4 Penyebab Rambut Anak Beruban, Plus Cara Mengatasinya

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 12 Agustus 2018 . Waktu baca 5 menit
Bagikan sekarang

Munculnya uban menjadi tanda bahwa usia seseorang tidak lagi muda. Namun, bila kondisi ini terjadi pada anak-anak, sebagai orangtua Anda tentu khawatir. Walaupun termasuk dalam kasus yang langka, kondisi ini bisa terjadi pada anak-anak. Untuk mengatasinya, Anda tentu harus tahu penyebabnya. Apa saja penyebab uban pada anak? Cari tahu jawabannya di bawah ini.

Berbagai penyebab uban pada anak

Seiring bertambahnya usia, melanosit akan berhenti berproduksi. Melanosit adalah sel yang memproduksi melanin, yaitu pigmen pemberi warna pada kulit dan juga rambut. Semakin berkurangnya melanin, warna rambut akan berubah menjadi keabuan dan akhirnya memutih. Kondisi ini normal terjadi pada orang dewasa, tapi bisa juga muncul pada anak.

Beberapa penyebab uban pada anak yang perlu orangtua ketahui, meliputi:

1. Genetik

rambut beruban tak hanya di kepala

Salah satu faktor yang menyebabkan berubahnya warna rambut menjadi abu-abu atau putih pada anak adalah faktor genetik. Anak-anak yang memiliki riwayat keluarga yang beruban lebih cepat, biasanya berisiko tinggi mengalami ubanan dini dibanding anak yang normal.

2. Memiliki penyakit tertentu

penyakit infeksi pada anak

Dilansir dari Livestrong, ada beberapa penyakit yang bisa menyebabkan perubahan pada warna rambut. Seiring dengan gejala rambut beruban, anak-anak mungkin akan menunjukkan gejala lain seperti kejang, gangguan pendengaran, dan tumor. Beberapa penyakit tersebut adalah:

  • Vitiligo, yaitu penyakit yang menyebabkan kemampuan kulit untuk menghasilkan melanin menjadi terganggu. Selain perubahan warna rambut, bercak putih dapat muncul pada tubuh.
  • Penyakit Graves atau penyakit Hashimoto, yaitu penyakit yang menyebabkan tiroid bekerja secara tidak normal; menjadi lebih aktif atau kurang aktif.
  • Sindrom Waardenburg tuberous sclerosis dan neurofibromatosis, yaitu penyakit yang bisa menyebabkan pigmentasi pada rambut menghilang.

3. Kekurangan vitamin B12

manfaat vitamin b12

Vitamin B12 sangat diperlukan oleh tubuh agar sistem saraf dapat bekerja dengan baik. Selain itu, vitamin ini juga menjaga kesehatan rambut, kulit, kuku, dan produksi DNA dan RNA di dalam tubuh. Vitamin ini dapat ditemukan dengan mudah pada makanan seperti ikan, kerang, daging, dan produk susu.

Penelitian menunjukkan bahwa perubahan warna rambut pada anak bisa menjadi tanda anak kekurangan vitamin B12. Selain karena asupan makanan, kondisi ini rentan terjadi pada anak yang telah menjalani operasi besar. Perut mereka mungkin tidak berfungsi dengan baik sehingga gagal menyerap vitamin B12 yang ada pada makanan.

4. Kena bahan kimia berbahaya

memainkan penis

Selain faktor yang ada pada tubuh anak, penggunaan produk perawatan rambut atau paparan asap dari rokok juga bisa menjadi penyebab uban pada anak. Berbagai bahan kimia yang terkandung pada produk seperti sampo, bisa membuat rambut menjadi kasar, kering, dan rusak. Lama-lama, rambut bisa rusak dan memicu munculnya uban.

Paparan asap rokok bukan hanya berbahaya bagi saluran pernapasan, tapi juga berdampak buruk pada kesehatan rambut. Paparan asap rokok yang tinggi bisa menyebabkan stres oksidatif dan mengurangi produksi melanin.

