Camilan Sehat untuk Balita Anda

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh:

Tanpa Anda sadari, kebiasaan dan pola makan Anda sangat berpengaruh pada pola makan anak Anda, terutama jika si kecil sedang menginjak masa balita. Anak-anak di usia ini hanya mengetahui makanan sebatas apa yang ada di rumah dan disediakan oleh orangtuanya di meja makan. Jadi, mulailah berperan aktif dalam membentuk kebiasaan makan yang baik untuk anak.

Siapkan hanya makanan dan camilan sehat. Pilih makanan segar yang kaya akan nutrisi (vitamin, mineral, protein, dan serat) dan sebisa mungkin hindari makanan kemasan yang diproses, karena makanan jenis ini cenderung tinggi gula, garam, dan lemak. Jika Anda akan menitipkan si kecil ke pusat penitipan anak, tanyakan apa jenis makanan ringan yang disajikan di sana. Jika Anda tidak menyetujui pada makanan yang disajikan, pertimbangkan menyarankan menu makanan sehat. Jika saran Anda tidak diterima, bawakan ia bekal makanan ringan buatan rumah, bahkan jika hal ini akan sedikit merepotkan Anda di malam sebelumnya.

Kadang, makanan ringan yang bergizi memerlukan lebih banyak persiapan, tetapi Anda bisa membuatnya lebih mudah. Ada banyak makanan ringan sehat dan praktis yang tersedia. Balita harus makan sendiri, jadi pikirkanlah makanan yang sederhana, mudah dimakan dengan tangan, dan makanan yang mudah digigit, seperti:

  • Sereal sarapan rendah gula
  • Buah segar diiris tipis atau dipotong kecil-kecil
  • Biskuit gandum dan muffin mini
  • Keju yang dipotong menjadi irisan tipis atau diparut

Biarkan balita Anda yang memilih

Walaupun si kecil masih balita, ia akan sangat bersemangat untuk memegang kendali sesekali. Camilan adalah kesempatan besar bagi anak-anak untuk belajar tanggung jawab secara sederhana. Tawarkan beberapa makanan bergizi setiap kali makan makanan ringan, kemudian biarkan anak Anda memilih apa dan berapa banyak yang ia ingin makan.

Meskipun tergoda, tahanlah diri Anda untuk hanya menawarkan makanan yang anak Anda sukai. (Hal ini sulit terutama bagi orangtua dari anak yang pemilih makanan dan hanya ingin anak-anak mereka untuk makan sesuatu.) Cobalah mencampur sesuatu yang anak Anda sukai dengan makanan baru pada saat makan makanan ringan. Bahkan jika makanan baru itu ditolak, teruslah tawarkan makanan tersebut. Ingatlah bahwa mungkin diperlukan beberapa kali mencoba sebelum anak dapat menerima makanan yang baru.

Jangan permasalahkan makanan yang tidak habis, bahkan jika anak Anda melewati makanan ringan atau makanan utama. Tetapi jangan pula mengizinkan anak-anak untuk memilih makanan alternatif atau memutuskan kapan makanan utama dan makanan ringan harus disediakan. Anda ingin mereka belajar bahwa makanan utama dan makanan ringan tersedia hanya pada waktu tertentu dan agar mereka dapat memilih makanan yang Anda sediakan.

Yang perlu dihindari

Kebanyakan orangtua “menyogok” anak mereka dengan menjanjikan beberapa hadiah, termasuk makanan, tapi hal ini bukan strategi yang baik. Menggunakan permen sebagai hadiah dapat menciptakan kesan bahwa makanan tersebut lebih berharga atau lebih baik dari makanan lainnya yaitu makanan yang lebih sehat, ditambah lagi anak-anak cepat belajar untuk menggunakannya sebagai sarana negosiasi dengan orangtuanya.

Tidak ada alasan yang baik bagi anak Anda untuk mengonsumsi permen. Anda tidak perlu melarang anak Anda makan kue cokelat, namun Anda sebaiknya hanya memberikannya sesekali. Jangan biarkan makanan “kalori kosong” ini menjadi camilan sehari-hari.

Buatlah makanan manis sebagai pengecualian, bukan aturan, agar anak Anda tidak merasa berhak untuk dapat hadiah makanan manis, atau terlalu terkejut ketika Anda melarangnya makan permen. Jika Anda menyimpan makanan ringan yang kurang bergizi di rumah, jaga agar makanan tersebut tidak terlihat oleh anak Anda. Jika anak Anda mellihatnya, anak Anda akan cenderung untuk merengek minta makanan ringan tersebut.

Makanan ringan terbaik untuk balita Anda

Sereal biji-bijian utuh

Semangkuk sereal gandum (oatmeal) diperkaya dengan vitamin, kalsium, dan serat. Jika Anda menyajikan oatmeal dengan tambahan susu dan buah, sarapan sehat ini menyimpan banyak energi untuk memulai hari. Untuk memberikan rasa yang menyenangkan dan aroma yang berbeda, coba tambahkan yoghurt di atas sereal dan stroberi kering.

