7 Tips Merawat dan Menjaga Kesehatan Payudara Selama Masa Menyusui

Oleh Informasi kesehatan ini sudah direview dan diedit oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum

Payudara ibu bisa dibilang sebagai “aset” penting selama masa menyusui. Itu sebabnya, perawatan payudara harus dilakukan bagi ibu menyusui guna melancarkan pemberian ASI untuk bayi. Khususnya di usia 6 bulan pertama, di mana ASI eksklusif menjadi makanan satu-satunya bagi si kecil. Lantas, bagaimana cara menjaga kesehatan payudara di masa menyusui ini?

Kenapa perawatan payudara bagi ibu menyusui itu penting?

mencegah puting berdarah

Sejak awal masa kehamilan, Anda mungkin sudah menyadari adanya perubahan pada payudara. Entah itu perubahan yang cukup mencolok, atau terbilang sedikit alias tidak terlalu berubah.

Perubahan tersebut biasanya akan terus terjadi hingga masa menyusui. Hal ini dikarenakan payudara bertugas dalam memproduksi ASI. Selama kehamilan, tubuh akan melepaskan hormon sebagai cara untuk mempersiapkan ASI saat waktu menyusui nantinya tiba.

Hormon tersebut kemudian akan memicu jaringan pada payudara untuk berkembang dan mulai menghasilkan ASI. Selanjutnya setelah Anda melahirkan, payudara secara otomatis akan mulai memproduksi ASI dengan sendirinya.

Dengan demikian, Anda siap menyusui bayi kapan pun ia membutuhkan ASI. Sadar atau tidak, ukuran payudara selama menyusui juga tampak lebih besar ketimbang sebelumnya.

Ini juga dipengaruhi oleh hormon yang mendukung produksi ASI, sehingga membuat ukuran payudara membesar. Salah satu kunci penting menyusui yakni dengan menerapkan perawatan payudara bagi ibu menyusui.

Pasalnya, tidak hanya sesekali payudara bisa mengalami masalah selama menyusui. Mulai dari nyeri atau sakit pada puting, pembengkakan payudara, infeksi jamur, dan lain sebagainya.

Atas dasar itulah, penting untuk memahami cara menjaga kesehatan payudara dan menerapkan perawatan payudara bagi ibu menyusui. Perawatan payudara ini dapat membantu mencegah dan mengatasi masalah yang mungkin muncul selama menyusui.

Alhasil, Anda bisa menyusui dengan lancar, serta bayi juga dapat menikmati manfaat dari mendapatkan ASI.

Beragam cara menjaga kesehatan payudara bagi ibu menyusui

puting susu lecet saat menyusui

Ketika payudara sedang penuh terisi oleh ASI, Anda mungkin merasakan payudara membengkak, nyeri, kesemutan, hingga ASI gampang keluar. Namun tak perlu khawatir, karena kondisi ini sebenarnya normal terjadi selama masa menyusui.

Nah, yang terpenting yakni tetap berusaha untuk menikmati setiap proses menyusui senyaman mungkin, sehingga bayi bisa menyusu dengan lancar. Berikut beberapa tips perawatan payudara bagi ibu menyusui yang bisa rutin Anda lakukan di rumah:

1. Jaga kebersihan payudara

Cara menjaga kesehatan payudara selama menyusui yang paling mudah yakni dengan rajin mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang payudara. Misalnya mencuci tangan terlebih dahulu sebelum menyusui dan memompa ASI, maupun setelahnya.

Selain itu, usahakan untuk menjaga agar payudara dan puting selalu dalam keadaan bersih dengan membersihkan atau mencucinya setiap hari. Anda bisa menggunakan air hangat untuk membersihkan seluruh bagian payudara saat mandi.

Jika Anda memiliki kulit sensitif, sebaiknya hindari membersihkan payudara dengan menggunakan sabun. Pasalnya, hal ini bisa menyebabkan kulit payudara menjadi kering, pecah-pecah, hingga mengalami iritasi.

Bahkan, penggunaan sabun juga berisiko menghilangkan minyak alami yang dihasilkan oleh kelenjar montgomery di areola atau area gelap yang mengelilingi puting susu. Padahal, minyak tersebut berfungsi untuk menjaga puting dan areola dalam keadaan bersih dan lembap.

Sebagai solusinya, Anda cukup membersihkan area payudara menggunakan air hangat saja. Namun bila Anda tidak mengalami masalah dengan penggunaan sabun, sebenarnya sah-sah saja untuk membersihkan payudara dengan sabun.

