Apakah Mata Minus Pada Anak Bisa Disembuhkan Dengan Obat Tetes Ini?

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 02/12/2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Mata minus atau dalam istilah medis yaitu miopia banyak ditemukan pada anak-anak usia sekolah di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Minus yang tinggi pada anak meningkatkan risiko degenerasi makula, glaukoma, dan bahkan bisa berujung pada kebutaan. Untuk mengatasi masalah ini, para peneliti terus mengembangkan obat mata minus pada anak, salah satunya adalah atropin.

Apa itu atropin dan bagaimana cara kerjanya untuk mengobati mata minus pada anak? Simak informasi selengkapnya di bawah ini.

Mengenal atropin untuk mengobati mata minus pada anak

Biasanya mata minus pada anak ditangani dengan menggunakan kacamata. Kacamata membantu penglihatan jarak jauh anak agar lebih fokus, tidak buyar lagi.

Dalam sebuah penelitian oleh tim ahli yang dipresentasikan dalam pertemuan American Academy of Ophthalmology tahun 2015, penggunaan tetes mata atropin terbukti mampu mencegah mata minus bertambah parah dengan tingkat kesuksesan hingga 50 persen.

Sebelumnya, atropin digunakan untuk mengobati mata malas (amblyopia). Obat ini bekerja dengan cara merangsang pelebaran pupil mata. Namun, para ahli menemukan bahwa atropin dalam dosis yang sangat rendah rupanya juga mampu mengendalikan mata minus pada anak.

Sayangnya, hingga saat ini para peneliti masih harus mempelajari efek atropin pada mata anak-anak lebih jauh lagi. Masalahnya, belum sepenuhnya dipahami bagaimana obat tetes ini bisa membantu mata minus pada anak.

Kapan atropin mulai digunakan?

Penggunaan atropin diberikan pada anak usia 6 sampai 12 tahun yang punya mata minus 0,5 dan selama enam bulan terakhir minusnya bertambah sebesar 0,5. Atropin digunakan bukan untuk menyembuhkan atau mengembalikan mata anak jadi normal kembali. Lebih tepatnya, obat ini dipakai untuk mencegah pertambahan minus.

Sedangkan mata minus sebesar 0,5 yang ditemukan pada anak usia dibawah 5 tahun memerlukan evaluasi yang lebih menyeluruh untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lainnya seperti kelainan bawaan pembentukan segmen mata depan.

anak pakai kacamata

Berapa dosis atropin yang diberikan?

Terdapat berbagai pilihan dosis atropin yang dapat digunakan untuk menangani mata minus pada anak. Dosis yang diberikan tergantung pada tingkat minus dan juga reaksi mata anak terhadap pengobatan ini.

Dosis awal yang biasa digunakan adalah atropin tetes mata 0,01%. Obat diberikan setiap malam pada kedua mata selama dua tahun atau hingga anak berusia 15 tahun.

Anak harus melakukan kontrol ke dokter mata setiap enam bulan sekali selama penggunaan atropin dosis rendah. Ini penting untuk mencatat pengaruh pengobatan dan pertambahan minus (jika ada), serta menyeprogresivitas penyakit serta melakukan penyesuaian dosis yang diperlukan.

Efek samping atropin

Menurut penelitian yang telah dilakukan, penggunaan tetes mata atropin dosis rendah tergolong aman atau efek sampingnya sedikit bagi mata atau tubuh secara keseluruhan.

  • Pelebaran pupil sebesar satu milimeter
  • Gangguan akomodasi ringan (4 dioptri)
  • Gangguan penglihatan dekat
  • Konjungtivitis alergi
  • Dermatitis alergi

Pada hasil penelitian terakhir tahun 2016 di Singapura, pemberian atropin dosis rendah 0,01% ini dapat mengurangi kecepatan peningkatan mata minus pada anak dengan efek samping yang rendah. Oleh sebab itu, penggunaan obat ini baik untuk digunakan dalam jangka waktu panjang selama dilakukan kontrol rutin pada dokter spesialis mata.

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Sering Mimpi Buruk? Ini Cara Mengatasinya

Mimpi buruk bisa datang kapan saja di setiap malam Anda. Ini bisa sangat mengganggu Anda jika sering terjadi. Temukan cara mengatasi mimpi buruk di sini.

Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Hidup Sehat, Tips Sehat 02/07/2020 . Waktu baca 5 menit

Mengungkap Mitos dan Fakta Seputar Masalah Cacingan

Banyak mitos membuat infeksi cacing menjadi hal sepele. Cek fakta seputar cacingan yang berbahaya jika dibiarkan, seperti menghambat pertumbuhan anak.

Ditinjau oleh: dr. Carla Pramudita Susanto
Ditulis oleh: Willyson Eveiro
Hidup Sehat, Tips Sehat 29/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Khasiat Mujarab Kacang Almond untuk Penderita Hipertensi

Camilan yang gurih memang menggoda. Namun, sebaiknya mulai ganti camilan Anda dengan kacang almond, terutama untuk penderita hipertensi.

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Hipertensi, Health Centers 25/06/2020 . Waktu baca 5 menit

Sudah Benarkah Cara Cuci Tangan Anda?

Cuci tangan bukan sekadar gosok, bilas, dan keringkan. Ada cara cuci tangan yang baik untuk benar-benar efektif bunuh kuman.

Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Hidup Sehat, Tips Sehat 22/06/2020 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

manfaat bersepeda

Yuk, Ketahui Beragam Manfaat Bersepeda Bagi Kesehatan

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novi Sulistia Wati
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
kelopak mata bengkak, apa penyebabnya

Penyebab Kelopak Mata Bengkak dan Cara Tepat Mengatasinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 08/07/2020 . Waktu baca 3 menit
anak disunat

Umur Berapakah Sebaiknya Anak Laki-laki Disunat?

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Dipublikasikan tanggal: 07/07/2020 . Waktu baca 4 menit
gejala penyakit yang diacuhkan

8 Gejala Penyakit Berbahaya yang Sering Anda Abaikan

Ditulis oleh: Nimas Mita Etika M
Dipublikasikan tanggal: 03/07/2020 . Waktu baca 4 menit