Sunat Untuk Anak-Anak

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 8 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Definisi

Apa itu sunat?

Sunat adalah operasi pelepasan kulit yang menutupi ujung penis. Di beberapa negara seperti Amerika, sunat dilakukan pada bayi laki-laki segera setelah ia lahir. Di Indonesia, sunat lebih umum dilakukan di masa kanak-kanak. Ini merupakan prosedur yang lebih kompleks.

Beberapa studi telah mencoba mencari tahu apakah ada manfaat medis untuk sunat pada anak. Hasilnya beragam. Terlihat ada beberapa bukti bahwa sunat pada anak dapat mengurangi risiko berikut:

  • infeksi saluran urin atau urinary tract infection (UTI)
  • kanker penis
  • penyakit seksual menular, termasuk HIV/AIDS

Manfaat paling signifikan untuk sunat pada anak adalah rendahnya tingkat infeksi saluran urin (UTI). Saat 3-6 bulan pertama, UTI 10 kali lebih umum terjadi pada anak laki-laki yang tidak disunat daripada yang disunat. UTI pada masa pertumbuhan bisa menyebabkan masalah ginjal nantinya dalam hidup. Namun, ini bisa dengan mudah diatasi dengan antibiotik dan mungkin tidak cukup sebagai alasan untuk menyunat anak-anak.

Beberapa studi memperlihatkan ada tingkat kanker penis yang sedikit lebih tinggi pada pria yang tidak disunat saat bayi. Namun, kanker penis sangat jarang terjadi di antara semua pria, baik yang disunat ataupun yang tidak disunat.

Ada beberapa bukti bahwa sunat dapat mengurangi risiko mendapatkan atau memberikan penyakit seksual menular. Namun, belum jelas apakah sunat adalah faktor kuncinya, atau jika ada faktor lain, seperti penggunaan kondom dan jumlah pasangan seks memainkan peran yang lebih besar.

Pencegahan & peringatan

Apa yang harus saya ketahui sebelum anak-anak disunat?

Untuk banyak orang, sunat adalah ritual keagamaan. Sunat juga bisa jadi tradisi keluarga, untuk alasan kebersihan personal, atau perawatan kesehatan. Namun bagi beberapa orang, sunat mungkin dianggap tidak perlu. Setelah sunat, biasanya tidak mungkin untuk mengembalikan penis ke bentuk aslinya seperti sebelum disunat.

Apakah ada alternatif untuk sunat?

Jika anak Anda menderita BXO terdeteksi, sunat adalah satu-satunya cara yang dapat diandalkan untuk menyembuhkan kondisi tersebut. Untuk kondisi lain, operasi dorsal slit atau preputioplasty dapat direkomendasikan. Jika anak Anda tidak memiliki BXO, operasi dorsal slit dapat direkomendasikan. Ini adalah prosedur melebarkan pembukaan pada kulup.

Proses

Apa yang harus dilakukan anak-anak sebelum disunat?

Sebelum disunat, dokter akan menjelaskan risiko dan manfaat prosedurnya. Jika Anda merencanakan anak Anda untuk disunat, Anda akan memberikan tanda tangan persetujuan untuk prosedurnya. Anda harus berdiskusi dengan dokter tentang obat yang sedang digunakan anak Anda, alergi, atau kondisi kesehatan apapun yang ia alami, dan sebelum operasi Anda akan bertemu dokter anestesi dan merencanakan anestesi untuk anak Anda bersama. Penting untuk mengikuti instruksi tentang kapan harus berhenti makan dan minum sebelumnya untuk operasi.

Bagaimana proses operasi ini?

Operasi ini umumnya dilakukan di bawah bius total. Operasi biasanya memakan waktu 30 menit. Dokter bedah akan melepas kulup dan menutup segala pembuluh darah kecil. Dokter kemudian akan menjahit dua ujung kulitnya.

Apa yang harus dilakukan setelah operasi ini?

Penis yang disunat harus dibersihkan dengan sabun dan air setiap hari dan setiap popoknya kotor (untuk bayi). Jika penis telah dibungkus dengan kain kasa, bersihkan kain kasa setiap kali popok diganti. Jeli petroleum bisa digunakan pada kepala penis, yang mungkin bisa iritasi karena popok dan urin.

Sedikit bengkak dan perdarahan bisa terjadi dan kerak bening sering terbentuk di sekitar area. Dalam banyak kasus, sunat akan sembuh normal dalam 5-7 hari.

Hubungi dokter jika:

  • perdarahan tidak berhenti atau tambah banyak
  • anak tidak buang air kecil 6-8 jam setelah penyunatan
  • kemerahan atau bengkak tidak hilang, atau memburuk, setelah 3-5 hari
  • keluar cairan kekuningan atau muncul lapisan kekuningan setelah 7 hari
  • bayi memiliki temperatur di atas 38 derajat celcius atau lebih
  • alat Plastibell tidak lepas dalam 7-12 hari.

Komplikasi

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

Komplikasi paling umum yang berhubungan dengan penyunatan adalah perdarahan dan infeksi. Efek samping yang berhubungan dengan anestesi mungkin juga terjadi.

Meskipun jarang, sunat dapat menghasilkan masalah pada kulup. Contohnya:

  • kulup dapat terpotong terlalu pendek atau terlalu panjang
  • kulup dapat gagal sembuh dengan baik
  • kulup yang tersisa dapat muncul lagi di ujung penis, sehingga membutuhkan operasi pembetulan minor

Hello Health Group tidak menyediakan nasihat medis, diagnosis, atau pengobatan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Psikopat

Psikopat adalah gangguan kepribadian yang penderitanya cenderung bertindak kriminal. Simak informasi lengkap mengenai psikopat di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Kesehatan Mental, Gangguan Mental Lainnya 10 Februari 2021 . Waktu baca 12 menit

Lebih Baik Kompres Dingin atau Hangat untuk Menurunkan Demam?

Mana yang lebih baik untuk menurunkan demam: kompres dingin atau hangat? Simak masing-masing penjelasannya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Kesehatan, Gejala dan Kondisi Umum 10 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit

Apa yang Terjadi pada Pasien Setelah Stroke Berlalu?

Setelah kondisi stroke, terdapat beberapa dampak yang mungkin muncul pada tubuh. Berikut adalah hal yang dapat terjadi pasca stroke.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Stroke, Kesehatan Otak dan Saraf 10 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit

4 Jenis Narkotika Populer di Indonesia dan Bahayanya Bagi Tubuh

Dari sekian banyak obat-obatan terlarang, BNN mencatat empat jenis narkotika yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Apa saja? Yuk cari tahu di sini.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Obat A-Z, Obat-obatan & Suplemen A-Z 8 Februari 2021 . Waktu baca 10 menit

Direkomendasikan untuk Anda

oral thrush

Meski Tampak Sama, Ini Beda Oral Trush, Lidah Peta, dan Oral Hairy Leukoplakia (OHL)

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Risky Candra Swari
Dipublikasikan tanggal: 17 Februari 2021 . Waktu baca 3 menit
posisi tidur baik dan buruk

Berbagai Posisi Tidur yang Baik dan Buruk untuk Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Adinda Rudystina
Dipublikasikan tanggal: 15 Februari 2021 . Waktu baca 4 menit
sindrom pura-pura sakit

Pura-pura Sakit? Bisa Jadi Anda Mengidap Sindrom Munchausen

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 13 Februari 2021 . Waktu baca 5 menit
komplikasi stroke

13 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Akibat Stroke, Apa Saja?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Annisa Hapsari
Dipublikasikan tanggal: 12 Februari 2021 . Waktu baca 7 menit