Minuman Sehat dan Tidak Sehat untuk Anak Anda

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 03/12/2019 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Air putih adalah minuman terbaik untuk anak-anak yang berusia 12 bulan. Minuman sehat untuk anak-anak termasuk soda, sari buah berperisa, jus buah dalam kemasan, air vitamin, air mineral berperisa, minuman energi dan minuman olahraga.

Untuk daftar lengkap minuman apa saja yang perlu Anda berikan pada si kecil, dan minuman apa saja yang harus dihindari, simak penjelasannya di bawah ini.

Minuman sehat untuk bayi di bawah 6 bulan

Di bawah enam bulan, bayi hanya perlu ASI atau susu formula bayi. ASI atau susu formula adalah makanan dan minuman bagi bayi pada usia ini.

Minuman sehat untuk bayi di atas 6 bulan

Anda dapat mulai memberikan air putih setelah ia berusia enam bulan ke atas. Air putih ini akan memberikan bayi cairan ekstra saat ia membutuhkannya. Minumkanlah air dari cangkir bayi (sippy cup), bukan dari botol, untuk membantu anak Anda belajar bagaimana memegang cangkir.

Memberikan minuman kepada bayi Anda selain air, ASI, atau susu formula dalam 12 bulan pertama dapat mencegahnya untuk mendapatkan cukup ASI atau susu formula.

Minuman sehat untuk bayi 12 bulan

Pada usia 12 bulan, Anda dapat memberikan bayi Anda susu sapi pasteurisasi, namun pilih varian susu tanpa tambahan rasa, dan penuh lemak.

Susu rendah lemak tidak dianjurkan untuk anak di bawah usia dua tahun. Hal ini karena balita membutuhkan lemak untuk pertumbuhan dan energi yang bisa mereka dapatkan  dari susu penuh lemak yang mengandung vitamin.

Anda dapat menggunakan susu penuh lemak, susu kedelai yang diperkaya kalsium, dan minuman susu nabati lainnya (susu beras, susu gandum atau susu almond) sebagai alternatif untuk susu sapi selama anak Anda makan makanan lain yang mengandung protein, seperti daging, ikan, ayam , telur dan kacang-kacangan.

Kebutuhan menyusui dapat terus berlangsung setelah 12 bulan, selama Anda dan anak Anda nyaman dengan hal ini.

Minuman sehat untuk balita, anak-anak prasekolah, dan anak-anak yang lebih tua

Untuk balita dan anak-anak, susu dan air putih masih merupakan minuman terbaik.

Ketika anak Anda minum banyak air secara teratur sepanjang hari, kandungan air dalam tubuhnya akan tetap terjaga. Hal ini sangat penting terutama dalam cuaca panas atau ketika anak Anda banyak bermain. Minum banyak air juga dapat membantu dia menghindari terjadinya sembelit.

Berikut adalah beberapa tips untuk mendorong anak Anda untuk minum dan menikmati air:

  • Ajak semua orang di keluarga Anda menjadikan air minum sebagai minuman utama mereka. Anak-anak akan mencontoh segala hal yang dilakukan oleh orangtua dan keluarga dekatnya, jadi berikan contoh yang baik.
  • Sediakan air agar tetap tersedia dengan memberikan anak-anak Anda botol air di rumah dan tunjukkan anak-anak bagaimana cara mengisi air mereka sendiri dari dispenser.
  • Sediakan air di atas meja saat makan dan saat ngemil.
  • Simpanlah air dingin dalam botol dalam lemari es. Anda bisa mencoba menambahkan irisan lemon atau jeruk atau setangkai daun mint untuk memberikan rasa.
  • Saat cuaca panas, dinginkan potongan kecil buah di lemari es dan tambahkan buah ini ke menu penutup di waktu makan.
  • Sawalah sebotol air ketika Anda pergi keluar dengan anak Anda.

