Pentingkah Berikan Anak Balita Camilan Sehat? (Plus Pilihan Makanan yang Bisa Dicoba)

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Usia balita merupakan masa di mana si kecil mulai belajar mengenal dan mencoba berbagai jenis makanan baru. Di sinilah orangtua punya peran penting dalam memilah-milah berbagai sumber makanan terbaik untuk anak, termasuk soal camilan. Bukan hanya mempertimbangkan rasanya saja, tapi pastikan juga camilan yang Anda berikan sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak balita. Lalu, apa saja yang hal penting yang harus dipertimbangkan?

Apa pentingnya memberikan camilan sehat untuk balita?

menu buka puasa anak

Di samping menu makanan utama, pemberian camilan sehat harian juga tidak kalah penting untuk balita. Bukan hanya bermanfaat untuk memperkenalkan jenis makanan baru saja. Memberikan camilan sehat juga ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak balita, terutama jika tidak mampu tercukupi dengan optimal dari makanan utama.

Ini karena di usia balita, anak mungkin kerap mengalami masalah makan yang membuatnya susah makan. Ya, bukan hal baru rasanya melihat anak balita menolak ketika diberikan semangkuk nasi dengan lauk dan sayur. Atau hanya memakan nasi dan sayur yang diberikan dalam porsi sedikit, tapi mau menghabiskan sisa lauknya.

Kalau sudah begini, Anda mungkin akan dibuat cemas dan bertanya-tanya apakah makanan utama yang dimakan anak mampu memenuhi semua kebutuhan gizinya? Nah, di sinilah pentingnya memberikan camilan sehat untuk anak balita.

Camilan atau snack akan membantu memberikan asupan nutrisi tambahan, ketika ternyata makanan utama kurang mampu memenuhi kebutuhan zat gizi harian balita. Di sisi lain, camilan sehat untuk balita juga bisa berguna sebagai pengganjal perut sebelum waktu makan utamanya tiba.

Meski namanya camilan atau snack, tapi penting untuk tetap mempertimbangkan kandungan gizinya sebelum menyajikan untuk si kecil. Sebagai orangtua, kebiasaan dan pola makan Anda tentu dapat sangat berpengaruh dalam pembentukan pola makan anak.

Apalagi karena saat ini si kecil sudah memasuki usia balita, di mana kecenderungannya untuk menyukai dan tidak menyukai jenis makanan tertentu mulai terbentuk. Tidak seperti orang dewasa, anak balita hanya mengenal dan mengetahui berbagai jenis makanan sebatas dari apa yang Anda sediakan saja di rumah.

Maka itu, mulailah berperan aktif dan lebih selektif dalam memberikan sumber makanan untuk anak balita, tak terkecuali mengenai pilihan camilan sehat.

Bagaimana cara menentukan camilan sehat untuk balita?

camilan sehat untuk anak

Sebenarnya ada beragam pilihan snack yang bisa Anda sajikan sebagai selingan di tengah-tengah menu makan utama anak balita. Menurut Pedoman Gizi Seimbang yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan RI, sebaiknya batasi anak balita dalam mengonsumsi camilan yang terlalu asin, manis, atau berlemak.

Pasalnya, makanan dan minuman yang kelewat manis, asin, dan berlemak dapat meningkatkan risiko serangan penyakit kronis di kemudian hari. Misalnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan lain sebagainya.

Itu sebabnya, Anda lebih dianjurkan untuk menyiapkan camilan yang sehat bagi anak balita. Misalnya dengan memilih makanan yang kaya dengan beragam zat gizi, seperti protein, serat, vitamin, serta mineral. Sebaliknya, sebisa mungkin hindari memberikan makanan kemasan yang telah melalui banyak proses pengolahan.

Alasannya karena makanan jenis ini biasanya mengandung banyak gula, garam, dan lemak, yang sebaiknya dibatasi konsumsinya oleh anak balita. Selain mempertimbangkan rasa camilan sehat untuk balita, pikirkan juga mengenai bentuk camilan termudah sehingga tidak menyulitkan anak saat memakannya.

Sebab di masa ini, anak balita sedang giat-giatnya belajar makan sendiri. Jadi, pilih atau bentuklah makanan dengan ukuran kecil yang mudah digenggam dan digigit oleh balita. Dari beragam jenis camilan, berikut yang dinilai sehat untuk diberikan pada anak balita:

  • Sereal sarapan rendah gula
  • Buah segar yang diiris tipis atau dipotong kecil-kecil
  • Biskuit gandum dan muffin berukuran mini
  • Keju yang dipotong menjadi irisan tipis atau diparut dan dicampur bersama makanan

Bukan hanya itu saja, kok. Masih ada beragam jenis snack sehat lainnya yang bisa Anda sesuaikan dengan kesukaan si kecil. Jangan lupa, pertimbangkan juga jenis makanan tertentu jika anak memiliki alergi.

