Ketika Sudah Mulai MPASI, Ini Jadwal Makan Bayi di Bawah Usia 6 Bulan

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 6 menit
Bagikan sekarang

Bayi yang masih rutin menyusu ASI eksklusif memiliki jadwal atau waktu menyusui rutin. Begitu pula saat si kecil sudah mulai mengenal makanan pendamping ASI (MPASI) untuk memenuhi nutrisi hariannya, jadwal makan tetap harus diberlakukan. Pertanyaannya, bagaimana jika bayi mulai makan di bawah usia 6 bulan? Adakah jadwal makan untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan?

Bolehkah bayi di bawah 6 bulan diberikan makanan?

makanan bayi

ASI merupakan makanan dan minuman terbaik untuk bayi yang belum genap enam bulan. Jika usia si kecil sudah menginjak enam bulan atau bahkan lebih, ASI tidak lagi mampu memenuhi kebutuhan gizi hariannya.

Itulah mengapa bayi harus diperkenalkan dengan makanan padat alias makanan pendamping ASI (MPASI) saat usianya sudah enam bulan.

Dengan kata lain, pemberian makanan untuk bayi kurang dari 6 bulan belum dianjurkan. Berdasarkan hal ini pula, bayi di bawah 6 bulan sebenarnya belum memiliki jadwal makan rutin.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) turut menjelaskan hal ini. Menurut IDAI, bayi yang masih berada di usia 6 bulan pertama masih membutuhkan ASI seutuhnya tanpa penambahan makanan maupun minuman lainnya.

Alasan lain mengapa ASI menjadi makanan dan minuman utama bayi berusia kurang dari 6 bulan yakni karena mudah dicerna.

Sistem pencernaan bayi yang belum genap enam bulan masih kurang sempurna. Jika diberikan asupan makanan atau minuman selain ASI, ditakutkan justru membuat si kecil mengalami masalah pencernaan.

Sementara ASI memiliki beragam manfaat baik, salah satunya aman untuk sistem pencernaan bayi. Sebab di usia ini, sistem pencernaan bayi masih dalam proses pembentukan agar bisa bekerja secara optimal.

Pemberian MPASI dibawah 6 bulan harus dengan anjuran dokter berdasarkan indikasi. Pemberian makanan minimal bisa dimulai pada usia di atas 4 bulan.

Perlukah menerapkan jadwal makan untuk bayi di bawah 6 bulan?

makanan bayi di bawah 6 bulan

Sebagaimana yang telah dijelaskan sebelumnya, bayi yang berusia kurang dari enam bulan sebenarnya belum diperkenankan untuk makan makanan padat.

Artinya, bayi berusia di bawah 6 bulan belum memiliki jadwal makan yang rutin. Sebaliknya, karena seharusnya masih dalam masa pemberian ASI eksklusif, jadwal makan bayi kurang dari 6 bulan merupakan jadwal menyusui.

Sayangnya, ada beberapa kondisi tertentu yang tidak mendukung pemberian ASI pada bayi. Ambil contohnya produksi ASI ibu yang sangat sedikit atau bahkan sudah berhenti.

Bukan itu saja, berbagai kondisi medis lainnya baik pada ibu maupun bayi juga kerap kali membuat ibu tidak diperbolehkan memberikan ASI.

Aturan untuk tidak memberikan ASI ini bisa diberlakukan entah dengan cara menyusui langsung melalui payudara maupun melalui botol dot dengan memompa ASI dulu.

Berikut beberapa kondisi medis yang tidak mendukung pemberian ASI:

  • Galaktosemia pada bayi, sebaiknya tidak diberi ASI secara langsung maupun melalui botol
  • Tuberkulosis (TBC) pada ibu, sebaiknya tidak memberikan ASI secara langsung tetapi bisa dengan memompa dan diberikan dari botol
  • HIV pada ibu, sebaiknya tidak memberikan ASI secara langsung maupun melalui botol karena termasuk penyakit menular
  • Herpes pada payudara ibu, sebaiknya tidak memberikan ASI secara langsung maupun melalui botol
  • Ibu menjalani kemoterapi, sebaiknya tidak memberikan ASI secara langsung maupun melalui botol

Dalam kondisi produksi ASI ibu yang kurang atau bahkan sudah tidak keluar dan adanya masalah medis pada ibu dan bayinya, pemberian ASI ekslusif boleh dihentikan.

Jika ASI tidak lagi diberikan, asupan harian bayi bisa digantikan dengan susu formula (sufor). Pemberian sufor bisa dilanjutkan sampai usia bayi enam bayi baru kemudian dipekernalkan dengan makanan padat atau MPASI.

Di sisi lain, bayi bisa saja tetap mendapatkan ASI tanpa susu formula, tetapi diiringi dengan memberikan makanan pendamping ASI (MPASI) kurang dari enam bulan.

