Daftar Makanan yang Tidak Aman Bagi Balita

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 16/03/2020 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Seiring dengan pertumbuhan anak, rasa ingin tahunya terhadap makanan akan semakin meningkat. Namun, Anda perlu tetap cermat dalam memilah makanan yang boleh dikonsumsi oleh balita. Ingat, bahwa tak semua makanan aman untuk dikonsumsi anak-anak pada usia tertentu. Beberapa makanan bisa menyebabkan si kecil tersedak hingga muntah.

Berikut ini beberapa makanan yang sebaiknya tidak Anda berikan kepada balita.

1. Susu rendah lemak

Kebanyakan balita masih memerlukan asupan lemak dan kalori tinggi dari susu untuk perkembangan dan pertumbuhan. Saat si kecil menginjak usia 2 tahun (dan jika ia tidak memiliki masalah pertumbuhan), Anda dapat mulai memberikan susu rendah lemak. Namun, jika anak Anda berisiko obesitas atau masalah jantung, dokter akan merekomendasikan pemberian susu rendah lemak sebelum 2 tahun.

2. Makanan berpotongan besar

Makanan yang berukuran lebih besar daripada kacang polong dapat tersangkut di dalam tenggorokan balita. Daging, sosis, keju, dan sayuran seperti wortel, seledri, dan kacang panjang harus diparut tipis, atau direbus hingga lunak, dan dipotong kecil-kecil terlebih dulu. Potong buah-buahan, seperti anggur, tomat ceri, dan bola-bola melon, menjadi empat bagian sebelum dihidangkan.

3. Makanan berukuran kecil namun keras

Permen yang keras, obat batuk kunyah, kacang utuh, dan popcorn bisa menyebabkan anak Anda tersedak. Biji-bijian mungkin terlalu kecil untuk dapat menyebabkan si kecil tersedak, tetapi makanan ini dapat tersangkut di tenggorokan dan menghalangi jalur pernapasan yang berisiko mengakibatkan infeksi.

4. Makanan lembut dan lengket

Hindari memberikan permen karet, marshmallow, dan agar-agar atau permen jeli yang dapat tersangkut dalam tenggorokan anak Anda.

5. Selai kacang

Berhati-hatilah dalam menghidangkan selai kacang dalam porsi yang besar, karena akan sulit bagi anak Anda untuk menelannya. Hidangkan selai kacang sebagai olesan tipis saja untuk biskuit atau roti lapis si kecil. Hindari memberikan selai kacang yang digiling kasar (chunky peanut butter) jika anak masih terlalu kecil.

Tips menghindari tersedak

Untuk menghindari balita Anda tersedak makanan, jangan membiasakan balita makan di dalam mobil saat mobil sedang berjalan. Sulit untuk mengawasi si kecil makan saat Anda sedang mengendarai mobil. Guncangan mobil juga akan membuat si kecil lebih rentan tersedak.

Jika Anda menggunakan obat-obatan oles untuk masalah pertumbuhan gigi anak, awasi terus si kecil selama dalam pengobatan karena efek obat dapat membuat tenggorokan anak terasa kebas dan mengganggu reflek menelannya.

BACA JUGA:

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

    Apakah artikel ini membantu Anda?
    happy unhappy"

    Yang juga perlu Anda baca

    Bayi Baru Belajar Makan, Berapa Banyak Porsi yang Harus Diberikan?

    Memberi makanan pertama bayi merupakan tantangan khusus bagi ibu. Salah-salah, asupan gizi bayi bisa kurang. Nah, berapa banyak sebaiknya bayi diberi makan?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Parenting, Nutrisi Anak 14/05/2019 . Waktu baca 4 menit

    4 Kesalahan yang Kerap Ortu Lakukan Saat Si Kecil Duduk di Car Seat Bayi

    Keamanan dan keselamatan bayi adalah prioritas orangtua. Sayangnya, ortu kerap melakukan kesalahan saat menggunakan kursi bayi di mobil (car seat bayi).

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Aprinda Puji
    Parenting, Tips Parenting 13/11/2018 . Waktu baca 3 menit

    Daftar Makanan untuk Bayi yang Harus Dihindari

    Agar bayi Anda tetap sehat dan terhindar dari masalah kesehatan, ketahui berbagai makanan untuk bayi yang harus dihindari dalam artikel ini.

    Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Risky Candra Swari
    Parenting, Nutrisi Anak 24/04/2018 . Waktu baca 4 menit

    Panduan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Bayi

    Makanan pertama untuk bayi (MPASI) perlu diberikan secara bertahap selepas ASI eksklusif selama 6 bulan pertamanya. Bagaimana aturannya?

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Serat Anak, Parenting, Nutrisi Anak 24/04/2018 . Waktu baca 19 menit

    Direkomendasikan untuk Anda

    berat badan bayi ideal

    Berat Badan Bayi Ideal Usia 0-12 Bulan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 02/04/2020 . Waktu baca 14 menit
    makanan bayi 11 bulan

    Kiat Tepat Memilih Makanan Sehat untuk Bayi Usia 11 Bulan

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2019 . Waktu baca 7 menit
    makanan bayi 8 bulan mpasi 8 bulan

    Menginjak Bulan Ke-8, Ini Cara Memilih MPASI Terbaik untuk Bayi

    Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
    Dipublikasikan tanggal: 18/06/2019 . Waktu baca 8 menit
    makanan padat untuk aanak

    Makanan Padat Bayi Sebaiknya yang Seperti Apa?

    Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
    Ditulis oleh: Arinda Veratamala
    Dipublikasikan tanggal: 31/05/2019 . Waktu baca 3 menit