampuan dan fungsi otak anak.

Maka itu, penuhi kebutuhan nutrisi anak yang satu ini dengan memberikannya makanan yang kaya zat besi, seperti sereal, nasi, biji-bijian,sumber protein hewani (daging merah), dan kacang-kacangan.

Sayuran berdaun hijau juga bisa Anda berikan kepada anak karena termasuk sumber zat besi, menurut Kids Health.

Nutrisi yang baik untuk otak anak ini juga memiliki manfaat kesehatan lain, misalnya penting untuk meningkatkan energi dan sistem imun anak.

3. Kolin

manfaat kolin

Nutrisi lain yang juga baik untuk membantu meningkatkan fungsi otak anak adalah kolin.

Kolin adalah senyawa kimia larut air yang fungsinya mirip dengan vitamin. Kolin ini masih satu keluarga dengan folat dan vitamin B kompleks.

Oleh karena masih berhubungan erat dengan folat dan vitamin B, kolin dikenal sebagai mikronutrien yang penting untuk menjalankan berbagai fungsi tubuh.

Tak terkecuali, nutrisi ini juga baik untuk fungsi kognitif dan kekuatan otak anak. Kolin dapat membantu memproduksi DNA sekaligus meningkatkan sinyal saraf di otak anak.

Jika aliran sinyal otak anak berkembang secara optimal, perkembangan otak anak pun juga akan lebih maksimal dalam berpikir.

Selain itu, kolin juga dapat mengaktifkan asetilkolin yaitu senyawa kimia yang dapat membantu komunikasi antar saraf dan otot.

Hal ini dapat membuat anak lebih mampu untuk berkonsentrasi dan meningkatkan daya ingatnya.

Tidak hanya sebagai nutrisi otak anak, kolin juga bermanfaat untuk membentuk suatu zat yang dapat memindahkan kolesterol pada liver di dalam tubuh.

Jika kekurangan nutrisi ini, mungkin saja terjadi penumpukan kolesterol di dalam liver. Sumber kolin yang paling baik terdapat di telur.

Namun, jika ada alergi pada anak terhadap telur, Anda bisa memberikan makanan sumber kolin lainnya seperti hati ayam, daging, salmon, dan susu.

4. Vitamin B12

kekurangan vitamin B12

Vitamin B adalah jenis vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak-anak yang sedang tumbuh dan berkembang.

Dari delapan jenis vitamin yang termasuk kategori vitamin B, semuanya sama-sama termasuk ke dalam nutrisi yang bermanfaat untuk tumbuh kembang anak.

Salah satunya adalah vitamin B12 atau kobalamin yang termasuk ke dalam nutrisi paling berperan untuk perkembangan otak anak.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada Food and Nutrition Bulletin mengungkapkan bahwa anak yang kekurangan vitamin B12 lebih rentan mengalami peradangan dan menghambat kecepatan impuls saraf di otak.

Vitamin B12 juga dapat membantu produksi materi genetik tubuh yaitu DNA dan RNA yang berperan penting untuk perkembangan otak anak.

Semakin optimal perkembangan DNA dan RNA dalam otak anak, semakin baik pula kemampuan otak anak di masa pertumbuhannya.

Anda dapat memberikan si kecil berbagai makanan sumber vitamin B12 seperti telur, tempe, susu kedelai, susu almond, keju cheddar, atau sereal.

Bimbing anak Anda agar ia mau makan makanan bergizi seimbang secara rutin supaya kebutuhan nutrisi untuk perkembangan otak anak terpenuhi.

Di samping bermanfaat sebagai nutrisi untuk meningkatkan kecerdasan otak anak, vitamin B12 rupanya juga dibutuhkan dalam pembentukan sel darah merah di dalam tubuh.

Saat kadar vitamin B12 di dalam tubuh terlalu rendah, produksi sel darah merah akan terhambat. Hal ini bisa menyebabkan anemia pada anak.

5. Folat

nutrisi otak anak

Folat adalah bentuk alami dari vitamin B9 yang tidak dapat diproduksi oleh tubuh. Oleh karena itu, nutrisi yang baik untuk perkembangan otak anak ini hanya bisa didapatkan dari makanan.

Folat diperlukan untuk membentuk DNA dan menguatkan sistem saraf pada otak anak selama masa pertumbuhannya.

Melansir dari Mott Children’s Hospital, asam folat juga membantu mencegah anak mengalami anemia.

Ajarkan buah hati Anda untuk berani makan sayur bayam dan brokoli untuk mendapatkan manfaat folat yang cukup.

Ya, sayuran hijau memiliki kandungan folat yang cukup tinggi sehingga baik untuk perkembangan otak anak. Bila anak susah makan sayur, jangan berkecil hati dulu.

Anda masih bisa memenuhi kebutuhan nutrisi untuk meningkatkan kecerdasan anak yang satu ini dengan makanan sumber folat lainnya seperti hati sapi, daging ayam, tempe, dan biji-bijian.

Otak anak perlu didukung oleh nutrisi yang tepat untuk memastikan perkembangannya, terutama di usia sekolah.

Pastikan asupan anak Anda sehari-hari kaya akan kalsium, zat besi, asam folat, vitamin B1, B6, dan B12, dan yang terpenting adalah tinggi omega 3 dan 6.

Alhasil, fungsi otak anak Anda akan semakin optimal dan meningkatkan kecerdasannya.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Mengenal ASI: Jenis, Warna, Kandungan, dan Kebutuhan Harian untuk Bayi

Ada beberapa jenis ASI dengan warna, kandungan, hingga tekstur kental dan cair yang berbeda. Sudah tahukah apa perbedaan dan berapa kebutuhan ASI bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Parenting, Menyusui 16 Oktober 2020 . Waktu baca 14 menit

12 Buah-buahan Penambah Darah untuk Bantu Atasi Anemia

Selain menyehatkan, asupan sejumlah nutrisi tertentu dari buah penting untuk memproduksi sel darah merah. Apa saja buah penambah darah yang terbaik?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Berbagai Jenis Obat Penambah Darah yang Umum Diresepkan Dokter

Meski umumnya bersifat ringan, pada beberapa kasus Anda mungkin butuh obat anemia. Tak hanya zat besi, dokter mungkin meresepkan obat kurang darah lainnya.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 6 menit

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Mengatasi Anemia

Pengobatan anemia berbeda-beda, tergantung penyebabnya. Beberapa cara mengatasi anemia juga tergolong sederhana, seperti mengonsumsi vitamin dan zat besi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Anemia, Penyakit Kelainan Darah 2 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit

Direkomendasikan untuk Anda

setelah donor darah

Serba-serbi Donor Darah: Prosedur, Persyaratan, dan Hal yang Harus Diperhatikan

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 17 November 2020 . Waktu baca 7 menit
vitamin untuk anak

Agar Tidak Keliru, Ketahui Aturan Pemberian Vitamin untuk Anak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 15 November 2020 . Waktu baca 10 menit
antibodi bayi dari sang ibu

Pentingnya Persiapkan Daya Tahan si Kecil Sebelum dan Sesudah Lahir

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Maria Amanda
Dipublikasikan tanggal: 10 November 2020 . Waktu baca 7 menit
makanan untuk penderita thalasemia

Panduan Makanan Bergizi untuk Orang dengan Thalassemia

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Rr. Bamandhita Rahma Setiaji
Dipublikasikan tanggal: 22 Oktober 2020 . Waktu baca 7 menit