Suplemen Zinc Bisa Membantu Mengatasi Diare Pada Anak

Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 15 November 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Diare merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada banyak anak, terutama di negara berkembang. Walaupun dirasa sepele, namun diare pada anak yang berkepanjangan dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya. Oleh karena itu diare pada anak tidak boleh dibiarkan. Nah, orangtua dapat memberikan suplemen untuk anak yang diare untuk mempercepat penyembuhannya. Bagaimana bisa?

Manfaat suplemen zinc untuk anak yang diare

Dikutip dari laman WHO, suplemen zinc merupakan salah satu cara untuk meringankan gejala diare pada anak sekaligus mempercepat kesembuhannya. Tak hanya itu. Suplementasi zinc juga dapat mencegah anak kena diare lagi untuk dua sampai tiga bulan ke depan.

Hal ini karena zinc penting untuk membantu proses sintesis protein, pertumbuhan sel, meningkatkan kekebalan tubuh, menjaga metabolisme tubuh, serta menjaga keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh. Kekurangan zat gizi zinc dalam tubuh dapat dihubungkan dengan peningkatan risiko infeksi saluran cerna dan penurunan fungsi kekebalan tubuh.

WHO dan UNICEF merekomendasikan agar anak balita yang menderita diare akut diberikan suplemen zinc sebanyak 20 mg (1 tablet) selama 10-14 hari. Sedangkan anak usia di bawah enam bulan cukup diberikan 10 mg (½  tablet) per hari.

Orangtua bisa melarutkan tablet suplemen zinc dengan air matang atau ASI, kemudian berikan ke anak untuk diminum

Dari mana lagi anak bisa mendapatkan zinc?

Zinc adalah nutrisi yang tidak dihasilkan sendiri oleh tubuh. Maka, anak harus mendapatkan nutrisi zinc dari sumber luar. Bisa dari makanan yang mengandung zinc maupun dari suplemen zinc.

Saat anak terkena diare akut, tubuhnya membutuhkan nutrisi zinc tambahan yang bisa didapat dari suplemen zinc untuk mempercepat penyembuhannya.

Sementara saat anak sehat, kebutuhan zinc anak tidak terlalu tinggi. Maka anak bisa memenuhi kebutuhan zinc-nya hanya dari makanan, dan tidak perlu mengonsumsi suplemen zinc.

Kelebihan asupan zinc dari suplemen justru dikhawatirkan dapat mengganggu penyerapan nutrisi lain, seperti zat besi dan kalsium. Hal ini kemudian dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan anak.

Beberapa makanan yang mengandung mineral zinc adalah daging, ayam, tiram, kepiting, lobster, kacang mede, kacang almond, kacang merah, oatmeal, susu, keju, serta sereal yang diperkaya zinc.

Selain zinc, anak juga perlu oralit saat diare

Di samping pemberian suplemen zinc, pemberian oralit dapat ikut membantu penyembuhan diare anak. Bila anak mulai diare, oralit merupakan salah satu larutan yang harus segera diberikan.

Oralit berguna untuk menggantikan cairan dan elektrolit tubuh yang hilang saat diare. Ini membuat risiko anak mengalami dehidrasi saat diare bisa dihindari.

Pemberian oralit dilengkapi dengan suplemen zinc saat anak diare merupakan “resep” yang cukup ampuh untuk menghentikan diare anak sebelum terlambat.

Namun, jika diare anak bertambah parah atau tidak kunjung sembuh (bahkan sampai terjadi dehidrasi), sebaiknya segera bawa anak ke dokter agar mendapat penanganan lebih lanjut.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Was this article helpful for you ?
Sumber

Artikel dari ahli Arinda Veratamala, S.Gz

4 Manfaat Minyak Hati Ikan Kod Bagi Kesehatan Anak

Berbagai cara tentu dilakukan ibu untuk mendukung pertumbuhan anaknya. Salah satunya yaitu dengan memberikan minyak hati ikan kod. Apa manfaatnya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
minyak hati ikan kod

9 Penyakit Infeksi pada Anak yang Rentan Menyerang

Penyakit infeksi pada anak cukup mengkhawatirkan karena bisa mengganggu tumbuh kembang. Lantas, apa saja penyakit infeksi yang sering dialami anak?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
penyakit infeksi pada anak

Zat Besi Sangat Penting Bagi Bayi, Berapa Banyak yang Dibutuhkannya?

Saat bayi menginjak usia 6 bulan, ASI saja sudah tidak bisa mencukupi kebutuhan zat besi bayi. Nah, jika terjadi kekurangan zat besi, apa sih dampaknya?

Ditulis oleh: Arinda Veratamala, S.Gz
kebutuhan zat besi bayi
Bayi, Gizi Bayi, Parenting 12 Juni 2019

Yang juga perlu Anda baca

Sistiserkosis

Sistiserkosis adalah penyakit. Cari tahu gejala, penyebab, diagnosis, pengobatan, serta cara mengontrol dan mencegahnya di Hello Sehat.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Penyakit Infeksi, Infeksi Jamur dan Parasit 3 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit

Mengenal Penyebab Hingga Cara Mengatasi Diare pada Anak

Infeksi bisa memengaruhi pencernaan anak sehingga terjadi diare. Apakah ini normal atau bisa berbahaya? Simak penjelasan diare pada anak di artikel ni!

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Gangguan Pencernaan pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 31 Desember 2020 . Waktu baca 11 menit

Ambeien (Wasir)

Ambeien (wasir) adalah membengkaknya pembuluh vena di anus yang menyebabkan rasa tidak nyaman dan BAB berdarah. Bagaimana mengobati ambeien?

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Kesehatan Pencernaan, Ambeien 30 Desember 2020 . Waktu baca 12 menit

Salmonellosis

Salmonellosis adalah penyakit akibat infeksi bakteri Salmonella yang menyerang usus. Bagaimana mengatasi penyakit ini? Simak selengkapnya.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Kesehatan Pencernaan, Gangguan Pencernaan Lainnya 22 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Direkomendasikan untuk Anda

pertolongan pertama keracunan makanan

Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: dr. Ivena
Dipublikasikan tanggal: 19 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
penyakit pada sistem pencernaan

11 Penyakit yang Paling Sering Terjadi pada Sistem Pencernaan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 13 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
keracunan makanan

Keracunan Makanan

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 11 menit
Infeksi Bakteri E Coli

Infeksi Bakteri E. coli

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 8 menit