Alasan bayi kurang dari 6 bulan boleh diberikan asupan selain ASI

Biasanya, pemberian asupan lain diperbolehkan bila berat badan bayi kurang sehingga harus ditambah dari makanan dan minuman lainnya.

Pemberian MPASI sekaligus menerapkan jadwal makan untuk bayi di bawah 6 bulan ini haruslah atas persetujuan dari dokter terlebih dahulu.

Melansir dari laman Mayo Clinic, jika ingin memberikan makanan pada bayi di bawah 6 bulan, bisa mulai sejak usianya 4 bulan.

Namun, pastikan tekstur makanan pendamping ASI (MPASI) untuk bayi di bawah 6 bulan ini disesuaikan dengan makanan bayi 6 bulan.

Bagaimana jadwal makan untuk bayi di bawah 6 bulan?

menu makanan bayi 7 bulan

Selain dari tekstur makanan, jadwal makan hariannya pun harus disesuaikan dengan bayi usia 6 bulan.

Ini karena baik di usia tepat 6 bulan maupun kurang dari itu, bayi sama-sama baru mulai mengenal makanan padat alias MPASI.

Jadi, tekstur makanan dan jadwal makannya pun sama, khususnya bagi bayi yang pertama kali makan makanan padat di usia kurang dari 6 bulan tetapi masih mendapatkan ASI.

Menurut Buku Penuntun Diet Anak yang diterbitkan oleh Fakultas kedokteran Universitas Indonesia, jadwal makan bayi di bawah 6 bulan bisa disamakan sebagai berikut:

  • Pukul 06.00: ASI
  • Pukul 08.00: Makan pagi dengan makanan pendamping ASI (MPASI) yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 10.00: ASI atau makanan selingan, misalnya puree buah (buah saring) dengan tekstur lembut
  • Pukul 12.00: Makan siang dengan MPASI yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 14.00: ASI
  • Pukul 16.00: Makanan selingan
  • Pukul 18.00: Makan malam dengan MPASI yang memiliki tekstur lumat
  • Pukul 20.00: ASI
  • Pukul 22.00: ASI
  • Pukul 24.00: ASI
  • Pukul 03.00: ASI

Pemberian ASI untuk bayi di jam 24.00 dan 03.00 tidak harus selalu dilakukan. Anda bisa menyesuaikannya kembali dengan keinginan si kecil apakah menunjukkan tanda masih lapar atau justru sudah kenyang.

Bila pada tengah malam dan dini hari tersebut si kecil masih lapar, sah-sah saja untuk memberikan ASI secara langsung maupun dari botol dot.

Akan tetapi, jika ternyata si kecil sudah kenyang dan tidak rewel, tidak masalah untuk melewatkan pemberian ASI di jam tersebut.

Penting untuk tetap berkonsultasi dengan dokter

Sebelum mulai memberikan makanan dan menerapkan jadwal makan pada bayi di bawah 6 bulan, alangkah baiknya untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

Dokter akan menilai apakah kondisi ibu maupun bayi memang mengharuskan mempercepat perkenalan makanan pendamping ASI (MPASI).

Di samping itu, dokter juga akan memerhatikan tanda bayi siap makan MPASI untuk memastikan bahwa ini sudah saatnya diberikan makanan padat.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

8 Mitos Seputar Makanan Bayi yang Harus Ditinggalkan

Ada beragam mitos makanan bayi yang banyak beredar. Sudahkah Anda tahu apa saja mitos mengenai makanan bayi beserta kebenarannya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 10 menit

Kenali Kebutuhan Vitamin untuk Bayi dan Perannya Sebagai Penambah Nafsu Makan

Zat gizi mikro lainnya yang penting untuk dipenuhi buat bayi yakni asupan vitamin. Berapa jumlah kebutuhan vitamin untuk bayi?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Panduan Menyiapkan, Mengolah, dan Memberikan Makanan Bayi

Memberi makanan sehat untuk bayi tidak harus sulit. Berikut adalah beberapa makanan super bernutrisi beserta penyajiannya untuk bayi Anda.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 14 menit

8 Macam Makanan untuk Mendukung Kecerdasan dan Perkembangan Otak Bayi

Otak bayi berkembang pesat sejak dalam kandungan hingga usia 2 tahun. Ini daftar nutrisi yang dibutuhkan untuk mengoptimalkan perkembangan otak bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

peralatan mpasi

5 Peralatan MPASI untuk Memudahkan Proses Pembuatannya

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 6 menit
cara menyimpan mpasi

Agar Kualitasnya Tetap Terjaga, Pahami Cara Menyimpan MPASI Bayi yang Benar

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
keju untuk bayi

Usia Berapa Bayi Mulai Diperbolehkan Makan Keju?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 7 menit
buah untuk bayi

6 Pilihan Buah untuk Bayi yang Baik Dikonsumsi Sehari-Hari

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Agustus 2020 . Waktu baca 9 menit