Dengan catatan, sebaiknya pilih sabun yang aman dan tidak berisiko menimbulkan masalah maupun iritasi pada payudara selama masa menyusui. Hal ini penting dilakukan sebagai perawatan payudara bagi ibu menyusui.

2. Tepuk pelan puting payudara untuk mengeringkannya

Jika payudara sudah dibersihkan dan ingin dikeringkan, sebaiknya hindari menggosok puting dan seluruh area payudara terlalu kuat.

Sebagai gantinya, perawatan payudara bagi ibu menyusui yang bisa Anda lakukan yakni mengeringkan puting dan bagian payudara lainnya dengan mengusap atau menepuk-nepuk secara perlahan.

Jangan lupa, biasakan untuk menggunakan handuk bersih untuk mengeringkan payudara. Hindari menggosok payudara terlalu kuat dan kencang, karena berisiko menimbulkan iritasi dan luka.

3. Rutin mengganti kantung penampung ASI di dalam bra

Kantung penampung ASI atau yang bisa juga disebut dengan breast pads, biasanya diletakkan di dalam bra. Tujuannya agar ASI yang menetes tidak langsung membasahi bra dan pakaian yang Anda gunakan, melainkan tertampung di dalam breast pads.

Kantung penampung ASI memiliki bentuk bulat dengan ukuran menyerupai payudara. Agar lebih mudah menjalankan tugasnya dalam menampung ASI, breast pads diberi lubang di bagian tengahnya.

Dengan begitu, areola dan puting susu bisa masuk ke dalam lubang tersebut guna memastikan ASI tertampung dengan baik dan tidak tumpah. Meski tidak terlihat secara langsung dari luar, tapi usahakan untuk mengganti breast pads secara teratur.

Rasakan ketika kantung penampung ASI mulai terasa penuh dan basah. Artinya, ini saat yang tepat untuk mengganti dan mencuci kantung penampung ASI tersebut.

Di samping bertujuan untuk memastikannya selalu bersih saat digunakan, rutin mengganti breast pads juga berguna mencegah tumbuhnya bakteri dan jamur yang berisiko menimbulkan masalah saat menyusui.

4. Gunakan bra yang nyaman

Memakai bra yang tepat dan nyaman merupakan satu dari beberapa cara menjaga kesehatan payudara selama menyusui. Bagi para ibu menyusui, memilih dan menggunakan bra sesuai dengan ukuran dan bentuk payudara bisa menjadi perawatan payudara yang tepat.

Anda bisa menggunakan bra khusus untuk menyusui, maupun bra biasa yang nyaman saat dipakai. Usahakan untuk memilih ukuran yang pas, alias tidak terlalu ketat maupun kebesaran saat dipakai.

Pilih juga bra dengan bahan dasar katun atau kain untuk mendukung payudara “bernapas” dengan mudah.

5. Pastikan bayi menyusui dengan benar

Sejak pertama kali menyusui, biasakan bayi untuk menyusu secara teratur setidaknya setiap 2-3 jam sekali. Selain sebagai perawatan payudara bagi ibu menyusui, menerapkan frekuensi dan jadwal menyusui ini dapat membantu mencegah munculnya masalah pada payudara.

Ambil contohnya nyeri pada puting, pembengkakan payudara, hingga penyumbatan pada saluran susu. Jika Anda tidak menerapkan cara menjaga kesehatan payudara, tentu berbagai kondisi tersebut dapat menggangu proses menyusui.

6. Lepaskan mulut bayi dengan tepat setelah menyusui

Setelah bayi selesai menyusu, jangan langsung menarik puting payudara Anda dari mulut bayi. Cara ini justru dapat membuat puting susu terluka, nyeri, sehingga menghambat proses menyusui.

Ada baiknya untuk meletakkan jari tangan Anda pada bagian payudara yang paling dekat dengan mulut bayi. Kemudian tekan area payudara tersebut untuk melepaskan isapan antara mulut bayi dengan payudara Anda secara perlahan.

Selanjutnya, Anda bisa menarik sedikit demi sedikit payudara beserta puting susu dari dalam mulut bayi.

7. Rutin memeriksakan kesehatan payudara

Selain dengan membiasakan diri untuk menerapkan berbagai cara menjaga kesehatan payudara selama menyusui, jangan lupa juga untuk memeriksakan kondisi payudara secara rutin.

Terlebih jika payudara terasa bermasalah selama menyusui, misalnya tampak benjolan yang tidak kunjung hilang selama beberapa hari. Segera konsultasikan dengan dokter untuk mencari tahu penyebab munculnya benjolan pada payudara, dan cara tepat untuk mengatasinya.

Baca Juga:

Sumber