Bolehkah balita memilih camilan sehatnya sendiri?

Meski anak masih balita, tapi semangatnya untuk makan camilan sehat biasanya lebih membara ketika diizinkan untuk memegang kenali sendiri. Artinya, biarkan anak bereksplorasi dengan makanan hariannya tanpa perlu khawatir makanan tersebut akan tumpah, berantakan, atau berceceran.

Sebab memang di masa ini, proses belajarnya mengenai makanan beserta tekni makannya sedang terbentuk. Tugas Anda di sini adalah mendampingi dan menuntun ketika anak mengacaukan makanannya, lalu mengajarkan bagaimana ia harus bersikap saat makan.

Bahkan, sah-sah saja untuk menawarkan anak beberapa jenis makanan camilan yang ingin dimakannya hari ini. Selanjutnya, biarkan anak balita yang menentukan seberapa porsi camilan sehat untuk dimakannya. Cara ini bisa menjadi kesempatan bagi anak untuk belajar tanggung jawab secara sederhana.

Jika pilihan camilan anak hanya seputar jenis makanan favoritnya saja, jangan kehabisan akal. Coba campurkan makanan kegemaran anak dengan makanan baru yang sudah pernah dicoba sebelumnya, tapi kurang disukainya.

Ketika disajikan dalam bentuk yang berbeda, biasanya cara pandang anak terhadap makanan tersebut juga akan berubah. Namun, jangan berharap si kecil bisa langsung menerima dan menyukainya dengan cepat. Lumrah adanya jika anak masih agak pemilih, sehingga dibutuhkan beberapa kali usaha dan percobaan sampai akhirnya ia dapat menyukai makanan tersebut.

Adakah jenis camilan yang sebaiknya dihindari balita?

makanan dan minuman manis

Kebanyakan orangtua mungkin akan “menyogok” anak balita dengan menjanjikan beberapa hadiah, seperti permen atau cokelat bila anak tidak susah makan. Sayangnya, sebenarnya hal tersebut bukanlah strategi yang tepat.

Menggunakan permen atau cokelat sebagai hadiah bisa menciptakan kesan tersendiri. Tidak menutup kemungkinan, anak akan menganggap bahwa makanan tersebut lebih berharga atau lebih baik ketimbang jenis makanan lainnya yang lebih sehat.

Sebenarnya bukan berarti tidak boleh sama sekali. Hanya saja, anak tidak disarankan untuk makan permen atau cokelat terlalu sering meningat kandungan gula dan kalorinya yang sangat tinggi.

Jika memang Anda menyimpan camilan yang kurang sehat untuk anak balita di rumah, jaga agar makanan tersebut tidak sampai terlihat olehnya. Sebab anak bisa merengek dan menangis untuk meminta makanan tersebut saat melihatnya.

Berbagai pilihan camilan sehat untuk anak balita

snack sehat untuk anak

Jangan kehabisan akal. Pasalnya, ada banyak jenis camilan sehat yang bisa Anda pilih sebagai camilan harian untuk balita. Berikut contohnya:

1. Sereal dari biji-bijian utuh

Semangkuk sereal gandum telah diperkaya dengan vitamin, kalsium, dan serat. Menyajikan seral dengan tambahan susu dan buah, akan menciptakan camilan sehat guna menyumbang banyak energi bagi balita untuk memulai hari.

Demi memberikan rasa dan aroma yang enak coba tambahkan yoghurt di atas sereal anak.

2. Keju

Protein dalam makanan ringan ini akan dapat menyumbang sejumlah energi yang cukup sampai beberapa jam ke depan. Keju termasuk makanan yang mudah diolah dengan makanan lainnya.

Anda bisa lelehkan keju untuk dicampurkan dengan roti, atau memotongnya kecil-kecil sehingga lebih menarik untuk dimakan langsung oleh anak. Gunakan cetakan kue atau membuatnya dalam bentuk sate guna meningkatkan minat makan anak.

3. Smoothies

Anak-anak biasanya sangat menyukai smoothies. Kabar baiknya, minuman yang cukup mengenyangkan ini mengandung banyak nutrisi. Sebagai campuran, Anda bisa menambahkan plain yoghurt dengan kadar lemak yang rendah.

Kemudian pilih berbagai jenis buah dengan kombinasi yang berbeda-beda setiap kali Anda memberikan segelas smoothies. Bukan hanya menambahkan asupan serat dan berbagai nutrisi penting lainnya. Secara tidak langsung, cara ini juga membantu anak untuk mengenal nama dan rasa buah-buahan.

4. Buah-buahan

Ada banyak jenis buah-buahan yang tersedia di pasaran untuk diberikan pada anak. Selain mudah didapat, camilan sehat untuk anak balita ini juga sudah kaya rasa sehingga tidak butuh banyak usaha untuk mengolahnya.

Bahkan, Anda bisa menggabungkan berbagai jenis buah-buahan dalam satu piring untuk menambah asupan zat gizi anak. Misalnya stroberi, mangga, kiwi, buah naga, melon, semangka, pisang, jambu, apel, tomat, dan lain sebagainya.

Buah-buahan kaya akan beragam vitamin dan mineral, serta sejumlah serat yang baik untuk melancarkan sistem pencernaan balita.

5. Sandwich

Anak mungkin tidak sadar kalau sandwich favorit mereka ternyata telah diberi tambahan irisan buah dan sayur yang di dalamnya. Dengan begitu, selain mendapatkan sumber karbohidrat, anak turut mendapatkan berbagai nutrisi penting lainnya.

6. Yoghurt

Yoghurt merupakan sumber protein dan kalsium yang sangat baik untuk menunjang pertumbuhan anak. Bila ingin semakin menambah rasa dan nilai gizinya, sajikan yogurt bersama buah dan biji-bijian. Alih-alih memilih yoghurt yang terasa sangat manis, sebaiknya berikan anak jenis yoghurt tawar (plain).

7. Ubi

Ubi adalah satu dari sejumlah sayuran yang paling bergizi. Ini karena ubi mengandung vitamin A, dan merupakan sumber vitamin B6, C, dan asam folat yang baik. Coba sajikan ubi panggang (dengan sedikit minyak dan garam) sebagai alternatif ketimbang menyajikan kentang goreng penuh minyak seperti yang dijual di restoran cepat saji.

8. Telur

Satu butir telur memberikan dapat menyumbang hampir sepertiga dari kebutuhan protein anak untuk satu hari. Sediakanlah beberapa telur rebus dalam lemari es (telur tahan selama tujuh hari), atau buatlah omelet dan sajikan bersama roti.

Cara lainnya, Anda bisa sajikan pancake atau crepes yang telah diolah lebih dulu di malam sebelumnya untuk siap makan di pagi hari.

9. Pasta

Pasta adalah sumber karbohidrat kompleks yang luar biasa. Sediakan beberapa pasta dalam bentuk favorit anak Anda dan masaklah sebagian agar dapat disimpan di kulkas.

Pasta tergolong sajian yang mudah dan cepat dibuat. Saat hendak dimakan, hangatkan pasta tersebut dan campur dengan sayuran atau dimasak bersama ayam dan saus tomat.

10. Popcorn

Pilihan camilan sehat untuk balita lainnya yang bisa Anda berikan adalah popcorn. Akan tetapi, bukan sembarang popcorn seperti yang banyak dijual di pasaran.

Pasalnya, popcorn tersebut biasanya telah ditambahkan dengan banyak gula, garam, maupun perasa lainnya. Cobalah buat campuran popcorn sendiri dengan tambahan keju, kacang-kacangan, dan buah-buahan kering.

11. Kismis

Kismis mengandung banyak nutrisi, seperti serat, kalium, dan vitamin. Anda bisa mencampurkan beberapa potonga kismis sebagai topping taburan pada sereal, oatmeal, roti, dan lainnya.

Bahkan, anak-anak juga biasanya senang mencelupkan potongan buah-buahan pada krim yang mengandung kismis.

12. Oatmeal

Bubur gandum atau oatmeal bisa menjadi pilihan camilan sehat untuk anak balita sebelum waktu makan siangnya tiba. Ini karena oatmeal memiliki kandungan serat yang tinggi, sehingga dapat meningkatkan jumlah bakteri baik di dalam saluran pencernaan.

Hindari memberikan oatmeal dengan kandungan gula yang tinggi. Sebagai gantinya, ciptakan rasa manis alami untuk oatmeal dari kayu manis dan beberapa irisan buah-buahan. Anda juga bisa menambahkan susu sebagai campuran oatmeal guna menambah asupan protein, kalsium, dan vitamin.

Baca Juga:

Sumber
Yang juga perlu Anda baca