4 Penyakit yang Biasa Terjadi pada Anak Sekolah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 11 Januari 2021 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak. Akan tetapi, siapa sangka kalau ada banyak sekali sumber penyakit di sekolah yang bisa menyerang putra dan putri Anda. Jangan khawatir, biasanya jenis penyakit yang sering menular di sekolah sifatnya tidak terlalu serius dan bisa ditangani.

Namun, Anda tetap harus waspada supaya anak tidak mudah tertular berbagai jenis penyakit di sekolah berikut ini.

Jenis-jenis penyakit di sekolah yang mudah menyebar

1. Batuk, pilek, dan radang tenggorokan

Batuk, pilek dan radang tenggorokan sangat biasa terjadi pada anak sekolah. Ketiga penyakit tersebut biasanya merupakan gejala dari flu.

Flu mudah sekali tertular melalui udara, misalnya ketika orang yang sedang sakit flu batuk dan bersin sehingga mengeluarkan kuman penyakit. Jika terhirup dan masuk ke tubuh anak saat daya tahan tubuhnya lemah, anak pun akan tertular.

Karena penyakit ini biasa disebabkan oleh virus, maka cara pencegahan yang baik adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit.

2. Cacar air

Hampir setiap anak pernah mengalami penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster ini. Cacar air cukup sering terjadi di sekolah dan dapat bertahan dari tujuh hingga sepuluh hari. Jika satu orang terkena cacar air, hampir pasti akan menular ke teman-teman di sekitarnya.

Cacar air sangat mudah menular ke orang-orang di sekitar pasien. Jika anak Anda kena cacar air, mintalah anak untuk istirahat dulu di rumah supaya tidak menular ke teman-temannya. Sebaiknya tunggu sampai lentingan cacar benar-benar kering agar risiko penularannya berkurang atau hilang sama sekali.

3. Diare

Diare merupakan gejala umum yang disebabkan oleh banyak hal. Misalnya intoleransi terhadap makanan (misalnya laktosa), alergi makanan, infeksi bakteri dan virus, hingga karena penyakit pada usus.

Diare cukup sering terjadi di sekolah sehingga cenderung tidak dianggap serius. Padahal, jika tidak ditangani, anak yang kena diare bisa mengalami dehidrasi serius.

Supaya anak tidak kena diare, ajari si kecil untuk cuci tangan dengan sabun, menghindari jajan di tempat sembarangan, dan menyimpan makanannya dengan benar.

4. Cacingan

Penyakit di sekolah yang sudah sangat umum adalah cacingan. Cacingan memang biasa terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Penyakit ini terjadi karena cacing atau telur cacing masuk ke dalam organ tubuh melalui makanan atau permukaan lain yang terkontaminasi telur cacing. Misalnya saat anak bermain di pekarangan sekolah atau jajan sembarangan.

Ada banyak jenis cacing yang menyerang anak-anak. Namun, salah satu yang paling sering adalah cacing kremi atau Enterobius vermicularis. Gejala yang muncul adalah gatal terus menerus di sekitar anus, bahkan sekitar sampai nyeri dan terjadi iritasi.

Supaya anak tidak kena cacingan, ingatkan anak untuk selalu cuci tangan setelah bermain di tempat terbuka (terutama kalau kena tanah) dan sebelum makan.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Manfaat Minyak Kelapa untuk Bayi, Mulai dari Mengatasi Eksim Sampai Melebatkan Rambut

Minyak kelapa atau virgin coconut oil (VCO) memang sudah terkenal khasiatnya, bahkan untuk sang buah hati. Inilah berbagai khasiat minyak kelapa untuk bayi.

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Bayi, Perawatan Bayi, Parenting 2 Maret 2021 . Waktu baca 5 menit

Terapi Oksigen untuk Mengatasi Masalah Sesak Napas

Beberapa orang mungkin membutuhkan terapi oksigen untuk meningkatkan kadar oksigen dalam darahnya. Siapa saja yang membutuhkannya?

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Kesehatan Pernapasan 2 Maret 2021 . Waktu baca 8 menit

9 Cara Jitu Mengatasi Nyeri Haid Tanpa Obat

Sebelum terburu-buru mengambil obat, ikutilah tips-tips berikut untuk mengurangi nyeri haid Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan Wanita, Menstruasi 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit

5 Khasiat Minyak Daun Basil untuk Kesehatan Tubuh

Selain digunakan sebagai bumbu masak rica-rica, daun basil juga bisa diekstrak menjadi minyak yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Herbal A-Z 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

tanaman untuk kamar

Selain Mempercantik Kamar, 7 Tanaman Ini Juga Bisa Bantu Tidur Nyenyak

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 4 menit
mulut bayi berjamur

Ciri-ciri Infeksi Jamur (Oral Thrush) di Mulut Anda

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 9 menit
minum susu saat pilek

Benarkah Tidak Boleh Minum Susu Saat Pilek Atau Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 3 menit
Bekas luka

Cara Menghilangkan Bekas Luka dengan Langkah yang Tepat

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 2 Maret 2021 . Waktu baca 6 menit