Keju

Protein dalam makanan ringan ini akan menjaga tingkat energi yang tinggi sampai makan malam. Anda bisa lelehkan keju untuk jadi celupan crackers gandum, tetapi Anda juga dapat membuat keju lebih menarik untuk anak-anak dengan memotongnya menjadi bentuk yang menyenangkan dengan cetakan kue dan membuat sate-satean dengan buah favorit Anda.

Smoothies

Anak-anak sangat menyukai smoothies, dan minuman mengenyangkan ini mengandung banyak nutrisi. Gunakan yogurt tawar rendah lemak, jus jeruk 100%, dan pisang sebagai dasar jus, kemudian lakukan eksperimen dengan kombinasi potongan buah segar atau beku. Ini adalah cara yang bagus untuk menambahkan dua atau tiga porsi buah yang mengandung serat dalam menu makan si kecil.

Stroberi

Jika Anda merasa bahwa buah yang si kecil makan hanya pisang dan apel, cobalah untuk memberikan stroberi yang mengandung banyak vitamin C. Untuk camilan sehat yang tidak merepotkan, coba kombinasikan stroberi dengan hanya tiga bahan. Untuk pilihan sehat lainnya, cobalah dengan crepes gandum.

Sandwich, muffins, sponge cake yang sehat

Anak Anda tidak akan pernah menduga sandwich atau muffin favorit mereka ternyata mengandung buah dan sayur yang telah Anda “selundupkan” saat membuatnya. Roti pisang, muffin zucchini, carrot cake, dan kue buah adalah beberapa alternatif makanan favorit untuk anak-anak.

Yogurt

Yogurt rendah lemak merupakan sumber kalsium yang sangat baik dan anak-anak menyukainya. Untuk menambah rasa dan nilai gizi, sajikan yogurt dengan buah dan biji-bijian atau buat es loli yoghurt buah buatan sendiri yang lebih baik dari yang dijual di toko-toko.

Ubi jalar

Ubi adalah satu dari sejumlah sayuran yang paling bergizi: Mereka mengandung vitamin A dan merupakan sumber yang baik dari vitamin B6, C, dan asam folat. Coba sajikan ubi goreng (dengan sedikit minyak dan garam) sebagai alternatif yang baik ketimbang menyajikan kentang goreng berminyak yang biasa Anda temui di restoran cepat saji.

Telur

Satu butir telur memberikan anak berusia 4 tahun hampir sepertiga dari kebutuhan protein untuk satu hari. Sediakanlah beberapa telur rebus dalam lemari es (telur tahan selama tujuh hari), atau buatlah dadar telur dan sajikan dengan roti. Atau, Anda bisa sajikan pancake atau crepes yang telah diolah lebih dulu di malam sebelumnya untuk siap makan di pagi hari.

Mi

Pasta adalah sumber karbohidrat kompleks yang luar biasa. Sediakan beberapa pasta dalam bentuk favorit anak Anda dan masaklah sebagian untuk dapat disimpan di kulkas. Pasta tergolong sajian yang mudah dan cepat dibuat. Saat hendak dimakan, panaskan dengan microwave setengah mangkuk porsi pasta dicampur dengan sayuran atau dimasak dengan ayam dan saus tomat.

Kacang campur

Campurlah kacang, pretzel, sereal gandum, keripik pisang, dan popcorn untuk snack yang mudah dibawa dan bermanfaat. Kacang-kacangan mengandung mineral seperti magnesium, zat besi, dan zinc. Cobalah buat campuran popcorn dengan kacang-kacangan dan buah-buahan kering.

Kismis

Kismis mengandung banyak nutrisi baik, seperti serat, kalium, dan vitamin. Bahkan anak Anda yang suka memilih-milih makanan tidak akan melewatkan setangkup kismis. Anak-anak akan senang untuk mencelupkan potongan apel atau wortel pada krim yang memiliki kismis.

Apel

Apel merupakan buah yang sehat tetapi jika Anda merasa apel membosankan dan ingin beralih dari camilan apel Anda, cobalah keripik apel instan yang lezat untuk mendapatkan vitamin C dan serat Anda yang sering Anda peroleh dari apel segar. Untuk menambahkan rasa, taburi dengan blueberry segar dan sesendok yoghurt vanilla rendah lemak.

Tomat

Anak-anak akan menyukai salad kombinasi tomat, melon, apel, dan sedikit jeruk. Tomat mengandung lycopene, melon memberikan vitamin A dan C, dan apel memberikan kebutuhan serat, sehingga kombinasi tiga buah ini adalah camilan yang super sehat.

Sumber
Yang juga perlu Anda baca