Metode Kangguru untuk Bayi Prematur atau Berat Lahir Rendah

Ditinjau secara medis oleh: | Ditulis oleh:

Terakhir diperbarui: 21/05/2020
Bagikan sekarang

Di tengah besarnya angka kematian bayi yang disebabkan oleh bayi lahir prematur (bayi lahir sebelum usia kandungan mencapai 37 minggu) dan bayi lahir dengan BBLR (Berat Badan Lahir Rendah, di bawah 2500 gram), muncul perawatan yang dinamakan metode kangguru untuk membantu mengurangi kejadian tersebut. Selain karena praktiknya yang murah, mudah, dan bisa dilakukan di rumah, perawatan metode kangguru juga mempunyai banyak manfaat bagi ibu dan bayi.

Asal usul perawatan metode kangguru

Seperti dikutip dari laman IDAI, perawatan metode kangguru pertama kali diperkenalkan oleh Rey dan Martinez di Bogota, Columbia pada tahun 1979. Metode ini mengadaptasi perilaku hewan kangguru terhadap bayinya yang baru lahir.

Bayi kangguru lahir sangat prematur dan kemudian disimpan dalam kantung perut ibunya untuk mencegah bayinya mengalami kedinginan, sekaligus untuk mendapatkan susu dari ibunya.

Perilaku kangguru ini kemudian menjadi dasar metode yang satu ini. Muncul sebagai alternatif perawatan bayi dengan BBLR karena tingginya angka BBLR dan terbatasnya fasilitas kesehatan, seperti inkubator bagi bayi prematur.

Perlu diketahui bahwa ada beberapa perawatan bayi lahir prematur yang bisa dilakukan. Bayi yang lahir dengan kondisi ini sebaiknya ditempatkan dalam inkubator untuk menerima perawatan lebih lanjut sebelum bisa dibawa pulang oleh keluarga.

Dengan begitu, metode kangguru ini sangat berguna bagi bayi prematur atau BBLR yang lahir di tengah fasilitas kesehatan yang terbatas. Peru diketahui apabila metode ini dapat menjadi alternatif pengganti inkubator guna menjaga kesehatan bayi baru lahir.

Manfaat perawatan metode kangguru

Penelitian yang diterbitkan oleh International Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa perawatan metode kangguru  terbukti bisa mengurangi angka kematian bayi baru lahir di antara bayi prematur dengan berat lahir kurang dari 2000 gram.

Perawatan metode kangguru telah terbukti efektif untuk mengontrol suhu bayi, meningkatkan pemberian ASI, mengurangi terjadinya infeksi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan bayi, serta membangun ikatan antara ibu dan bayi.

Aspek penting yang didapat dari perawatan metode ini di antaranya adalah kangaroo positionkangaroo nutrition, dan kangaroo support.

  • Kangaroo position,posisi kangguru memungkinkan kontak kulit antara ibu dan bayi, ini berguna untuk mengontrol suhu tubuh bayi. Kulit ibu dapat memberi kehangatan pada bayi sehingga bayi terhindar dari hipotermia. Oleh karena itu, pada saat melakukan perawatan metode kangguru, bayi hanya memakai popok dan diletakkan langsung di dada ibu sehingga kulit bayi dan kulit ibu saling bersentuhan.
  • Kangaroo nutrition, di mana ibu dapat meningkatkan pemberian ASI kepada bayi karena posisi kangguru merupakan posisi ideal untuk menyusui. Menyusui bayi prematur bisa dilakukan melalui isapan langsung bayi pada payudara ibu atau dengan ASI perah. Bayi prematur membutuhkan nutrisi yang cukup dan ini hanya bisa dipenuhi oleh ASI. Maka dari itu, perhatikan pentingnya ASI pada bayi prematur karena merupakan makanan terbaik bagi bayi.
  • Kangaroo support,di mana bayi tidak dipisahkan dengan ibunya, merupakan bentuk dukungan secara fisik, emosional, dan psikologis kepada ibu dan bayi.

Karena praktiknya yang mudah, ibu yang melahirkan ciri-ciri bayi prematur juga disarankan untuk dapat tetap melakukan perawatan metode kangguru di rumah sampai kondisi bayi benar-benar stabil.

Bagaimana cara melakukan metode ini?

Hal yang harus diperhatikan dalam melakukan metode kangguru adalah posisi bayi. Tempatkan bayi di antara payudara ibu, sehingga dada ibu dan bayi bertemu. Posisi bayi yang dekat dengan payudara ibu dapat merangsang produksi ASI.

Kepala bayi dipalingkan pada satu sisi (kanan atau kiri) dan dengan sedikit ditengadah, ini bertujuan untuk menjaga saluran napas bayi tetap terbuka dan juga untuk memungkinkan bayi dan ibu melakukan kontak mata. Posisi lengan dan kaki menekuk seperti posisi katak.

Pada saat melakukan metode kangguru, biarkan bayi dalam kondisi telanjang, hanya menggunakan popok, kaus kaki, dan topi. Ini dimaksudkan agar semakin luas kontak kulit yang terjadi antara bayi dan ibu.

Bayi dimasukkan ke dalam baju ibu dan ditempatkan tepat di dada ibu sehingga terjadi kontak kulit antara ibu dan bayi.

