Jangan Diabaikan, Amandel Bengkak Bisa Ganggu Waktu Tidur Si Kecil

Ditinjau oleh: | Ditulis oleh:

Dipublikasikan tanggal: 9 April 2019 . Waktu baca 3 menit
Bagikan sekarang

Salah satu dampak dari amandel bengkak pada anak adalah gangguan pernapasan saat tidur yang disebut obstructive sleep apnea (OSA). Amandel yang bengkak pada anak biasanya disebabkan oleh peradangan, hal ini akhirnya membuat jalur pernapasan tersumbat. Gangguan ini dapat mengakibatkan terhentinya napas sementara selama anak tertidur. Bila tidak lekas diatasi, amandel yang bengkak akan mengganggu tidur anak sehingga menurunkan kualitas tidur.

Dampak amandel bengkak pada kualitas tidur anak

Setiap anak bisa mengalami gejala gangguan tidur yang berbeda. Namun, ada beberapa gejala umum yang perlu Anda amati saat anak tertidur. Di antaranya:

  • Mendengkur atau mengeluarkan suara nyaring.
  • Bernapas lewat mulut.
  • Gelisah saat tidur, baik disertai periode terbangun ataupun tidak.
  • Tampak tidak bernapas selama beberapa detik. Anak Anda mungkin tampak menarik napas dengan dada yang naik dan turun, tapi tidak ada udara yang masuk karena jalur udara terhalangi amandel yang membengkak.

Perhatikan pula tingkah laku buah hati Anda saat ia menjalani kegiatan sehari-hari. Amandel yang bengkak  pada anak akan mengganggu tidurnya, sehingga menimbulkan dampak lain seperti mudah marah, menjadi hiperaktif, atau kesulitan fokus saat belajar.

Mengatasi amandel agar tidak lagi mengganggu tidur

Jika amandel bengkak pada anak ini mulai menimbulkan berbagai dampak lain dan membuat Anda cemas, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter. Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut dan menilai seberapa besar ukuran amandel yang terinfeksi sebelum menyarankan operasi.

Selama amandel bengkak tidak mengganggu kualitas tidur, perkembangan, dan perilaku anak, Anda sebenarnya dapat memilih opsi selain operasi. Anda bisa menunggu hingga anak tumbuh lebih besar , tentunya dengan persetujuan dokter.

Namun, apabila terjadi infeksi berulang, tidak membaik dengan antibiotik, dan mengalami OSA yang disebabkan oleh radang amandel ini dapat menandakan bahwa anak Anda membutuhkan operasi pengangkatan amandel.

Operasi amandel biasanya dilakukan dalam waktu singkat dan anak Anda bisa langsung pulang pada hari yang sama. Beberapa pasien mungkin perlu menjalani perawatan bila terdapat kondisi seperti:

  • memiliki penyakit kronis
  • bermasalah dengan kejang
  • berusia kurang dari tiga tahun
  • tidak cukup minum setelah operasi
  • mengalami komplikasi

Apakah operasi amandel aman bagi anak-anak?

Gangguan pernapasan yang tidak ditangani dengan baik dapat memengaruhi kesehatan anak secara keseluruhan. Kualitas tidur yang menurun akan mengganggu produksi hormon pertumbuhan sehingga pertambahan tinggi anak menjadi terhambat. Anak dengan gangguan tidur juga cenderung mengalami masalah perilaku, misalnya gangguan perilaku hiperaktif.

Seperti jenis operasi lainnya, operasi amandel juga memiliki risiko komplikasi. Komplikasi tersebut antara lain perdarahan pada luka operasi, demam, dehidrasi, dan kesulitan bernapas. Meski demikian, risiko ini relatif kecil dan dapat diantisipasi dengan perawatan pascaoperasi yang tepat.

Amandel yang bengkak dapat mengganggu tidur dan menyebabkan anak terus terbangun saat malam hari. Kondisi ini akan mengakibatkan berbagai masalah kesehatan lebih lanjut serta berdampak pada perkembangannya di kemudian hari.

Bagi anak-anak yang bermasalah dengan amandel, operasi dapat menjadi solusi yang aman dan efektif. Efek sampingnya pun relatif ringan dan dapat diatasi dengan baik selama orang tua memahami cara merawat anak setelah operasi.

Alat Pengingat Jadwal Imunisasi

Anda baru punya anak? Mau tahu informasi lengkap soal jenis vaksin dan jadwal pemberiannya? Atau butuh pengingat agar tidak lupa?

Cek Di Sini!
parenting

Hello Health Group dan Hello Sehat tidak menyediakan saran medis, diagnosis, maupun pengobatan. Silakan cek laman kebijakan editorial kami untuk informasi lebih detail.

Was this article helpful for you ?
Sumber

Yang juga perlu Anda baca

3 Hal Utama yang Menyebabkan Amandel Bengkak

Selain karena peradangan amandel, Anda juga bisa mengalami amandel bengkak karena penyebab yang lain. Simak penjelasannya di bawah ini.

Ditulis oleh: Theresia Evelyn
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 26 Agustus 2020 . Waktu baca 3 menit

Intip 4 Cara Ampuh Mengobati Sariawan di Amandel

Sariawan memang menyaitkan, apalagi jika muncul di sekitar amandel. Bagaimana cara mengobati sariawan di amandel ini? Lihat pengobatannya di sini.

Ditinjau oleh: dr Patricia Lukas Goentoro
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Penyakit Gusi dan Mulut, Gigi dan Mulut, Hidup Sehat 4 Januari 2020 . Waktu baca 4 menit

4 Penyebab Mengapa Amandel Bengkak Hanya di Salah Satu Bagian Saja

Pembengkakan amandel umumnya terjadi di kedua sisi jaringan ini. Namun, apa penyebab amandel bengkak yang ternyata hanya di sebelah sisi saja, ya?

Ditinjau oleh: dr. Damar Upahita - Dokter Umum
Ditulis oleh: Karinta Ariani Setiaputri
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 11 Juni 2019 . Waktu baca 5 menit

Pilihan Obat Dokter dan Alami untuk Mengatasi Amandel Membengkak

Amandel biasanya membengkak akibat infeksi virus maupun bakteri. Berikut pilihan obat untuk membantu mengatasi amandel yang bengkak.

Ditinjau oleh: dr. Tania Savitri - Dokter Umum
Ditulis oleh: Widya Citra Andini
Kesehatan THT, Gangguan Tenggorokan 22 Mei 2019 . Waktu baca 4 menit

Direkomendasikan untuk Anda

Bahaya atau komplikasi radang amandel tonsilitis

5 Komplikasi yang Mungkin Terjadi Jika Radang Amandel Tidak Diobati

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Aprinda Puji
Dipublikasikan tanggal: 5 Januari 2021 . Waktu baca 5 menit
tonsilitis atau radang amandel

Tonsilitis (Radang Amandel)

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Shylma Na'imah
Dipublikasikan tanggal: 3 Januari 2021 . Waktu baca 10 menit
adenoiditis

Adenoiditis

Ditinjau oleh: dr Mikhael Yosia
Ditulis oleh: Fajarina Nurin
Dipublikasikan tanggal: 12 Desember 2020 . Waktu baca 7 menit
mengobati amandel tanpa operasi

Amandel Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini 5 Cara Alami Mengobatinya

Ditinjau oleh: dr. Yusra Firdaus - Dokter Umum
Ditulis oleh: Irene Anindyaputri
Dipublikasikan tanggal: 6 Desember 2020 . Waktu baca 3 menit