Minuman yang tidak sehat: jus buah dalam kemasan

Jus buah memiliki kadar gula dan asam yang tinggi dan tidak memiliki banyak serat. Anak-anak membutuhkan serat dan tidak perlu gula tambahan. Buah jauh lebih baik dikonsumsi dalam keadaan segar dan utuh, di mana kebutuhan anak akan serat akan cukup terpenuhi.

Jus buah bisa diberikan untuk anak asalkan Anda membuatnya sendiri di rumah dan tanpa tambahan gula. Mencampur jus buah dengan air atau es dan bahkan menambahkannya dalam beberapa sayuran merupakan ide yang baik. Mencampurkan buah dalam blender lebih baik daripada menggunakan juicer karena akan tetap menjaga serat dari buah.

Minuman yang tidak sehat: soda, sari buah berperisa, vitamin water, air mineral berperisa, minuman energi, dan minuman olahraga

Jenis minuman ini mengandung kadar gula yang sangat tinggi dan hampir tidak mengandung nutrisi.

Minuman tersebut tidak baik untuk anak-anak, karena dapat mengurangi nafsu makan anak untuk makanan dan minuman lebih bergizi lainnya dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan maupun kerusakan gigi. Banyak minuman ringan juga mengandung kafein yang bisa membuat anak Anda sangat bersemangat hingga kelelahan.

  • Susu berperisa dan susu sarapan mengandung gula tambahan yang lebih tinggi, jadi lebih baik untuk menawarkan anak Anda susu sapi segar biasa, bukan susu rasa.
  • Air mineral dan air berperisa biasanya tinggi akan kandungan mineral tertentu yang bisa membuat ginjal anak Anda bekerja dengan berat, selain juga penuh kandungan gula.
  • Teh herbal tidak baik untuk anak Anda. Teh dan kopi mengandung kafein yang dapat mempengaruhi tidur, perilaku, dan perkembangan anak Anda.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Apa yang Akan Terjadi Jika Muncul Kista Saat Hamil?

    Munculnya kista saat hamil adalah hal yang umum terjadi. Walau biasanya tidak berbahaya, ibu hamil perlu memahami apa saja pengaruhnya terhadap kandungan.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kehamilan & Kandungan, Kehamilan 19/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Ternyata Ayah Juga Bisa Kena Depresi Pasca Melahirkan

    Postpartum depression tak cuma menyerang wanita yang baru melahirkan. Depresi pasca melahirkan juga bisa dialami para ayah. Inilah tanda-tandanya.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Parenting, Tips Parenting 14/06/2020 . Waktu baca 5 menit

    Hai Para Suami, Ini 15 Tanda Istri Anda Sedang Hamil

    Tak hanya wanita yang harus memerhatikan perubahan pada dirinya. Sebagai suami Anda juga harus peka melihat tanda istri hamil dan segera mempersiapkan diri.

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
    Kesuburan, Kehamilan, Hidup Sehat 13/06/2020 . Waktu baca 6 menit

    Ingin Cepat Hamil Setelah Keguguran? Ini Hal yang Harus Diketahui!

    Bukanlah hal yang mustahil jika Anda ingin segera kembali hamil setelah mengalami keguguran, tapi ketahui dulu beberapa hal berikut ini.

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Atifa Adlina
    Kesuburan, Kehamilan 18/05/2020 . Waktu baca 7 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    cara memandikan bayi yang baru lahir

    Agar Tidak Bingung, Berikut Cara Memandikan Bayi Baru Lahir

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Riska Herliafifah
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 9 menit

    Ini Akibatnya Jika Bayi Memakai Popok Terlalu Lama

    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit
    pelukan bayi perkembangan bayi 14 minggu perkembangan bayi 3 bulan 2 minggu

    Ilmuwan Jepang Ungkap Cara Sempurna Memeluk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
    Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
    Dipublikasikan tanggal: 25/06/2020 . Waktu baca 4 menit
    akibat anak terlalu sering dibentak

    Apa Akibat Anak Sering Dibentak? Orangtua Perlu Tahu Ini

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Annisa Hapsari
    Dipublikasikan tanggal: 22/06/2020 . Waktu baca 8 menit