Posisi bayi kemudian diamankan dengan kain pengikat atau kain panjang sehingga bayi tidak jatuh ketika ibu berdiri. Jangan ikat kain terlalu kencang agar bayi masih memiliki cukup ruang untuk bernapas. Pernapasan ibu ini merangsang pernapasan bayi.

Perawatan metode kangguru harus dilakukan secara bertahap dan terus-menerus. Semakin lama durasi melakukan metode ini, semakin baik bagi bayi. Metode kangguru yang dilakukan kurang dari 60 menit dapat membuat bayi stres karena perubahan yang dirasakan bayi terjadi dengan cepat.

Sebaiknya lakukan metode kangguru secara terus-menerus pada bayi dengan kondisi stabil. Dari pagi sampai malam, dan hanya terputus pada saat popok bayi harus diganti, terutama jika tidak ada cara lain untuk mengontrol suhu bayi.

Ketika ibu harus meninggalkan bayinya, bayi dapat diselimuti dengan selimut hangat, atau ayah juga dapat melakukan metode ini. Perlu diketahui, metode yang satu ini dilakukan sampai bayi mencapai usia kandungan sekitar 40 minggu atau berat bayi sudah mencapai 2500 gram.

Apakah metode kangguru bisa tingkatkan ikatan batin?

Walaupun belum diketahui secara pasti apa penyebab bayi lahir secara prematur, ada berbagai kondisi yang menyebabkan kondisi tersebut juga rendahnya berat badan bayi. Tidak hanya mendapatkan perawatan khusus dari dokter, Anda juga bisa melakukan metode kangguru untuk menambah ikatan batin orangtua dengan bayi.

Kontak kulit antara ibu anak akan memicu pelepasan hormon oksitosin dalam darah ibu sehingga menimbulkan sensasi tenang dan mengantuk. Secara psikologis, ini akan membuat ibu lebih siap lahir batin untuk mengurus bayinya.

Metode kangguru ini juga membuat ibu merasa lebih kompeten dan lebih responsif terhadap bayinya sehingga meningkatkan pemberian ASI pada bayi dibandingkan pada ibu yang tidak melakukannya.

Kulit ibu memiliki suhu yang sama dengan rahim sehingga bayi akan merasa hangat dan tenang saat berada di dada ibu. Ini juga turut membantu menjaga suhu tubuh bayi sehingga bayi tidak merasa kedinginan. Dengan cara ini juga bayi dapat menyesuaikan diri dengan lingkungan luar lebih mudah.

Terlebih, bayi dapat merasakan detak jantung ibu dan merasakan napas ibu ketika didekap lewat metode kangguru. Sensasi ini mirip seperti saat ia masih berada di dalam kandungan. Hal ini tentu membuat bayi merasa lebih tenang.

Selain itu, hal ini juga bisa membuat bayi memiliki detak jantung dan napas yang lebih normal. Kenyamanan dan ketenangan yang didapatkan oleh bayi ini membuat bayi lebih jarang menangis setelah tangisan pertama saat lahir.

Baca Juga:

Apakah artikel ini membantu Anda?
happy unhappy"
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

Panduan Aman untuk Ibu Menyusui yang Positif COVID-19

Pandemi COVID-19 memang meresahkan semua orang, termasuk ibu menyusui. Lantas, bagaimana dengan ibu yang positif terinfeksi coronavirus tetap menyusui?

Ditinjau secara medis oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Nabila Azmi
Coronavirus, COVID-19 21/04/2020

Tips Menyusui yang Baik Sesuai Bentuk Puting Ibu

Tidak semua ibu menyusui dengan mudah. Pada beberapa ibu, ada yang bermasalah dengan putingnya dan membuat menyusui terasa sulit.

Ditinjau secara medis oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Novita Joseph
Parenting, Menyusui 23/02/2020

Radang Gusi Saat Hamil Tidak Diobati, Benarkah Meningkatkan Risiko BBLR?

Radang gusi rentan terjadi pada ibu hamil. Jika tidak segera diobati, mungkinkan radang gusi berisiko menyebabkan berat bayi lahir rendah (BBLR)?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri

Ini Cara Menyusui Bayi Prematur Agar Pertumbuhan Optimal

Bayi prematur membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak dari bayi yang lahir secara normal. Sebaiknya Anda mengikuti cara menyusui bayi prematur ini!

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Fidhia Kemala
Parenting, Menyusui 06/01/2020

Direkomendasikan untuk Anda

Apa Akibatnya pada Janin Jika Ibu Merokok Saat Hamil?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ajeng Quamila
Dipublikasikan tanggal: 31/05/2020
menu puasa untuk ibu hamil

Menu Wajib Saat Puasa untuk Ibu Hamil

Ditinjau secara medis oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Arinda Veratamala
Dipublikasikan tanggal: 17/05/2020
bayi terinfeksi COVID-19

Melahirkan di Rumah Sakit Saat Pandemi COVID-19, Apa Saja yang Harus Disiapkan?

Ditinjau secara medis oleh: dr. Andreas Wilson Setiawan
Ditulis oleh: Ulfa Rahayu
Dipublikasikan tanggal: 14/05/2020
komplikasi bayi prematur

Aturan Imunisasi untuk Bayi Prematur Ini Penting Diketahui

Ditinjau secara medis oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Ihda Fadila
Dipublikasikan tanggal: 02/05/2020