Bagaimana mengatasi anak yang mengalami ubanan dini?

Mengatasi anak dengan kondisi seperti ini harus sesuai dengan penyebabnya. Jadi, kondisi rambut atau pun kesehatan tubuh anak menjadi lebih baik. Beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mendukung kesehatan rambut anak, meliputi:

  • Mengikuti prosedur perawatan dan pengobatan sesuai saran dokter jika rambut yang beruban disebabkan oleh gangguan medis.
  • Penuhi kebutuhan nutrisi anak dengan makanan yang bergizi; kaya akan vitamin B12, vitamin A, zink, zat besi, dan protein.
  • Hindarkan anak dari paparan asap rokok, terutama bila ada anggota keluarga yang merokok.
  • Pilih produk perawatan rambut yang sesuai dengan usia anak. Hindari produk yang menggunakan paraben atau phthalate yang berbahaya bagi kesehatan anak.

Dilansir dari Mom Junction, ada pengobatan rumahan dengan bahan-bahan yang mudah untuk membantu meningkatkan kesehatan rambut anak, seperti:

  • Menggunakan lidah buaya. Caranya oleskan getah lidah buaya dengan lembut ke kulit kepala dan biarkan selama setengah jam. Kemudian, bilas rambut menggunakan air dingin yang mengalir. Gunakan obat yang telah diberikan dokter.
  • Menggunakan teh hitam. Caranya masukkan daun teh ke dalam air yang mendidih dan saring tehnya. Kemudian, pijat kulit kepala anak dengan daun teh tersebut dan biarkan selama satu jam. Bilas dengan air dingin tanpa menggunakan sampo.
  • Menggunakan campuran minyak almond dengan perasan air lemon. Caranya campurkan kedua bahan dan oleskan dengan lembut ke kulit kepala dan rambut anak. Biarkan hingga semalaman dan bersihkan esok paginya dengan air dingin.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Rubella (Campak Jerman)

Rubella atau campak Jerman adalah penyakit menular yang disebabkan virus. Apa gejala dan penyebabnya? Bagaimana mencegah kondisi ini?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 2 Januari 2021 . Waktu baca 9 menit

Growing Pain

Growing pain biasanya lebih sering terjadi pada anak laki-laki dari pada perempuan. Kenapa itu bisa terjadi? Bagaimana cara mengatasinya?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Lika Aprilia Samiadi
Penyakit Pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 31 Desember 2020 . Waktu baca 4 menit

Scarlet Fever, Demam Sekaligus Kemerahan pada Kulit Anak

Demam scarlet atau juga dikenal eritema disebabkan oleh berkembangnya bakteri pada penderita angina. Penyakit ini biasa menyerang anak kecil.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Atifa Adlina
Penyakit Infeksi pada Anak, Kesehatan Anak, Parenting 27 Desember 2020 . Waktu baca 6 menit

Memaksa Anak Jago Olahraga

Banyak orangtua yang memaksa anak untuk berprestasi dalam olahraga. Ambisi orang tua yang lebih besar membuat olahraga bagi anak kehilangan manfaat aslinya.

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Anak 6-9 tahun, Perkembangan Anak, Parenting 9 Desember 2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

obat mual anak cara mengatasi mual anak

Daftar Obat Mual untuk Anak, Mulai dari Resep Dokter Sampai Perawatan di Rumah

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 18 Januari 2021 . Waktu baca 7 menit
obat pilek bayi

Pilihan Obat Pilek yang Bisa Diberikan pada Anak dan Bayi

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 15 Januari 2021 . Waktu baca 12 menit
menonton tv terlalu dekat

Benarkah Nonton TV Terlalu Dekat, Bisa Bikin Mata Anak Rusak?

Ditinjau oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 8 Januari 2021 . Waktu baca 6 menit
gigi susu anak apakah akan tanggal semua

Mulai Kapan Gigi Susu Anak Copot? Apakah Pasti Akan Copot Semua?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 6 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit