4 Penyakit yang Biasa Terjadi pada Anak Sekolah

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 21/10/2017 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi anak. Akan tetapi, siapa sangka kalau ada banyak sekali sumber penyakit di sekolah yang bisa menyerang putra dan putri Anda. Jangan khawatir, biasanya jenis penyakit yang sering menular di sekolah sifatnya tidak terlalu serius dan bisa ditangani.

Namun, Anda tetap harus waspada supaya anak tidak mudah tertular berbagai jenis penyakit di sekolah berikut ini.

Jenis-jenis penyakit di sekolah yang mudah menyebar

1. Batuk, pilek, dan radang tenggorokan

Batuk, pilek dan radang tenggorokan sangat biasa terjadi pada anak sekolah. Ketiga penyakit tersebut biasanya merupakan gejala dari flu.

Flu mudah sekali tertular melalui udara, misalnya ketika orang yang sedang sakit flu batuk dan bersin sehingga mengeluarkan kuman penyakit. Jika terhirup dan masuk ke tubuh anak saat daya tahan tubuhnya lemah, anak pun akan tertular.

Karena penyakit ini biasa disebabkan oleh virus, maka cara pencegahan yang baik adalah dengan meningkatkan daya tahan tubuh anak terhadap penyakit.

2. Cacar air

Hampir setiap anak pernah mengalami penyakit yang disebabkan oleh virus Varicella zoster ini. Cacar air cukup sering terjadi di sekolah dan dapat bertahan dari tujuh hingga sepuluh hari. Jika satu orang terkena cacar air, hampir pasti akan menular ke teman-teman di sekitarnya.

Cacar air sangat mudah menular ke orang-orang di sekitar pasien. Jika anak Anda kena cacar air, mintalah anak untuk istirahat dulu di rumah supaya tidak menular ke teman-temannya. Sebaiknya tunggu sampai lentingan cacar benar-benar kering agar risiko penularannya berkurang atau hilang sama sekali.

3. Diare

Diare merupakan gejala umum yang disebabkan oleh banyak hal. Misalnya intoleransi terhadap makanan (misalnya laktosa), alergi makanan, infeksi bakteri dan virus, hingga karena penyakit pada usus.

Diare cukup sering terjadi di sekolah sehingga cenderung tidak dianggap serius. Padahal, jika tidak ditangani, anak yang kena diare bisa mengalami dehidrasi serius.

Supaya anak tidak kena diare, ajari si kecil untuk cuci tangan dengan sabun, menghindari jajan di tempat sembarangan, dan menyimpan makanannya dengan benar.

4. Cacingan

Penyakit di sekolah yang sudah sangat umum adalah cacingan. Cacingan memang biasa terjadi pada anak-anak di bawah usia 10 tahun.

Penyakit ini terjadi karena cacing atau telur cacing masuk ke dalam organ tubuh melalui makanan atau permukaan lain yang terkontaminasi telur cacing. Misalnya saat anak bermain di pekarangan sekolah atau jajan sembarangan.

Ada banyak jenis cacing yang menyerang anak-anak. Namun, salah satu yang paling sering adalah cacing kremi atau Enterobius vermicularis. Gejala yang muncul adalah gatal terus menerus di sekitar anus, bahkan sekitar sampai nyeri dan terjadi iritasi.

Supaya anak tidak kena cacingan, ingatkan anak untuk selalu cuci tangan setelah bermain di tempat terbuka (terutama kalau kena tanah) dan sebelum makan.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Tidak Menikmati Pekerjaan di Masa Muda, Bisa Membahayakan Kesehatan di Masa Depan

Apakah Anda puas dengan pekerjaan yang sekarang ini? Jika tidak Anda harus hati-hati, sebab rasa tidak puas dengan pekerjaan bisa membahayakan kesehatan.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit

Ada Bercak Darah Saat Tidak Sedang Haid? Ini Penyebabnya

Para perempuan tentu akan panik saat melihat adanya bercak darah padahal ia tidak sedang haid. Berikut arti dari bercak darah saat tidak sedang haid ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Hidup Sehat, Tips Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

3 Resep Pasta Gandum Rendah Kalori yang Mudah Dimasak

Menu diet tidak harus itu-itu melulu sajiannya. Anda masih bisa makan pasta nikmat dan pastinya rendah kalori. Simak 3 resep pasta gandum pada artikel ini.

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Nutrisi, Hidup Sehat 14/07/2020 . Waktu baca 3 menit

Tips Jaga Diri Saat Merawat Orang Sakit Kronis di Masa Pandemi

Ketika sibuk meluangkan waktu untuk mengasuh anggota keluarga, jangan lupa untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis. Simak caranya di sini.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Konten Bersponsor
foto orang yang merawat anggota keluarga yang terkena penyakit kronis; saat mengasuh, penting untuk tetap jaga diri saat merawat orang sakit kronis
Hidup Sehat, Tips Sehat 13/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Direkomendasikan untuk Anda

hubungan baru setelah bercerai

Kapan Waktu Tepat Memulai Hubungan Baru Setelah Bercerai?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 16/07/2020 . Waktu baca 4 menit
orgasme tanpa disentuh

3 Hal yang Bisa Membuat Anda Orgasme Tanpa Disentuh

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
pasien koma masih sadar atau tidak

Ini yang Terjadi Pada Tubuh dan Pikiran Saat Kita Sedang Koma

Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 4 menit
dada sakit saat batuk

Mengapa Dada Saya Terasa Sakit Saat Batuk?

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Dipublikasikan tanggal: 14/07/2020 . Waktu baca 5 menit