Tes Seperti Apa Saja yang Harus Dilakukan untuk Mendeteksi Autisme?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 10 September 2020 . Waktu baca 4 menit
Bagikan sekarang

Autisme adalah gangguan saraf yang memengaruhi perkembangan seseorang. Karena itu, anak atau orang dewasa dengan autisme mengalami kesulitan untuk berkomunikasi dan berinteraksi dengan orang lain. Namun, tidak jarang bagi anak yang tidak punya autisme untuk mengalami masalah perkembangan. Jadi, tes autisme apa saja yang perlu dilakukan sebelum dokter memberikan diagnosis? Simak artikel berikut ini.

Skrining perkembangan

Screening atau skrining perkembangan adalah tes autisme singkat untuk menguji apakah anak Anda mengalami keterlambatan perkembangan. Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan pada Anda menyangkut perkembangan anak Anda dan ia mungkin akan berbicara atau bermain dengan anak Anda. Tujuannya untuk melihat caranya belajar, berbicara, bergerak, berperilaku, bereaksi, dan berinteraksi dengan orang lain.

Nah, keterlambatan bisa menjadi tanda dari masalah perkembangan. Jadi bila kemampuan anak cenderung terlambat dibandingkan dengan anak-anak usianya, Anda perlu waspada.

Anak Anda harus melakukan skrining di usia 9 bulan, 18 bulan, dan 24 atau 30 bulan. Ia mungkin harus menjalani skiring tambahan jika ia lahir prematur, memiliki berat lahir yang ringan, atau mengalami masalah lainnya. 

Penilaian perilaku

Dokter akan mengajukan beberapa pertanyaan untuk menentukan jenis keterlambatan perkembangan yang dialami anak Anda.

Pertama, dokter akan mengulas rekam medis (riwayat kesehatan) anak Anda. Selama wawancara, dokter akan mengajukan pertanyaan menyangkut perkembangan anak Anda, seperti apakah ia menunjuk barang-barang bila ia menginginkan sesuatu. Seorang anak penderita autisme sering kali diam saja, tidak menunjuk apa pun jika ingin memberi tahu apa yang ia inginkan. Ia juga biasanya tidak memeriksa apakah orangtuanya melihat ke barang tersebut.

Kemudian, dokter akan menggunakan panduan diagnostik untuk mendapatkan penilaian perilaku anak Anda yang mungkin berkaitan dengan gejala utama autisme. Contoh gejala utama autisme adalah fokus yang tidak lazim pada beberapa hal. Ini berarti anak penderita autisme seringkali berfokus pada bagian-bagian suatu mainan, tetapi ia tidak ingin bermain dengan mainan tersebut secara keseluruhan dan ia tidak dapat memahami mainan tersebut.

Tes perkembangan dan kecerdasan bisa digunakan untuk menilai apakah keterlambatan perkembangan berpengaruh pada pemikiran dan kecerdasan anak Anda.

Penilaian fisik

Penilaian fisik digunakan untuk memeriksa apakah masalah fisik menyebabkan gejala anak Anda. Dokter akan mengukur tinggi, berat, dan lingkar kepala untuk memastikan bahwa anak Anda tumbuh dengan normal.

Tes pendengaran juga digunakan untuk memeriksa kemampuan mendengar anak Anda. Dokter juga akan memeriksa jika ada kaitan antara masalah pendengaran dan keterlambatan perkembangan, termasuk yang berkaitan dengan kemampuan bahasa.

Tes laboratorium

Tes autisme lewat laboratorium juga digunakan untuk menentukan apakah masalah fisik yang menyebabkan gejala autisme pada anak Anda. Biasanya hal ini dilakukan lewat tes DNA (genetik). 

Tes keracunan timbal mengukur jumlah timbal dalam darah anak Anda. Timbal adalah logam beracun yang dapat menyebabkan kerusakan otak dan bagian tubuh lainnya. Tes autisme ini bisa dilakukan dengan cara mengambil sampel darah. Menurut situs kesehatan WebMD, anak yang mengidap autisme punya kemungkinan lebih besar mengalami keracunan timbal. Ini karena anak mungkin suka makan atau memasukkan benda-benda asing ke mulutnya. 

Pindai (scan) MRI bisa menunjukkan gambar detail dari otak dan membantu dokter menentukan apakah tanda perbedaan pada struktur otak bisa menyebabkan gejala seperti autisme.

Analisis kromosom akan dilakukan jika anak Anda dicurigai memiliki kelainan kecerdasan (yang ditandai dengan kemampuan mental dan kecerdasan di bawah rata-rata dan kurangnya keterampilan dasar untuk hidup).

Diagnosis autisme bisa jadi sulit ditegakkan karena bisa bervariasi dari satu orang ke orang lainnya. Jika Anda berpikir bahwa anak Anda mengidap autisme, berkonsultasilah pada dokter sesegera mungkin. Sejumlah penilaian dan tes autisme akan dilakukan untuk membantu para spesialis mendeteksi apakah yang dialami anak itu benar autisme.

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, maupun pengobatan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

6 Cara Menghangatkan Tubuh Saat Sedang Kedinginan

Mengenakan selimut dan pakaian tebal merupakan salah satu cara menghangatkan tubuh saat kedinginan. Apakah ada cara lainnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Kesehatan, Informasi Kesehatan 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

Hati-hati, 8 Suplemen Herbal Ini Tak Boleh Dikonsumsi Sebelum Masuk Ruang Operasi

Meski bermanfaat bagi kesehatan, beberapa suplemen herbal dapat berisiko komplikasi berbahaya jika diminum menjelang operasi. Apa saja itu?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit

Konsumsi Kayu Manis Berlebihan, Hati-hati Risikonya untuk Kesehatan

Meski memiliki manfaat, perhatikan jumlah asupan kayu manis. Terlalu banyak mengonsumsi rempah ini memiliki risiko kayu manis yang berbahaya.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Pengobatan Herbal dan Alternatif, Herbal A-Z 20 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit

7 Penyebab Hidung Meler serta Cara Mengatasinya

Hidung ingusan memang sangat menganggu Anda. Berikut tips yang bisa dilakukan di rumah untuk meringankan hidung meler, entah karena flu atau alergi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Kesehatan THT, Gangguan Hidung 19 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Mengurangi Bau Badan

Deodoran Tidak Mempan Kurangi Bau Badan? Atasi Dengan Bahan Alami Berikut Ini

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Marsha Desica Arsanta
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
tips lari untuk penderita rematik

6 Kesalahan Saat Olahraga Lari yang Wajib Dihindari

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
strategi menahan lapar

Cara Menahan Rasa Lapar Saat Melakukan Diet

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 21 Januari 2021 . Waktu baca 4 menit
cara mengobati tipes

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Tipes

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 20 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit